Main Article Content

Abstract

Background: Hasil belajar merupakan kemampuan tertentu baik secara kognitif, afektif maupun psikomotorik yang dicapai oleh siswa setelah mengikuti pembelajaran. Penelitian tindakan kelas (PTK) yang digunakan dalam penelitian ini, dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMAS Katolik St Gabriel Maumere pada konsep perubahan dan pelestarian lingkungan hidup, melalui penerapan model Discovery Learning. Metode: Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan pada siklus I dan siklus II dengan setiap siklus terdiri dari dari dua kali pertemuan. Presentase ketuntasan dari siklus I adalah 55% yang selanjutnya dilakukan siklus II dengan hasil presentase ketuntasan 90%. Hasil: penelitian yang dilakukan menunjukan adanya peningkatan hasil belajar siswa yang dilihat dari siklus II. Kesimpulan: Dengan demikian model Discovery Learning terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada konsep perubahan dan pelestarian lingkungan hidup.

Keywords

Discovery Learning Hasil belajar Lingkungan Hidup

Article Details

How to Cite
S, M., & Bare, Y. (2019). Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Konsep Perubahan dan Pelestarian Lingkungan Hidup dengan Model Discovery Learning di SMAS Katolik ST Gabriel Maumere. BIOEDUSCIENCE: Jurnal Pendidikan Biologi Dan Sains, 3(2), 84-89. https://doi.org/10.29405/j.bes/3284-893298

References

  1. Arikunto, Suhardjono, S. (2014). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.
  2. Arikunto. S. (2016). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
  3. Djamarah, S. B., & Zain, A. (2010). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
  4. Febriana, D., Sajidan., & Prayitno. (2015). Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Group Discovery Learning (GDL) Pada Materi Protista. Jurnal Inkuiri, 4(2), 97–108.
  5. Febriyanti, C., & Seruni. (2014). Peran Minat Dan Interaksi Siswa Dengan Guru Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika. Jurnal Formatif, 4(3), 245–254.
  6. Fitriyah, Murtadlo, A., & Warti, R. (2017). Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Man Model Kota Jambi. Jurnal Pelangi, 9(2), 108–112. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.22202/jp.2017.v9i2.1898
  7. Hamalik, O. (2015). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
  8. Hamdani. (2011). Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Pustaka Setia.
  9. Istiana., Catur. A. N., S., & J., S. (2015). Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning untuk Meningkatkan Aktivitas dan Prestasi Belajar Pokok Bahasan Larutan Penyangga Pada Siswa Kelas XI IPA Semester II SMA Negeri 1 Ngemplak Tahun Pelajaran 2013/2014. Jurnal Pendidikan Kimia. Universitas Sebelas Maret.
  10. Puspitadewi, H., N.C., S. A., & Ashadi. (2016). Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Untuk Meningkatkan Minat Dan Prestasi Belajar Siswa Pada Materi Kelarutan Dan Hasil Kali Kelarutan Kelas Xi Mia 3 Semester Genap Sma N 1 Teras. Jurnal Pendidikan Kimia (JPK), 5(4), 114–119.
  11. Roestiyah. (2008). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
  12. Sudjana, N. (2012). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  13. Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
  14. Sukardi, I., Wigati, I., & Masripah, I. (2015). Pengaruh Metode Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Biologi Kelas VII di MTs Patra Mandiri Plaju Palembang. Bioilmi, 1(1), 22–29.
  15. Sukoco, Rumiyanti., & Hidayah, S. (2016). Biologi Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam. Klaten: Intan Pariwara.
  16. Wahjudi, E. (2015). Penerapan Discovery Learning Dalam Pembelajaran IPA Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IX-I Di SMP Negeri 1 Kalianget. Jurnal Lentera Sains, 5(1), 1–16.