Pemanfaatan Karbon Biomassa sebagai Reduktor dalam Ekstraksi Fe-Ni dari Bijih Nikel Laterit

Indonesian

  • Faizinal Abidin Universitas Indonesia
  • Sri Harjanto Universitas Indonesia
  • Aji Kawigraha Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
  • Nur Vita P Universitas Indonesia

Abstract

Pada proses pengolahan bijih nikel laterit, kokas dan agen reduktor lain diperlukan sebagai bahan utama sumber karbon untuk mereduksi senyawa oksida dalam laterit. Salah satu alternatif untuk mengganti ketergantungan reduktor konvensional adalah karbon biomassa yang memiliki potensi untuk dijadikan sumber reduktor berkelanjutan. Dalam penelitian ini akan dilakukan proses reduksi langsung terhadap bijih nikel laterit untuk mendapatkan recovery besi dan nikel dengan menggunakan arang batok kelapa sebagai reduktor karbon biomassa. Reduksi dilakukan pada temperatur 1200OC ditahan 90 menit, pemanasan dilanjutkan sampai 1500OC dan ditahan 15 menit. Variasi penambahan arang batok kelapa yang digunakan adalah 25%, 37.5% dan 45% massa. Selain itu ditambahkan 10% CaCO3 untuk menurunkan titik lebur dan mengasilkan recovery Fe-Ni yang lebih tinggi. Uji komposisi kimia dilakukan pada bijih nikel laterit dan hasil reduksi untuk mengetahui recovery besi dan nikel. Analisa mineralogi dan karakterisasi struktur mikro untuk menganalisis pemetaan morfologi permukaan nikel laterit setelah reduksi.

Author Biographies

Faizinal Abidin, Universitas Indonesia
Departemen Teknik Metalurgi dan Material Fakultas Teknik  
Sri Harjanto, Universitas Indonesia
Departemen Teknik Metalurgi dan Material Fakultas Teknik
Aji Kawigraha, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
Pusat Teknologi Pengembangan Sumberdaya Mineral Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
Nur Vita P, Universitas Indonesia
Departemen Teknik Metalurgi dan Material Fakultas Teknik

References

H. Kuck, P., U.S Geological Survey Minerals Yearbook. In: 2012 Minerals Yearbook : Nickel (Advance Release). Virginia: USGS, pp. 51.1-31.31. (2015)

Li, S., Study Of Nickelferrous Laterite Reduction, Hamilton, Ontario: McMaster University Library. (1999).

Elias, M., Nickel Laterites in SE Asia : Geology, Technology and Economics Finding the Balance. Bali: CSA Global. (2013).

Sugiarto, E., Putera, A. D. P. & Petrus, H. T. B. M., Kinetic Study Of Nickel Laterite Reduction Roasting By Palm Kernel Shell Charcoal. s.l., Prosiding of International Conference on Biomass : Technology, Application and Sustainable Development. (2017).

Brand, N., Butt, C. & Elias, M., Nickel Laterites : Classification and Features. AGSO Journal of Australian Geology & Geophisics, 17(4), pp. 81-88. (1998).

Elias, M., Nickel Laterites in SE Asia : Geology, Technology and Economics Finding the Balance. Bali: CSA Global. (2013).

Suopajärvi , H., Pongräcz, E. & Fabritius, T., The potential of using biomass-based reducing agents in the blast furnace: A review of thermochemical conversion technologies and assessments related to sustainability. Renewable and Sustainable Energy Reviews, September, Volume 25, pp. 511-528. (2013).

KUNIMOTO, K. et al., Reduction Behavior of Iron Oxide Using Woody Biomass, Fukuoka: IEAGHG/IETS Iron & Stee Industry. (2013).

Setiawan, I., Harjanto, S. & Subagja, R., Low-Temperature Carbothermic Reduction of Indonesia Nickel Lateritic Ore With Sub-Bituminous Coal. s.l., Prosiding of The 4th International Conference on Advanced Materials Science and Technology. (2017).
Published
2019-01-10
How to Cite
ABIDIN, Faizinal et al. Pemanfaatan Karbon Biomassa sebagai Reduktor dalam Ekstraksi Fe-Ni dari Bijih Nikel Laterit. Prosiding Seminar Nasional Teknoka, [S.l.], v. 3, p. M1-M5, jan. 2019. ISSN 2580-6408. Available at: <https://journal.uhamka.ac.id/index.php/teknoka/article/view/2901>. Date accessed: 25 june 2019. doi: https://doi.org/10.22236/teknoka.v3i0.2901.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.