Main Article Content

Abstract

Background: Matematika merupakan mata pelajaran yang selalu tidak disukai oleh sebagian besar siswa karena materinya abstrak dan juga rumit karena banyaknya rumus yang digunakan dalam menyelesaikan masalah. Tugas seorang guru matematika adalah bagaimana membuat siswa menyukai matematika dan dengan mudah memahami materi yang telah diberikan kepada guru, pada saat pandemi Covid-19 sekolah belajar secara online, dimana siswa belajar di rumah menggunakan LMS yang ada. Guru matematika harus memiliki keterampilan dalam merancang bahan ajar dan LKS untuk proses belajar mengajar. Kegiatan pelatihan ini untuk membantu guru matematika dalam membuat bahan ajar dan membuat LKS siswa menggunakan GeoGebra secara online, dengan tujuan agar pengajar dapat membuat bahan ajar dan LKS dalam proses belajar mengajar. Metode: Pelatihan ini dilaksanakan pada Rabu, 12, dan 19 Agustus 2020. Dalam kegiatan pendampingan melibatkan 114 guru matematika se-Jakarta Timur dengan tiga narasumber, termasuk dua dosen dari FKIP Prof. DR. HAMKA dan salah satu dosen FIP, Universitas PGRI Semarang. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sangat antusias dalam pelatihan pembuatan bahan ajar dan lembar kerja siswa (applet) pada GeoGebra, selain itu guru sangat bersemangat dalam membuat bahan ajar walaupun guru belum pernah menggunakan GeoGebra sebelumnya di Saat belajar matematika di sekolah, kekurangannya adalah guru belum menguasai alat GeoGebra. Kesimpulan: Mereka membuatnya menantang untuk menggambar sesuai keinginan mereka.

Keywords

Applet Bahan Ajar Matematika Geogebra Soft Skill Lembar Kerja Siswa

Article Details

How to Cite
Hadi, W., & Handayani, I. (2021). Pelatihan dan Pembuatan Lembar Kerja Siswa pada (Applet) Geogebra Online . Jurnal SOLMA, 10(1), 194-201. https://doi.org/10.22236/solma.v10i1.5479

References

  1. Alessandro, B. (2018). Digital Skills and Competence, and Digital and Online Learning. Turin: European Training Foundation
  2. Crews, J., & Parker, J. (2017). The Cambodian Experience: Exploring University Students’ Perspectives for Online Learning. Issues in Educational Research, 27(4), 697–719.
  3. Jana, P., & Rahmawati, D. (2019). Pendampingan Persiapan UUjian Nasional BerBasis Komputer pada Siswa SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta (Computer Based National Exam Guidance for the Students of Muhammadiyah 3 Senior High School Yogyakarta). Jurnal Berdaya Mandiri, 1(1), 84–89.
  4. Mather, M., & Sarkans, A. (2018). Student Perceptions of Online and Face-to-Face Learning. International Journal of Curriculum and Instruction, 10(2), 61–76.
  5. Mustofa, M. I., Chodzirin, M., Sayekti, L., & Fauzan, R. (2019). Formulasi Model Perkuliahan Daring sebagai Upaya Menekan Disparitas Kualitas Perguruan Tinggi. Walisongo Journal of Information Technology, 1(2), 151. https://doi.org/10.21580/wjit.2019.1.2.4067.
  6. Pilkington, O. A. (2018). Active Learning for an Online Composition Classroom : Blogging as an Enhancement of Online Curriculum. Journal of Educational Technology Systems, 47(2), 1–14. https://doi.org/10.1177/0047239518788278.
  7. Riaz, A. (2018). Effects of Online Education on Encoding and Decoding Process of Students and Teachers. International Conference E-Learning, 42–48. https://files.eric.ed.gov/fulltext/ED590288.pdf.