Main Article Content

Abstract

Background: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran Active Knowledge Sharing terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa kelas X pada materi perubahan dan pelestarian lingkungan hidup di SMAN 64 Jakarta Timur. Metode: Metode yang digunakan Quasy Experimental, desain Posttest-Only Control Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan Cluster Random Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes uraian sebanyak 10 soal yang terintegrasi dengan empat indikator kemampuan berpikir kreatif (Fluency, Flexibility, Originality, dan Elaboration). Hasil: Berdasarkan hasil penelitian, nilai rata-rata posttest kemampuan berpikir kreatif kelas eksperimen sebesar85,97 lebih besar dari kelas kontrol sebesar 70,02. Uji hipotesis melalui uji t dengan taraf signifikansi 1% diperoleh nilai thitung (8,96) dan ttabel (2,38), karena thitung> ttabel maka H0 ditolak. Sehingga terdapat pengaruh yang sangat signifikan kemampuan berpikir kreatif antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kesimpulan: Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh strategi pembelajaran Active Knowledge Sharing terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa kelas X pada materi perubahan dan pelestarian lingkungan hidup di SMA Negeri 64 Jakarta Timur.

Keywords

Strategi pembelajaran Active Knowledge Sharing Kemampuan Berpikir Kreatif Lingkungan Hidup

Article Details

How to Cite
Amirullah, G., Marlina, A., Yuliyani Pramita, A., Suciati, R., & Astuti, Y. (2019). Pengaruh Strategi Pembelajaran Active Knowledge Sharing terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas X. BIOEDUSCIENCE: Jurnal Pendidikan Biologi Dan Sains, 3(2), 66-73. https://doi.org/10.29405/j.bes/3266-733636

References

  1. Arnyana, I. B. P. (2009). Pengaruh Penerapan Strategi Pembelajaran Inovatif Pada Pelajaran Biologi Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif. Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran IKIP Singaraja, 3.
  2. Depdiknas. (2006). Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Departemen Pendidikan Nasional.
  3. Pratama, M. (2015). Pengaruh Model Problem Posing Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif dan Aktifitas Belajar Siswa.
  4. Sanjaya, W. (2006). Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran (Kencana Prenadamedia Group (ed.)).
  5. Sanjaya, W. (2008). Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Kencana Prenadamedia Group.
  6. Silberman, M. L. (2013). Active Learning 101 Cara Belajar Siswa Aktif. Nusamedia & Nuansa Cendekia.
  7. Siregar, E. dan H. N. (2014). Teori Belajar dan Pembelajaran. Ghalia Indonesia.
  8. Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
  9. Sulastri, S., Akbar, B., Safahi, L., & Susilo, S. (2018). Pengaruh Strategi Pembelajaran Critical Incident terhadap Keterampilan Analisis Siswa (The Effect of Critical Incident Learning Strategy on Students’ Analytical Skills). Assimilation: Indonesian Journal of Biology Education, 1(2), 77–81. http://ejournal.upi.edu/index.php/asimilasi/article/view/13051
  10. Suyadi. (2013). Strategi Pembelajaran Pendidikan Karakter. PT. Remaja Rosdakarya.
  11. Syintia, S., Akbar, B., Safahi, L., & Susilo, S. (2018). Pengaruh Strategi Pembelajaran Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transferring (REACT) terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa. Assimilation: Indonesian Journal of Biology Education, 1(2), 82–85. https://ejournal.upi.edu/index.php/asimilasi/article/view/13052
  12. Wena, M. (2011). Strategi pembelajaran Inovatif Kontemporer Suatu Tujuan Konseptual Operasional. Bumi Aksara.