Isi Artikel Utama
Abstrak
Background: Benteng Gajah is a village in Tompobulu sub-district, Maros Regency, South Sulawesi, Indonesia. Most of the villagers work as farmers and breeders. Generally, women in Benteng Gajah Village only act as housewives, so that they almost do not directly contribute to improving the economy of the community in general. Methods: The service techniques are mainly focused on efforts to involve the assisted communities and encourage their maximum participation. The stages in skills training assistance in making several processed animal food products, especially broiler meat, by holding the principles of food safety are packaged in the activity "Training on ASUH local animal food diversification". Results: The livestock products produced are generally marketed directly without going through the processing of the harvest. Even though as a producer of animal food in the form of meat and eggs, these livestock products can be diversified into various preparations that have taste, attractive shapes and high nutritional value as well as are safe, healthy, intact and halal (ASUH). Conclusions: Women in Benteng Gajah Village are empowered and able to improve the quality of food for their families and improve their family's economy.
Kata Kunci
Rincian Artikel
© 2025 Oleh authors. Lisensi Jurnal SOLMA, LPPM-Uhamka, Jakarta. Artikel ini bersifat open access yang didistribusikan di bawah syarat dan ketentuan Creative Commons Attribution (CC BY) license. (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/).
Referensi
- Astutik, F., & Dewi, R. M. (2013). Upaya Peningkatan Pendapatan Rumah Tangga melalui Home Industry Gambir (Krupuk Kertas) di Dusun Dunengendak Desa Tlontoraja Kecaman Pasean Kabupaten Pamekasan. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), 1(3), 1–17.
- Frandy Arista Pratama, Yulia, D. G. (2015). Sistem Infromasi Pengajuan Proposal dan Lembar Pertanggungjawaban Berbasis WEB Pada Biro Administrasi Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Kristen Petra. Universitas Kristen Petra, Vol 3. http://publication.petra.ac.id/index.php/teknik-informatika/article/view/2892/2598
- Kurniyati, Y., Rahmawati, F., & Suryati, P. (2014). Optimalisasi Pemanfaatan dan Diversifikasi Olahan Pangan Lokal sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat. Inotek, 18(1), 1–15.
- Marsigit, W. (2010). Pengembangan Diversifikasi Produk Pangan Olahan Lokal Bengkulu untuk Menunjang Ketahanan Pangan Berkelanjutan. AGRITECH, 30(4), 256–264.
- Pratama, A., Fitriani, A., & Chairunnisa, H. (2017). Preservasi dan Diversifikasi Produk Olahan Telur yang Mudah dan Sehat di Kecamatan Ciasem Girang. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(6), 374–377.
- Pratama, C. (2013). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Pemberdayaan Perempuan Desa Joho di Lereng Gunung Wilis. Kebijakan Dan Manajemen Publik, 1(1), 12–19.
- Robbani, M. ., & Ekawaty, M. (2019). Analisis Dampak Pemberdayaan Perempuan terhadap Kesejahteraan Keluarga. Al-Muzara'ah, 7(1), 1–18.
- Rochdiani, D., Kusumo, R. A. B., Wiyono, S. N., Qanti, S., & Sadeli, A. H. (2018). Manajemen Usaha Home Industry Desa Sindangsari Kecamatan Sukasari Kabupaten Sumedang. Dharmakarya. Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat, 7(1), 51–55.
- Saugi, W., & Sumarno. (2015). Pemberdayaan Perempuan melalui Pelatihan Pengolahan Bahan Pangan Lokal. Jurnal Pendidikan Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 226–238.
- Suhartini. (2005). Model-Model Pemberdayaan Masyarakat. Lukis Pelangi Aksara.
Referensi
Astutik, F., & Dewi, R. M. (2013). Upaya Peningkatan Pendapatan Rumah Tangga melalui Home Industry Gambir (Krupuk Kertas) di Dusun Dunengendak Desa Tlontoraja Kecaman Pasean Kabupaten Pamekasan. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), 1(3), 1–17.
Frandy Arista Pratama, Yulia, D. G. (2015). Sistem Infromasi Pengajuan Proposal dan Lembar Pertanggungjawaban Berbasis WEB Pada Biro Administrasi Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Kristen Petra. Universitas Kristen Petra, Vol 3. http://publication.petra.ac.id/index.php/teknik-informatika/article/view/2892/2598
Kurniyati, Y., Rahmawati, F., & Suryati, P. (2014). Optimalisasi Pemanfaatan dan Diversifikasi Olahan Pangan Lokal sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat. Inotek, 18(1), 1–15.
Marsigit, W. (2010). Pengembangan Diversifikasi Produk Pangan Olahan Lokal Bengkulu untuk Menunjang Ketahanan Pangan Berkelanjutan. AGRITECH, 30(4), 256–264.
Pratama, A., Fitriani, A., & Chairunnisa, H. (2017). Preservasi dan Diversifikasi Produk Olahan Telur yang Mudah dan Sehat di Kecamatan Ciasem Girang. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(6), 374–377.
Pratama, C. (2013). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Pemberdayaan Perempuan Desa Joho di Lereng Gunung Wilis. Kebijakan Dan Manajemen Publik, 1(1), 12–19.
Robbani, M. ., & Ekawaty, M. (2019). Analisis Dampak Pemberdayaan Perempuan terhadap Kesejahteraan Keluarga. Al-Muzara'ah, 7(1), 1–18.
Rochdiani, D., Kusumo, R. A. B., Wiyono, S. N., Qanti, S., & Sadeli, A. H. (2018). Manajemen Usaha Home Industry Desa Sindangsari Kecamatan Sukasari Kabupaten Sumedang. Dharmakarya. Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat, 7(1), 51–55.
Saugi, W., & Sumarno. (2015). Pemberdayaan Perempuan melalui Pelatihan Pengolahan Bahan Pangan Lokal. Jurnal Pendidikan Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 226–238.
Suhartini. (2005). Model-Model Pemberdayaan Masyarakat. Lukis Pelangi Aksara.
