Main Article Content

Abstract

Background: Kesenjangan akses pendidikan pada anak-anak yatim menjadi salah satu tantangan yang perlu mendapatkan solusi inovatif. Tujuan: Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menghadirkan alternatif pendidikan melalui integrasi e-Learning berbasis aplikasi smartphone yang dapat mendukung pembelajaran di Yayasan Anak Yatim. Metode: Mitra dalam program ini yaitu Yayasan Pondok Yatim dan Dhu’afa Tanjung Barat. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan penggunaan aplikasi, pendampingan kepada pengurus yayasan, serta evaluasi tingkat kebermanfaatan sistem melalui System Usability Scale (SUS) dan angket kepuasan pelatihan. Hasil: Hasil ,25 yang termasuk kategori sangat baik. Serta tingkat kepuasan peserta pelatihan mencapai 96%. Yang mengindikasikan bahwa aplikasi mudah digunakan, relevan dengan kebutuhan pembelajaran, dan mampu meningkatkan motivasi serta keterlibatan peserta. Selain itu, para pengasuh juga merasakan kemudahan dalam mengelola materi serta memantau perkembangan belajar para anak-anak yatim tersebut. Kesimpulan: Dengan demikian, program ini berhasil mewujudkan transformasi pendidikan alternatif yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan model pemberdayaan digital yang dapat direplikasi di lembaga serupa.

Keywords

e-Learning Aplikasi Smartphone Transformasi Pendidikan Anak Yatim e-Learning Aplikasi Smartphone Transformasi Pendidikan Anak Yatim

Article Details

How to Cite
Fitrian, A., Mayanty, S., Karlina, E., Safitri, H. I., & Kurniawati, L. D. P. (2025). Transformasi Pendidikan Alternatif: Integrasi E-Learning Berbasis Aplikasi Smartphone Untuk Mendukung Pembelajaran Di Yayasan Anak Yatim . Jurnal SOLMA, 14(3). https://doi.org/10.22236/solma.v14i3.20893

References

  1. Aisyah, N., Maychandra, C., Lubis, A., & Setiawan, A. (2025). PENGEMBANGAN APLIKASI E-LEARNING BERBASIS ANDROID UNTUK MENINGKATKAN AKSESIBILITAS PEMBELAJARAN. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 766–779. https://doi.org/10.23969/jp.v10i2.27242
  2. Arjiansa, R. R., & Sutabri, T. (2023). Pengukuran Tingkat Kemudahan Pegawai Terhadap Penggunaan Layanan Aplikasi SIMRS Menggunakan Metode System Usability Scale (SUS) Pada Rumah Sakit Umum Daerah Sekayu. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 1(2), 115–120. https://doi.org/10.31004/ijmst.v1i2.132
  3. Cynthia, R. E., & Sihotang, H. (2023). Melangkah bersama di era digital: pentingnya literasi digital untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 31712–31723. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i3.12179
  4. Dhamayanti, M. Z., Hidayati, D., Hasanah, E., & Sukirman, S. (2024). Pengalaman peserta didik kelas 1 SD dalam menggunakan Quizizz sebagai sarana belajar interaktif. Manajemen Pendidikan, 1–15. https://doi.org/10.23917/jmp.v19i1.3997
  5. Ermawati, D., Riswari, L. A., & Wijayanti, E. (2022). Pendampingan Pembuatan Aplikasi Mat Joyo (Mathematics Joyful Education) bagi Guru SDN 1 Gemiring Kidul. Jurnal Solma, 11(3), 510–514. https://doi.org/10.22236/solma.v11i3.9892
  6. Fatkhullah, M., Habib, M. A. F., & Nisa, K. K. (2022). Identifikasi dan manajemen risiko untuk mereduksi kerentanan pada masyarakat. Ekonomi, Keuangan, Investasi Dan Syariah (EKUITAS), 3(4), 856–867. https://doi.org/10.47065/ekuitas.v3i4.1529
  7. Inggriyani, F., Fazriyah, N., & Purbasari, A. (2019). Penggunaan e-learning berbasis moodle bagi KKG sekolah dasar di kecamatan lengkong kota bandung. Jurnal Solma, 8(2), 268. https://doi.org/10.29405/solma.v8i2.3695
  8. Krisnoanto, A., Brata, A. H., & Ananta, M. T. (2018). Penerapan Metode User Centered Design Pada Aplikasi E-Learning Berbasis Android (Studi Kasus: SMAN 3 Sidoarjo). Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer, 2(12), 6495–6501. https://j-ptiik.ub.ac.id/index.php/j-ptiik/article/view/3630
  9. Mantyastuti, Y. A. (2017). Digital Divide dikalangan santri Pondok Pesantren Salaf 1. Libri-Net Journal Universitas Airlangga, 6(2), 53–54.
  10. Paramitha, A. A. I. I., Putri, I. G. A. P. D., & Subawa, I. G. B. (2025). EVALUASI DESAIN APLIKASI SUSTAINABILITY MOBILE SYSTEM MENGGUNAKAN USER EXPERIENCE QUESTIONNAIRE (UEQ). KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika), 14(2), 214–222. https://doi.org/10.23887/karmapati.v14i2.100700
  11. Polina, L., & Pramudiani, P. (2018). Pembelajaran Karakter Melalui Media Dongeng pada PAUD Formal Binaan I dan Binaan III Ciracas Jakarta Timur. Jurnal Solma, 7(2), 215. https://doi.org/10.29405/solma.v7i2.1665
  12. Rahman, M. A., Amarullah, R., & Hidayah, K. (2020). Evaluasi Penerapan Model Pembelajaran E-Learning pada Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil: Evaluation of E-Learning Models Implementation in Basic Training of Prospective Civil Servants. Jurnal Borneo Administrator, 16(1), 101–116. https://doi.org/10.24258/jba.v16i1.656
  13. Santoso, A. F., & Salma, Y. S. (2022). Model HOT FIT dalam Manajemen Sistem Informasi. Bincang Sains Dan Teknologi, 1(02), 76–82. https://doi.org/10.56741/bst.v1i02.144
  14. Saputra, A. (2019). Penerapan Usability pada Aplikasi PENTAS Dengan Menggunakan Metode System Usability Scale (SUS). JTIM: Jurnal Teknologi Informasi Dan Multimedia, 1(3), 206–212. https://doi.org/10.35746/jtim.v1i3.50
  15. Sari, T. T., & Cahyono, A. H. (2020). Pengembangan E-Learning Berbasis Android “Fun Math” Sebagai Alternatif Belajar Matematika di Tengah Pandemi. Jurnal Cendekia, 4(2), 1283–1298. https://doi.org/10.31004/cendekia.v4i2.355
  16. Van Dijk, J. (2020). The digital divide. John Wiley & Sons. https://doi.org/10.1002/asi.24355
  17. West, M., & Vosloo, S. (2013). UNESCO policy guidelines for mobile learning. Edited by Rebecca Kraut. Paris: UNESCO, 41(1).

Most read articles by the same author(s)