Main Article Content

Abstract

Peningkatan serapan kopi oleh industri merupakan strategi yang perlu dilakukan dalam memperluas diversifikasi produk kopi. Serapan kopi produksi Indonesia berkisar sekitar 35% dan sisanya masih diekspor. Desa Kaliaren merupakan salah satu desa di Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan yang wilayahnya banyak ditanami kopi. Selama ini, penjualaan kopi oleh para petani secara langsung hanya dalam kondisi segar. Oleh karena itu, perlu dilakukannya suatu usaha untuk memvariasikan produk olahan kopi setempat. Salah satu usaha tersebut adalah memberdayakan masyarakat agar mampu secara mandiri memanfaatkan potensi daerahnya yaitu dengan pengetahuan dan keterampilan mengenai wirausaha dan teknologi tepat guna proses pembuatan sabun scrub kopi yang dapat dijadikan produk souvenir komoditas lokal. Dari hasil kegiatan yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa: (1) Kegiatan PKM ini dapat meningkatkan motivasi usaha, kesadaran, pengetahuan dan ketrampilan masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna untuk mengolah komoditas lokal menjadi produk sabun scrub; (2) Peserta pelatihan kelompok ibu-ibu PKK dan KWT telah mengikuti serangkaian kegiatan pembuatan sabun scrub selanjutnya perlu dikembangkan kerjasama dengan pihak terkait untuk pengembangan bisnis sabun scrub ke depannya.

Keywords

sabun scrub kopi produk souvenir komoditas lokal

Article Details

Author Biography

Nining Nining, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka

Pharmaceutical Technology Departement
How to Cite
Nining, N., & Yeni, Y. (2018). Pembuatan Sabun Scrub Kopi sebagai Produk Souvenir Komoditas Lokal di Desa Kaliaren Kabupaten Kuningan. Jurnal SOLMA, 7(2), 233-239. https://doi.org/10.29405/solma.v7i2.1427

References

  1. Badan Standarisasi Nasional., 1994. Standar Mutu Sabun Mandi. SNI 06-3532-1994. Dewan Standardisasi Nasional. Jakarta.
  2. BPS Kab. Kuningan. 2015. Kabupaten Kuningan dalam Angka (Kuningan Regency in figure). Katalog BPS: 1102001.3208.
  3. Kemenperin. 2016. Siaran Pers: Menperin Pacu Diversifikasi Kopi ke Non-Pangan. http://kemenperin.go.id/artikel/14395/Menperin-Pacu-Diversifikasi-Kopi-ke-Non-Pangan.
  4. Purnamawati, Debbi. 2006. Kajian Pengaruh Konsentrasi Sukrosa dan Asam Sitrat terhadap Mutu Sabun Transparan. Skripsi. Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Bogor
  5. Spitz, L. 1996. Soap and Detergent, A Theoretical and Practical Review. Illinois: AOCS Press.
  6. Susanto, Panggah. 2014. Kebijakan Pemerintah Dalam Mendorong Industrialisasi Kopi, Kakao, Dan Teh Di Indonesia. Roundtable Bidang Agribisnis dan Pangan KADIN Indonesia. Jakarta.
  7. Suwitaningrum, NY. 2013. Kelembagaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Pengolah Hasil Pertanian (Studi pada KWT di Kota Salatiga). Tesis. Prodi Magister Studi Pembangunan. Universitas Kristen Satya Wacana. Salatiga.