Main Article Content

Abstract

Pemberlakuan perpanjangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap kedua oleh Gubernur DKI Jakarta sebagai suatu tanda yang menunjukkan peningkatan corona virus disease 19 (COVID-19) di DKI Jakarta setelah sempat diberlakukannya new normal. Pemakaian masker merupakan salah satu tindakan yang selalu disosialisasi dari program 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) untuk pencegahan penyebaran COVID-19. Akan tetapi, banyak pedagang dan pembeli kuliner di lingkungan sekitar kampus Fakultas Teknik UHAMKA Jakarta Timur belum sadar akan hal tersebut. Hal ini terlihat salah satunya dengan masih banyaknya warga masyarakat di lingkungan tersebut yang tidak memakai masker pada saat berinteraksi.  Oleh karena itu, pada kegiatan ini memberikan pendampingan berupa sosialisasi kepada pedagang dan pembeli kuliner untuk wajib menggunakan masker ketika pada saat berinteraksi. Pendampingan sosialisasi yang dilakukan berupa pemberian masker dan memperagakan cara pemakaian masker yang benar. Media stiker juga digunakan sebagai pengingat untuk pemakaian masker dan kawasan wajib memakai masker. Kegiatan pendampingan ini telah dilakukan selama 3 hari kepada 7 warung makan dengan rata-rata 74% penjual dan pembeli yang ditemui tidak memakai masker per hari nya. Hasil pendampingan dapat disimpulkan bahwa dengan sosialisasi pendampingan terjadi peningkatan kesadaran penjual dan pembeli untuk menggunakan masker sebesar rata-rata 87% per hari nya dibandingkan pada saat sebelum dilakukan sosialisasi pendampingan dan penempelan stiker kawasan wajib memakai masker.


 

Keywords

masker sosialisasi COVID

Article Details

How to Cite
heriyani, oktarina, Dan Mugisidi, & Sugema. (2021). Sosialisasi Penggunaan Masker sebagai Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Sekitar Lingkungan Fakultas Teknik UHAMKA . Jurnal SOLMA, 10(1s), 294–300. https://doi.org/10.22236/solma.v10i1s.6746

References

Read More