Main Article Content

Abstract

Background: Permasalahan pengelolaan sampah di Kabupaten Sidoarjo masih menjadi isu serius, terutama abu hasil pembakaran sampah rumah tangga yang belum termanfaatkan dan berpotensi mencemari lingkungan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Candi melalui pemanfaatan abu pembakaran sampah sebagai bahan substitusi pembuatan batako ramah lingkungan, sekaligus meningkatkan kapasitas literasi digital dalam pemasaran produk. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang menekankan keterlibatan aktif masyarakat pada setiap tahapan program, mulai dari identifikasi masalah, perancangan kegiatan, pelatihan produksi batako, pemasaran digital, hingga tahap evaluasi. Sebanyak 60 partisipan terlibat dalam kegiatan ini, terdiri atas anggota PCM Candi, masyarakat sekitar, serta dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Keberhasilan program diukur melalui peningkatan keterampilan peserta dalam formulasi bahan, pencetakan batako, serta pengelolaan promosi digital. Hasil: Kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memproduksi batako ramah lingkungan dan memanfaatkan abu pembakaran sampah sebagai bahan substitusi. Produk yang dihasilkan dimanfaatkan untuk pembangunan SD Muhammadiyah 1 Candi. Pelatihan literasi digital juga mendorong promosi dan penjualan produk melalui media sosial dan website, sehingga tujuan pemberdayaan masyarakat berbasis limbah tercapai. Kesimpulan: Dengan demikian, program ini berkontribusi pada pengurangan pencemaran lingkungan, peningkatan kapasitas masyarakat, dan pembentukan usaha berkelanjutan berbasis limbah.

Keywords

Abu Batako Lingkungan PAR Sampah Abu Batako Lingkungan PAR Sampah

Article Details

How to Cite
Nugroho, T. T., Harsono, B., Misdiyanto, M., Sonhaji, M., & Maulidvian, A. (2025). Inovasi Pengelolahan Abu Sampah Menjadi Batako Ramah Lingkungan di Sidoarjo. Jurnal SOLMA, 14(3), 4464–4476. https://doi.org/10.22236/solma.v14i3.20934

