Main Article Content

Abstract

Background: Karanganyar Village, Klari Subdistrict, Karawang Regency has vast land and potential for fruit crop development. By utilizing this vast land, a fruit village can be created, thereby increasing the potential to improve the income of the surrounding community. This activity aims to support the creation of a fruit village to improve food quality and the economy of the village community. Methods: A participatory approach through the dissemination of information on superior crops and the planting of fruit trees as parent plants. Results:  The presence of superior parent plants with high productivity can meet the needs and improve the economy of the Karanganyar Village community. Conclusions: The community is able to produce food for family and community needs by having highly productive and adaptive parent plants.

Keywords

Budidaya Tanaman Unggul Kampung Buah Cultivation Superior Plants Fruit Village

Article Details

Author Biographies

Devie Rienzani Supriadi, Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Singaperbangsa Karawang, Jln HS Ronggowaluyo Teluk Jambe Timur, Karawang

Dosen (Tenaga Pengajar) Universitas Singaperbangsa Karawang

Aji Primajaya, Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Singaperbangsa Karawang, Jln HS Ronggowaluyo Teluk Jambe Timur, Karawang

Staff Universitas Singaperbangsa Karawang

Muhammad Farrel Syabena, Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Singaperbangsa Karawang, Jln HS Ronggowaluyo Teluk Jambe Timur, Karawang

Dosen Universitas Singaperbangsa Karawang

Abil Fadila, Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Singaperbangsa Karawang, Jln HS Ronggowaluyo Teluk Jambe Timur, Karawang

Dosen Universitas Singaperbangsa Karawang

How to Cite
Mahatmayana, I. K. M., Supriadi, D. R., Primajaya, A., Syabena, M. F., Fadila, A., & Prastyo, H. (2025). Sosialisasi dan Pelatihan Budidaya Tanaman Unggul untuk Mendukung Program Kampung Buah . Jurnal SOLMA, 14(3), 3561–3572. https://doi.org/10.22236/solma.v14i3.20701

References

  1. Ashari, Saptani, & Purwantini, T. B. (2012). Potensi dan Prospek Pemanfaatan Lahan Pekarangan untuk Mendukung Ketahanan Pangan. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 30(1), 13–30.
  2. Aristoteles, A., Dedy, M., Bernando, S., Prayoga, A., Wulandari, N. A., Yasami, I. E., Prambudiningtyas, D. M., Laksono, K. A., & Hutauruk, G. A. (2021). Pembuatan Pupuk Kompos dari Limbah Organik Rumah Tangga di Desa Gedung Harapan, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan. Jurnal Buguh, 1(1), 17–24. http://repository.lppm.unila.ac.id/34652/
  3. Ekawati, R., Saputri, L. H., Kusumawati, A., Paonganan, L., & Ingesti, P. S. V. R. (2021). Optimalisasi Lahan Pekarangan dengan Budidaya Tanaman Sayuran sebagai Salah Satu Alternatif dalam Mencapai Strategi Kemandirian Pangan. PRIMA: Journal of Community Empowering and Services, 5(1), 19. https://doi.org/10.20961/prima.v5i1.42397
  4. Faisal Surya, M., Ramdhan Purawijaya, R., & Fitra Anugrah, D. (2025). Sosialisasi dan Pendampingan Penanaman Bibit Tanaman Sebagai Strategi Ketahanan Pangan Berkelanjutan. Papanda Journal of Community Service, 4(1), 31–38.
  5. Feriatin. (2017). Keanekaragaman Tanaman Pekarangan dan Pemanfaatannya untuk Mendukung Ketahanan Pangan Kecamatan Wakorumba Selatan. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia(JIPI),22(2): 99-107.
  6. Fetterman, D. M. (2015). Empowerment Evaluation. In International Encyclopedia of the Social & Behavioral Sciences: Second Edition (Second Edi, Vol. 7). Elsevier. https://doi.org/10.1016/B978-0-08-097086-8.10572-0
  7. Iskandar, J., & Iskandar, B. S. (2011). Agroekosistem Orang Sunda. PT. Kiblat Buku Utama.
  8. Manik, J. R., Alqamari, M., & Hanif, A. (2018). Usaha Pemanfaatan Lahan Pekarangan Budidaya Tanaman Sayuran Secara Vertikultur Pada Kelompok Ibu-Ibu ’Aisyiyah. Jurnal Prodikmas: Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 37–44.
  9. Meidatuzzahra, D., & Swandayani, R,E. (2020). Inventarisasi Tanaman Buah dan Sayur Sebagai Sumber Pangan di Pekarangan Rumah Desa Suranadi, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Biopendix, 7(1):10-15.
  10. Niman, EM. 2019. Kearifan lokal dan upaya pelestarian lingkungan alam. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio. 11 (1): 91 -106.
  11. Nurlina, N., Adnan, A., & Safrizal, S. (2019). Pemanfaatan Lahan Pekarangan Dalam Meningkatkan Pendapatan Keluarga Pada Desa Blang Batee Kabupaten Aceh Timur. Global Science Society: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 97–107.
  12. Purwanto, Y. 2020. Penerapan data etnobiologi sebagai wahana mendukung pengelolaan sumber daya hayati bahan pangan secara berkelanjutan.Pro Sem Nas Masy Biodiv Indon. 6 (1): 470-483.
  13. Rahayu, T., Solikah, U. N., Rachmawatie, S. J., Pamujiasih, T., & Ihsan, M. (2022). Intensifikasi Lahan Pekarangan Dengan Tanaman Hortikultura. Darmabakti : Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 3(1), 32–36. https://doi.org/10.31102/darmabakti.2022.3.1.32-36
  14. Widiawan, K. (2023). Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer di RW 9 Kelurahan Jemur Wonosari Kecamatan Wonocolo, Surabaya. Society : Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 3(2), 139–147. https://doi.org/10.37802/society.v3i2.287
  15. Yani, P., Susila, M. R., Nugroho, W. C., & Putri, R. C. (2021). Pelatihan Strategi E-Commerce Bagi Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Kecamatan Bubutan Kota Surabaya. SOCIETY: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(2), 78–84. https://doi.org/https://doi.org/10.37802/society.v1i2.125
  16. Yusuf, A., Thoriq, A., & Zaida. (2018). Optimalisasi lahan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan dan ekonomi keluarga. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 104–107. http://jurnal.unpad.ac.id/pkm/article/view/16554