Isi Artikel Utama

Abstrak

Background: Pembangunan daerah merupakan isu dan permasalahan yang selalu saja menarik untuk dikaji dalam perancangan dan strategi pembangunan berkelanjutan, diantaranya pembangunan manusia digaungkan dalam konsep Millenium Development Goals atau dikenal dengan MDGs, masa pandemi covid 19 mengusik situasi dari berbagai aspek kehidupan yang ada yang ada daerah-daerah khusus di desa Sukadamai tepatnya berada di kawasan pesisir. Pengabdian ini bertujuan Pendampingan Berkelanjutan Melalui Manajemen Pemanfaatan Peran SDGS Desa, dalam Pemberdayaan Peningkatan Pendapatan Perekonomian Kelompok UMKM Di Kawasan Pesisir. Metode: Metode dengan ceramah, diskusi dan praktek langsung yang dilakukan secara bersama-sama oleh mahasiswa, beserta kelompok sasaran, masyarakat dan pemerintah (stakeholders). Hasil: Pemberdayaan sinergitas Peningkatan Pendapatan Perekonomian dengan desa tanpa kemiskinan melalui Kelompok UMKM dikawasan pesisir; serta menemukan model Manajemen kepemimpinan Kepala Desa Kreatif; UMKM/Enterprenurhip Berbasis SDGs. Kesimpulan: Mendapatkan model Kepemimpinan kreatif untuk meningkatkan Strategi Manajemen Kepemimpinan Kepala Desa agar Pendampingan Berkelanjutan Peran SDGs Desa Bilato dapat meningkatkan Pemberdayaan Tipologi Desa Di Kawasan Pesisir Desa Bilato Kecamatan Bilato Kabupaten Gorontalo.

Kata Kunci

Accompaniment Coastal Zone Management empowerment The role of SDGs Kawasan pesisir Manajemen pemberdayaan Pendampingan Peran SDGs

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Djafri, N., Pauweni, A. A. J. ., & Badu, S. Q. . (2021). Strategi Manajemen Kepemimpinan Kepala Desa Melalui Pendampingan Berkelanjutan Peran SDGs Desa Dalam Peningkatan Pemberdayaan Tipologi Desa di Kawasan Pesisir . Jurnal SOLMA, 10(3), 456–462. https://doi.org/10.22236/solma.v10i3.7233

Referensi

  1. Anonim. (2009). Pendidikan Life Skill Solusi Efektif Atasi Pengangguran. Http://Www.Jugaguru.Com/Article/49/Tahun/2009/Bulan/03/Tanggal/10/Id/903.
  2. Asmani. (2009). Sekolah Life Skill Lulus Siap Kerja. Diva Press.
  3. Basrowi. (2016). Kewirausahaan: Untuk Perguruan Tinggi. Ghalia Indonesia.
  4. Bush, & Coleman. (2010). Manajemen Strategis Kepemimpinan Pendidikan (Fahrurrozzi (Ed.); 3rd ed.). IRCiSoD.
  5. Munandar, & Utami. (2002). Kreatifitas dan Keberbakatan : Strategi Mewujudkan Potensi Kreatif dan Bakat. Grafindo Pustaka Utama.
  6. Rohiat. (2009). Manajemen Sekolah Teori Dasar dan Praktik. Bandung. Refika Aditama.
  7. Rosyidi. (2021). Menebar Inspirasi Sukseskan SDGs di Masa Pandemi.
  8. Sugiono. (2013). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
  9. Suhartono, S., Arsyad, N., & Amelia, F. (2020). Peran kepemimpinan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (Studi pada pemerintah desa tonasa dan desa mamampang, tombolo pao). INOBIS: Jurnal Inovasi Bisnis Dan Manajemen Indonesia, 3(3). https://doi.org/10.31842/jurnalinobis.v3i3.142
  10. Sustainable Development Goals (SDGs). Target tahun 2030. (n.d.). Available.
  11. Teja, M. (2015). Pembangunan Untuk Kesejahteraan Masyarakat Di Kawasan Pesisir. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 6(1), 63–76.
  12. WHO. (2008). Millennium Development Goals (MDGs). United Nation.