Main Article Content

Abstract

Latar Belakang: Penurunan produktivitas lahan akibat penggunaan pupuk dan pestisida sintetis secara berlebihan menjadi ancaman bagi ketahanan pangan nasional. Kabupaten Ngawi sebagai salah satu lumbung padi terbesar di Jawa Timur memiliki potensi besar untuk mengembangkan Pertanian Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PRLB) guna menjaga ekosistem dan meningkatkan kesejahteraan petani. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi petani dalam mengadopsi PRLB melalui pemanfaatan pupuk organik lokal. Metode: Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan pendidikan masyarakat berupa sosialisasi, pelatihan, dan demonstrasi pembuatan pupuk organik berbasis eco-enzyme, Mikroorganisme Lokal (MOL), dan Biosaka dengan melibatkan partisipasi aktif kelompok tani. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan pengetahuan petani mengenai konsep PRLB, keterampilan teknis dalam pembuatan pupuk organik, serta kesadaran untuk mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Petani juga mulai memanfaatkan limbah organik rumah tangga dan pertanian sebagai bahan baku pupuk, yang berdampak pada efisiensi biaya usahatani dan keberlanjutan ekosistem pertanian. Kesimpulan: Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan partisipatif melalui sosialisasi dan pelatihan efektif dalam mendukung penerapan PRLB di tingkat desa, dan untuk keberlanjutan disarankan adanya pendampingan rutin, pembentukan kelompok tani organik, serta sinergi dengan pemerintah daerah.

Keywords

Biosaka Eco-Enzyme Ketahanan pangan Mikroorganisme lokal Pertanian organik Biosaka Eco-Enzyme Food security Local microoranisms Organic farming

Article Details

How to Cite
Parmawati, R., Leksono, A. S., Fajarwati, P. K., & Fajarwati, S. K. (2025). Sosialisasi Pembuatan Pupuk Ramah Lingkungan Berbasis Sirkuler Ekonomi Untuk Menunjang Pertanian Ramah Lingkungan Berkelanjutan . Jurnal SOLMA, 14(3), 5295–5307. https://doi.org/10.22236/solma.v14i3.20774

