Main Article Content

Abstract

Pendahuluan: Kulit kedelai mengandung protein, serat, selulosa, hemiselulosa, seng, dan zat besi. Kulit kedelai juga bisa diolah menjadi tepung untuk bahan makanan. Selain itu kelor merupakan tanaman yang sering kita jumpai di pekarangan rumah dan sering kali dianggap sebagai hama kerena jumlahnya yang banyak. Tidak hanya kedelai, kelor memiliki kandungan gizi yang tinggi termasuk protein, vitamin, mineral, dan serat. Studi ini bertujuan untuk memberikan edukasi manfaat kesehatan limbah tempe dan kelor serta mengenai balita stunting. Metode: Penyuluhan, pelatihan, demo, dan pendampingan ibu-ibu PKK Kelurahan Argasunya menghasilkan tepung Kelora. Hasil: Masyarakat mampu mengolah limbah tempe dan kelor menjadi sebuah usaha bisnis yang kreatif dan bisa menjadi salah satu pangan tambahan untuk balita stunting. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan secara komprehensif mengenai manfaat dan pengolahan kombinasi limbah tempe dan daun kelor (tepung Kelora) sebagai PMT balita stunting.

Keywords

Limbah Tempe Stunting Tanaman Kelor

Article Details

How to Cite
Rahmatika, S. D., Gunawan, U. I., Triwahyuningsih, R. Y., Lairie, L., Ningsih, S. L. S., & Iskandar, S. F. (2025). Inovasi Tepung Kelora (Limbah Tempe dan Kelor) pada Kelompok PKK Kelurahan Argasunya untuk PMT Balita Sebagai Upaya Pencegahan Stunting. Jurnal SOLMA, 14(3), 5445–5453. https://doi.org/10.22236/solma.v14i3.20881

References

  1. Afandi, A., Laily, N., Wahyudi, N., Umam, M. H., Kambau, R. A., Rahman, S. A., Sudirman, M., Jamilah, Kadir, N. A., Junaid, S., Nur, S., Parmitasari, R. D. A., Nurdiyanah, Wahyudi, J., & Wahid, M. (2022). Metode Pengabdian Masyarakat. Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.
  2. Alisjahbana, A. S., & Murniningtyas, E. (2018). Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia (Vol. 3, Issue 2).
  3. Auza, F. A., Badaruddin, R., & Aka, R. (2017). Peningkatan Nilai Nutrisi Kulit Ari Biji Kedelai Yang Difermentasi Dengan Menggunakan Teknologi Efektivitas Mikroorganisme (Em-4) Dan Waktu Inkubasi Yang Berbeda. Indonesian Journal of Fundamental Sciences, 3(2), 128. https://doi.org/10.26858/ijfs.v3i2.4784
  4. BPS. (2015). Statistik daerah kecamatan Harjamukti. Bps.
  5. Dewi, S. R., Azmi, R. N., Mentari, I. A., Pratiwi, V. H., Afriliani, E. D., & Fitriyani, N. H. (2023). Pemanfaatan Kulit Ari Kedelai sebagai Bahan Pembuatan Nugget untuk Peningkatan Gizi Anak Stunting. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(5), 720–727. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v8i5.4904
  6. Fatmawati, N., Zulfiana, Y., & Julianti, I. (2023). Pengaruh Daun Kelor (Moringa oleifera) Terhadap Pencegahan Stunting. Journal of Fundus, 3(1), 1–6. https://doi.org/10.57267/fundus.v3i1.251
  7. González-Burgos, E., Ureña-Vacas, I., Sánchez, M., & Gómez-Serranillos, M. P. (2021). Nutritional value of moringa oleifera Lam. Leaf powder extracts and their neuroprotective effects via antioxidative and mitochondrial regulation. Nutrients, 13(7). https://doi.org/10.3390/nu13072203
  8. Palupi, B., Rahmawati, I., Rizkiana, M. F., Nor, M., & Ilham, M. (2022). Pemberdayaan UKM Industri Tempe Melalui Pengolahan Limbah Kulit Ari Kedelai Menjadi Tepung Kaya Serat di Desa Jambesari Kab. Bondowoso. Dedikasi:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 82–90. https://doi.org/10.31479/dedikasi.v2i2.157
  9. Sriyanah, N., Syaiful, Efendi, S., Harmawati, Malik, M. Z., & Wijaya, I. K. (2022). Edukasi Pemanfaatan Daun Kelor Dalam Pencegahan Stunting Di Desa Alarrae Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros. Psnpkm, 2(April), 24–27.
  10. Ummah, M. S. (2019). Panduan Indikator Kinerja Utama. In Sustainability (Switzerland) (Vol. 11, Issue 1). http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_Sistem_Pembetungan_Terpusat_Strategi_Melestari
  11. Wati, D. A., Salsabila, M., Ramadhan, M. I., Kartika, D., & Afriana, V. (2024). Inovasi Cookies Substitusi Tepung Kulit Ari Kedelai Dan Pisang Ambon Untuk Peningkatan Gizi Anak Di Posyandu Sukoharjo. 3(2), 2020–2024.

Most read articles by the same author(s)