Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi para ilmuwan Nahdhiliyin (secara cara pandang bersinggungan dengan Nahdlatul Ulama) yang berkiprah di Fakultas Adab dan Humaniora, IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam pengembangan wacana keilmuan sastra dan sejarah Islam di Indonesia pada paruh akhir abad ke-20. Fokus utama penelitian diarahkan pada peran akademisi NU dalam memperkaya kajian Bahasa Arab, praktik penerjemahan teks-teks klasik dan modern, serta pengembangan historiografi Islam dalam konteks pendidikan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan sejarah intelektual dengan menempatkan gagasan, karya tulis, dan praktik akademik para ilmuwan NU sebagai objek kajian utama. Metode penelitian meliputi studi arsip institusional Fakultas Adab, analisis karya ilmiah berupa buku, artikel jurnal, dan terjemahan, serta penelusuran konteks sosial-intelektual yang melingkupi aktivitas akademik mereka.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa para ilmuwan NU memainkan peran penting dalam membangun dan mematangkan wacana sastra di Fakultas Adab, khususnya sastra Arab dan bidang penerjemahan. Mereka tidak hanya memperkenalkan karya-karya sastra Arab klasik dan kontemporer, tetapi juga mengembangkan pendekatan interpretatif yang kontekstual dan historis. Di bidang sejarah Islam, kontribusi mereka tampak dalam penguatan kajian historiografi yang menggabungkan sumber-sumber Arab klasik dengan perspektif sosial dan budaya Indonesia. Temuan ini menegaskan bahwa kehadiran ilmuwan NU di Fakultas Adab turut membentuk tradisi keilmuan yang khas, integratif, dan berkelanjutan dalam pengembangan wacana sastra dan sejarah Islam.

Keywords

Bahasa Arab Sastra Arab Sejarah islam Paradigma

Article Details

References

  1. Barton, G., Yilmaz, I., & Morieson, N. (2021). Authoritarianism, Democracy, Islamic Movements and Contestations of Islamic Religious Ideas in Indonesia. Religions, 12(8), 641. https://doi.org/10.3390/rel12080641
  2. Cipta, S. E., & Riyadi, T. S. (2020). Relevansi Pemahaman Islam Madzhab Ciputat dan Himpunan Mahasiswa Islam Terhadap Perkembangan Tradisi Keilmuan Islam Dan Gerakan Pemikiran. El Tarikh : Journal of History, Culture and Islamic Civilization, 1(2), 35–50. https://doi.org/10.24042/jhcc.v1i2.6488
  3. Eaton, L., Bridgman, T., & Cummings, S. (2024). Advancing the democratization of work: A new intellectual history of transformational leadership theory. Leadership, 20(3), 125–143. https://doi.org/10.1177/17427150241232705
  4. Fadli, N. (2024). CONTRIBUTION OF ACEHNESE SCHOLARS TO THE DEVELOPMENT OF QURANIC EXEGESIS IN INDONESIA: A STUDY OF TENGKU MUHAMMAD HASBI ASH-SHIDDIEQY AND HIS WORK “TAFSIR AN-NUUR.” QiST: Journal of Quran and Tafseer Studies, 3(1), 1–22. https://doi.org/10.23917/qist.v3i1.3381
  5. Fauzi, N. A. F., Aulassyahied, Q., Kholis, N., & Yoyo. (2025). Revisiting Qur’anic and Hadith Perspectives on Disability: A Study of Muhammadiyah and NU’s Ijtihād. Journal of Disability & Religion, 0(0), 1–34. https://doi.org/10.1080/23312521.2025.2531805
  6. Hakim, L. (2017). AZYUMARDI AZRA SEBAGAI SEJARAWAN ISLAM. Majalah Ilmiah Tabuah: Ta`limat, Budaya, Agama Dan Humaniora, 21(2), 11–28. https://doi.org/10.37108/tabuah.v21i2.64
  7. Hasjmy, A. (1981). Sejarah masuk dan berkembangnya Islam di Indonesia. Al-Ma’arif.
  8. Herman, Talli, A. H., & Kurniati. (2022). Pemikiran Hasbi Ash-Shiddiqy Tentang Fiqh Zakat Di Indonesia. Asy-Syari’ah : Jurnal Hukum Islam, 8(1), 72–87. https://doi.org/10.55210/assyariah.v8i1.639
  9. Madjid, M. D. (2008). Berhaji di Masa Kolonial. CV Sejahtera.
  10. Madjid, M. D. (2025). Pengalaman Meneliti dan Mengajar di Fakultas Adab IAIN Jakarta [Personal communication].
  11. Madjid, M. D., & Wahyudhi, J. (2014). Ilmu Sejarah Sebuah Pengantar. Kencana.
  12. Malibary, A. A. (1987). Pengajaran Bahasa Arab di Madrasah Aliyah. Bulan Bintang.
  13. Malibary, A. A. (1999). “Kana” Al-Naqisah Al-Nazrah fi Ba’di masa ’iliha. Buletin Al-Turas, 5(1), 65–72. https://doi.org/10.15408/bat.v5i8.4364
  14. Masduki, R., & Umam, C. (2001a). Bahasa Arab Untuk Mahasiswa Perguruan Tinggi Jilid I. Darul Ulum Press.
  15. Masduki, R., & Umam, C. (2001b). Bahasa Arab Untuk Mahasiswa Perguruan Tinggi Jilid II. Darul Ulum Press.
  16. Masduki, R., & Umam, C. (2001c). Bahasa Arab Untuk Mahasiswa Perguruan Tinggi Jilid III. Darul Ulum Press.
  17. Rauf, F. (1999). Corak sastra kasidah burdah karya al-Busiry. IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
  18. Rosenboim, O. (2024). Global History through the Lens of Intellectual History. https://doi.org/10.36253/cromohs-14964
  19. Saehuddin, A. (2025, Desember). Kesan cara mengajar dan meneliti dosen Fakultas Adab [Personal communication].
  20. Seeth, A. tho. (2023). The Indonesian “Cosmopolitan Islamic Intellectual” Revisited: A Focus on the Continued Prevalence of “Cosmopatriotism” and the “West.” https://doi.org/10.1163/25899996-20223005
  21. Siregar, P. (2021). The History of Moslem Intellectuals: A Case Study at UIn Syarif Hidayatullah Jakarta. Buletin Al-Turas, 27(2), 329–344. https://doi.org/10.15408/bat.v27i2.21165
  22. Yakub, M., Firmansyah, O., & Muhajir, A. (2023). Exploring Islamic spiritual ecology in Indonesia: Perspectives from Nahdlatul Ulama’s progressive intellectuals. Journal for the Study of Spirituality, 13(2), 180–198. https://doi.org/10.1080/20440243.2023.2238203