References

  1. Apriyanto, A., Suryaningrum, D. A., Sawlani, D. K., Muspida, M., & Suparwata, D. O. (2024). The Effect of Integrated Farming Methods and Farmer Training on Farmer Welfare and Agricultural Sustainability in Central Java. Sciences Du Nord Nature Science and Technology, 1(02), 68–75. https://doi.org/10.71238/snst.v1i2.40
  2. Ashari, A., Sharifuddin, J., Mohammed, Z. A., & Terano, R. (2016). RICE FARMER’S PERCEPTION AND ITS EFFECT TOWARD INTENTION TO ADOPT ORGANIC FARMING. AGRIBUSSINESS DEVELOPMENT OF HUMAN WALFARE (ADHW). https://repository.umy.ac.id/handle/123456789/12942
  3. Azhimah, F., Saragih, C. L., Pandia, W., Sembiring, N. B., Ginting, E. P., & Sitepu, H. P. (2023). Sosialisasi dan Aplikasi Pembuatan Biosaka Di Lahan Hortikultura Kabupaten Karo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(5), 216–224. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i5.95
  4. Chavez, J., Nijman, V., Sukmadewi, D. K. T., Sadnyana, M. D., Manson, S., & Campera, M. (2024). Impact of Farm Management on Soil Fertility in Agroforestry Systems in Bali, Indonesia. Sustainability, 16(18), 7874. https://doi.org/10.3390/su16187874
  5. Deningsih, S., & Swari, E. I. (2025). RESPON TANAMAN TOMAT TERHADAP PEMBERIAN BERBAGAI KONSENTRASI ECO-ENZYME DIPERKAYA KECAMBAH KACANG HIJAU DAN AIR CUCIAN BERAS. 8(1).
  6. Irwandhi, I., Khumairah, F. H., Sofyan, E. T., Kamaluddin, N. N., Nurbaity, A., Herdiyantoro, D., & Simarmata, T. (2024). Current status and the significance of local wisdom biofertilizer in enhancing soil health and crop productivity for sustainable agriculture: A systematic literature review. Kultivasi, 23(3), 287–298. https://doi.org/10.24198/kultivasi.v23i3.56018
  7. Kesmayanti, N., Purwanto, R. J., Romza, E., Kalsum, U., Irmawati, W., & Putri, K. (2025). Effectiveness of Eco-Enzyme for Increasing Growth and Production of Shallot from Vegetative Seeds. Journal of Agriculture, 4(02), 106–114. https://doi.org/10.47709/joa.v4i02.6442
  8. Kiik, K., Kefi, A., & Rusae, A. (2023). Pengaruh Bahan Mikroorganisme Lokal (MOL) dan Frekuensi Pemberiannya terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai. Buletin Agrohorti, 11(2), 266–276. https://doi.org/10.29244/agrob.v11i2.47162
  9. Kurniawan, I. D., Kinasih, I., Akbar, R. T. M., Chaidir, L., Iqbal, S., Pamungkas, B., & Imanudin, Z. (2023). Arthropod Community Structure Indicating Soil Quality Recovery in the Organic Agroecosystem of Mount Ciremai National Park’s Buffer Zone. Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture, 38(2), 229–243. https://doi.org/10.20961/carakatani.v38i2.69384
  10. M, J., Lias S, & A, N. (2025). Pengaruh Pengaplikasian Biosaka dan Daun Gamal Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi (Brassica juncea L.). Jurnal Ecosolum, 14(1). https://doi.org/DOI: 10.20956/ecosolum.v14i1. 33152
  11. Oswari, T., Haryanti, T., Lesmana, T., Mauludin, M. A., & Sawlani, D. K. (2024). Analysis of Organic Farming Implementation, Farmer Training, and Market Access on Vegetable Farming Sustainability in West Java Case Study of Environmentally Friendly Agribusiness. Sciences Du Nord Nature Science and Technology, 1(02), 61–67. https://doi.org/10.71238/snst.v1i2.38
  12. Panataria, L. R., Sianipar, E., Sembiring, H., Sitorus, E., Saragih, M., Simatupang, J., & Pakpahan, H. (2022). STUDY OF NUTRIENT CONTENT IN ECO ENZYMES FROM VARIOUS TYPES OF ORGANIC MATERIALS. Journal of Agriculture, 1(02), 90–95. https://doi.org/10.47709/joa.v1i02.1728
  13. Pasalari, H., Moosavi, A., Kermani, M., Sharifi, R., & Farzadkia, M. (2024). A systematic review on garbage enzymes and their applications in environmental processes. Ecotoxicology and Environmental Safety, 277, 116369. https://doi.org/10.1016/j.ecoenv.2024.116369
  14. Priyanto, A., Riani, P. A., Alief, V. D., Utami, N. T., Dwi, N., & Nabila, S. (2024). Edukasi Elisitor Pupuk Biosaka di Desa Semingkir Kecamatan Randudongkal Pemalang.
  15. Purnama, I., Novianti, F., Mutamima, A., Susanti, Y., & Farmi, H. (2025). Enhancing Young Farmers’ Capacity in Integrated Pest Management for Sustainable Agriculture: A Community-Based Training Approach. Symbiosis Civicus, 2(1), 1–9.
  16. Qomarudin, A., Mansur, R., & Wiyono, D. F. (2025). Pelatihan Pembuatan Eco-enzyme dengan Pemanfaatan Limbah Sampah pada Siswa SMPN 1 Batu. Jurnal SOLMA, 14(1), 605–612. https://doi.org/10.22236/solma.v14i1.17912
  17. Rachman, I. A., Umasugi, B., Aji, K., Hakim, N. F. A., Sofyan, A., & Hasan, A. D. A. (2025). Effect of eco-enzyme application on soil nutrient and plant productivity of green mustard-peanut in inceptisol. Kultivasi, 24(2), 196–205. https://doi.org/10.24198/kultivasi.v24i2.64591
  18. Rukmini, P., & Astuti Herawati, D. (2023). Eco-enzyme from Organic Waste (Fruit and Rhizome Waste) Fermentation: Eco-Enzyme Dari Fermentasi Sampah Organik (Sampah Buah Dan Rimpang). Jurnal Kimia dan Rekayasa, 4(1), 23–29. https://doi.org/10.31001/jkireka.v4i1.62
  19. S, O. F., Wartono, & Sumini, S. (2025). PENGARUH APLIKASI POC ECO-ENZYME TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SELEDRI (Apium graveolens L.) PADA TANAH ULTISOL. Agriculture, 19(2), 107–116. https://doi.org/10.36085/agrotek.v19i2.7288
  20. Sakhidin, Widarawati, R., & Naila, R. (2024). (PDF) TEKNOLOGI PERTANIAN DALAM MENDUKUNG PERTANIAN YANG MAJU DAN BERKELANJUTAN. https://www.researchgate.net/publication/377980419_TEKNOLOGI_PERTANIAN_DALAM_MENDUKUNG_PERTANIAN_YANG_MAJU_DAN_BERKELANJUTAN
  21. Sardiana, I. K. (2021). Organic vegetable farming system enhancing soil carbon sequestration in Bali, Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 724(1), 012025. https://doi.org/10.1088/1755-1315/724/1/012025
  22. Sardiana, I. K., & Kusmiyarti, T. B. (2021). Sustainability performance of organic farming at vegetable fields in Tabanan, Bali, Indonesia. SAINS TANAH - Journal of Soil Science and Agroclimatology, 18(1), 7–14. https://doi.org/10.20961/stjssa.v18i1.45482
  23. Sodiq, A. H., Setiawati, M. R., Santosa, D. A., & Widayat, D. (2021). Molecular identification of isolates from local microorganisms as potential biofertilizer. SAINS TANAH - Journal of Soil Science and Agroclimatology, 18(2), 188–193. https://doi.org/10.20961/stjssa.v18i2.44476
  24. Suprapti, I., Wulandari, S. E., Agustina, N. W. D., Putri, M. D., Arifin, A., Toha, E., & Romadhoni, A. H. (2023). Penerapan Teknologi Inovasi Pembuatan Pupuk Biosaka di Desa Ellak Laok Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep. Jurnal Ilmiah Pangabdhi, 9(1), 16–21. https://doi.org/10.21107/pangabdhi.v9i1.17333
  25. Susilowati, L. E., Sukartono, S., Akbar, M. F., Kusumo, B. H., Suriadi, A., Leksono, A. S., & Fahrudin, F. (2024). Assessing the synergistic effects of inorganic, organic, and biofertilizers on rhizosphere properties and yield of maize. SAINS TANAH - Journal of Soil Science and Agroclimatology, 21(1), 104–116. https://doi.org/10.20961/stjssa.v21i1.85373
  26. Suswadi, Wiyono, Fatchul Aziez, A., Susilo Utami, D., Haryuni, & Priyadi, S. (2022). PELATIHAN PEMBUATAN MIKRO ORGANISME LOKAL (MOL) UPAYA PENGEMBANGAN PADI ORGANIK DI DESA GLONGGONG BOYOLALI. GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(01), 31–39. https://doi.org/10.36728/ganesha.v2i01.1766