References

  1. Ardianingsih, A., & Sulistiyaningsih, R. (2023). Edukasi Digitalisasi Pemasaran: Keberlangsungan Usaha Bagi Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). Jurnal SOLMA, 12(1), 113–121. https://doi.org/10.22236/solma.v12i1.10336
  2. Darhamsyah, ., Tumpu, M., Samawi, M. F., Anda, M., Abas, A., & Satria, M. Y. (2025). Reducing Embodied Carbon of Paving blocks with Landfill Waste Incineration Ash: An Eco-Cement Life Cycle Assessment. Engineering, Technology & Applied Science Research, 15(2), 21913–21917. https://doi.org/10.48084/etasr.10050
  3. Dushkova, D., & Ivlieva, O. (2024). Empowering Communities to Act for a Change: A Review of the Community Empowerment Programs towards Sustainability and Resilience. Sustainability, 16(19), 8700. https://doi.org/10.3390/su16198700
  4. Faragó, T., Špirová, V., Blažeková, P., Lalinská-Voleková, B., Macek, J., Jurkovič, Ľ., Vítková, M., & Hiller, E. (2023). Environmental and health impacts assessment of long-term naturally-weathered municipal solid waste incineration ashes deposited in soil—old burden in Bratislava city, Slovakia. Heliyon, 9(3), e13605. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e13605
  5. Ismail, Y., & Maulida, A. (2024). Utilization bottom ash from incinerator become paving block. Journal of Innovation Materials, Energy, and Sustainable Engineering, 1(2). https://doi.org/10.61511/jimese.v1i2.2024.283
  6. Jambhulkar, H. P., Shaikh, S. M. S., & Kumar, M. S. (2018). Fly ash toxicity, emerging issues and possible implications for its exploitation in agriculture; Indian scenario: A review. Chemosphere, 213, 333–344. https://doi.org/10.1016/j.chemosphere.2018.09.045
  7. Khafsoh, N. A., & Riani, N. (2024). Implementation of Participatory Action Research (PAR) In Community Service Program. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 237–253. https://doi.org/10.32815/jpm.v5i1.2034
  8. Nazeri, N., Hidayat, R., & El Maza, R. (2024). Encouraging Community Empowerment and Local Economic Independence in Villages through Sustainable Economic Development Techniques. West Science Journal Economic and Entrepreneurship, 2(04), 614–620. https://doi.org/10.58812/wsjee.v2i04.1442
  9. Nur Laili Alfiatin Mukharomah, Intan Laili Ni’matul Khoir, Ainun Rahmawati Lukito, Aliza Milah Rahma, Danila Rorenzya Ardana, Rona Marsa Naziha, Rachma Ryanda Putri, Urdana Chesta Adabi Puwanto, Aljannata Putra Prasurya, & Ananda Rafly Dheny Syahputra. (2024). Pemanfaatan Barang Bekas Menjadi Komposter Anaerobik sebagai Upaya Pengelolaan Sampah Organik di Desa Bluru Kidul, Sidoarjo. Inovasi Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 46–56. https://doi.org/10.62951/inovasisosial.v1i3.392
  10. Pham Ngoc Chuc, Dao Ngoc Nhiem, Nguyen Quang Bac, Doan Trung Dung, Nguyen Thi Ha Chi, Duong Thi Lim, Vo Van Tan, Hoang Thi Phuong, & Luu Minh Dai. (2022). Using bottom ash from the domestic waste incinerator to make building materials. Vietnam Journal of Catalysis and Adsorption, 10(1S), 1–7. https://doi.org/10.51316/jca.2021.081
  11. Prakoso, M. B. A., & Gunarta, I. K. (2021). Feasibility Study of Municipal Solid Waste Management System (MSW-MS) in Sidoarjo District. Jurnal Teknik ITS, 9(2). https://doi.org/10.12962/j23373539.v9i2.55496
  12. Putri, D., Kinasti, Rr. M., & Lestari, E. (2018). Pemanfaatan limbah abu sisa pembakaran sampah non organik sebagai material pengganti pasir pada bata beton pejal. Jurnal Konstruksia, 10, 39–50. https://doi.org/10.24853/jk.10.1.39-50
  13. Putri, D., Mekar, R., Kinasti, A., Sipil, J. T., Tinggi, S., Pln, T., Barat, J., Lingkar, J., Barat, L., & Kosambi, D. (2019). Pemanfaatan Limbah Abu Pembakaran Sampah Non Organik Sebagai Bahan Substitusi Pasir Pada Pembuatan Paving block (Vol. 16).
  14. Q.A, I. N., Sawitri, H. S. R., Riani, A. L., Istiqomah, S., Suprapti, A. R., & Harsono, M. (2024). Digital Literacy on SME Business Performance and The Mediating Role of Entrepreneurial Skills. Jurnal Aplikasi Bisnis Dan Manajemen. https://doi.org/10.17358/jabm.10.3.847
  15. Rahman, S., & Mardiana, A. (2024). Digital Marketing Increases Competitiveness of Msmes In The City of Gorontalo. International Journal of Applied Finance and Business Studies, 11(4), 808–814. https://doi.org/10.35335/ijafibs.v11i4.225
  16. Rela, I. Z. (2023). Pemetaan Sosial dan Partisipasi Stakeholder Dalam Perencanaan Program Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Ilmiah Penyuluhan Dan Pengembangan Masyarakat, 3(1), 1. https://doi.org/10.56189/jippm.v3i1.35478
  17. Sartika, S., Aqla, S., Firman, F., & Megasukma, Y. (2025). Utilization of Industrial Waste (Bottom Ash) as an Alternative Material in Paving block Manufacturing. Jurnal Riset Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri, 16(1), 9–15. https://doi.org/10.21771/jrtppi.2025.v16.no1.p8-15
  18. Soedarwo, V. S. D., Hayat, M., & Juliati, R. (2022). Implementation of Participatory Action Research (PAR) In The Disaster Resilient Tourism Village Empowerment Program. Jurnal Sosiologi Reflektif, 17(1), 279. https://doi.org/10.14421/jsr.v17i1.2462