Main Article Content

Abstract

Background: Perkembangan teknologi pada kegiatan administrasi berpengaruh terhadap dunia pendidikan khususnya pada SMK jurusan administrasi perkantoran. Guru sebagai tenaga profesional mempunyai tugas, peran, dan kedudukan yang sangat penting dalam mencapai visi pendidikan. Salah satu kriteria guru profesional adalah guru yang mampu beradaptasi dengan perkembangan keilmuan yang hari demi hari semakin canggih. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru SMK bidang Administrasi perkantoran, khususnya pada keterampilan menggunakan virtual office. Metode: Diawali Observasi dan wawancara, dilanjutkan dengan pengembangan virtual office. Selanjutnya dalam pelatihan ini yakni presentasi, demonstrasi, dan praktik. Pelaksanaan kegiatan pelatihan dilakukan di SMKN 1 Boyolangu dengan jumlah peserta sebanyak 25 guru SMK Jurusan Administrasi Perkantoran se-Kabupaten Tulungagung. Hasil: Berdasarkan pengisian angket pada pemanfaatan virtual office menunjukkan nilai yang cukup bagus yakni diatas 80% yang menunjukkan bahwa guru cukup puas terhadap pengembangan aplikasi virtual office ini. Kesimpulan: Guru mengalami peningkatan informasi dan pengetahuan dalam menggunakan virtual office khususnya e-filling dan e-petty cash.

Keywords

Office Administration Virtual Office Vocational School Teachers

Article Details

How to Cite
Basuki, A. B., Churiyah, M. C., Adi Dharma, B. A. D., Ayu Sakdiyyah, D., & Filianti, F. (2021). Pelatihan Virtual Office di Era 4.0 Bagi Guru SMK Administrasi Perkantoran Se-Kabupaten Tulungagung. Jurnal SOLMA, 10(2), 256-265. https://doi.org/10.22236/solma.v10i2.5556

References

  1. Alaloul, W. S., Liew, M. S., Zawawi, N. A. W. A., & Kennedy, I. B. (2019). Industrial Revolution 4.0 in the construction industry: Challenges and opportunities for stakeholders - ScienceDirect. Ain Shams Engineering Journal, 11(1), 225–230. https://doi.org/10.1016/j.asej.2019.08.010
  2. Amankwah, E., & Swanzy, P. (2011). The role of stakeholders in building adequate competences in students for the job market. International Journal of Vocational and Technical Education, 3(8), 107–112.
  3. Desilawati, A. (2014). Guru Profesional di Era Global. Pengabdian Kepada Masyarakat, 20(77).
  4. Dewi, A. P., & Sabandi, A. (2019). Persepsi Guru dalam Meningkatkan Pendidikan Berbasis Sistem Informasi Manajemen di Sekolah Dasar Negeri 08 Batang Anai. Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan, 8(1), 125–130. https://doi.org/10.24036/BMP.V8I1.105303
  5. Junipriansa, D. (2013). Pengembangan E-Organizational Melalui Pemanfaatan Teknologi dan Informasi. Jurnal LPKIA, 3(1), 7–11.
  6. Kuswantoro, A. (2015). Model Elektronik Arsip (E Arsip) Pembelajaran Berbasis Virtual Dan Microsoft Access Pada SMK Program Keahlian Administrasi Perkantoran. Efisiensi: Kajian Ilmu Administrasi, 13(2), 98–110. https://doi.org/10.21831/EFISIENSI.V13I2.11679
  7. Octhanantha, A., Al Musadieq, M., & Mukzam, M. D. (2017). Pengaruh Hasil Pelatihan Berbasis Kompetensi Terhadap Kinerja Studi pada Karyawan Bagian Frontliner PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. Area Tangerang Bintaro. Jurnal Administrasi Bisnis, 51(2), 126–134.
  8. Oesterreich, T. D., & Teuteberg, F. (2016). Understanding the implications of digitisation and automation in the context of Industry 4.0: A triangulation approach and elements of a research agenda for the construction industry. Computers in Industry, 83, 121–139. https://doi.org/10.1016/J.COMPIND.2016.09.006
  9. Panggabean, M. S., & Himawan, K. K. (2016). The Development of Indonesian Teacher Competence Questionnaire. Journal of Educational, Health and Community Psychology, 5(2), 1–15. https://doi.org/10.12928/JEHCP.V5I2.5134
  10. Pribadi, B. A. (2014). Desain dan pengembangan Program Pelatihan Berbasis Kompetensi: Implementasi Model Addie. Grup Media Prenadam.
  11. Subekt, H., Taufiq, M., Susilo, H., Ibrohim, I., & Suwono, H. (2018). Mengembangkan Literasi Informasi Melalui Belajar Berbasis Kehidupan Terintegrasi Stem Untuk Menyiapkan Calon Guru Sains Dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0: Revieu Literatur. Education and Human Development Journal, 3(1). https://doi.org/10.33086/EHDJ.V3I1.90
  12. Syaikhu, A. (2010). Komputasi Awan (Cloud Computing) Perpustakaan Pertanian. Komputasi Awan (Cloud Computing) Perpustakaan Pertanian, 10(1), 1–12.
  13. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005. (2005). Guru dan Dosen.
  14. Wibowo, T. F., Zarefar, A., & Arifulsyah, H. (2019). Penyusunan Laporan Simpan Pinjam Menggunakan Microsoft Access pada Koperasi Karyawan Politeknik Caltex Riau. Jurnal Akuntansi Keuangan Dan Bisnis, 12(1), 29–38. https://doi.org/10.35143/JAKB.V12I1.2494
  15. Wirawan, A. W., Indrawati, C. D. S., & Rahmanto, A. N. (2017). Pengembangan Media Pembelajaran Kearsipan Digital Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMK Negeri 3 Surakarta. Jurnal Pendidikan Vokasi, 7(1), 78. https://doi.org/10.21831/jpv.v7i1.12879
  16. Yulaikah, S., Alfindasari, D., & Adawiyah, R. (2015). Integrasi scientific inquiry dengan kompetensi propesional guru biologi pada pembelajaran biologi di abad ke 21. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi 2015, 550–560.