Main Article Content

Abstract

Background: Penguasaan perbendaharaan kata adalah salah satu kunci utama dalam belajar Bahasa Inggris, terutama untuk anak usia sekolah dasar yang sedang berada dalam fase awal perkembangan bahasa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan kosakata bahasa Inggris kepada anak usia sekolah dasar melalui media pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif, yaitu permainan puzzle. Anak-anak pada usia ini sedang berada dalam fase perkembangan kognitif konkret-operasional sehingga pendekatan yang melibatkan aktivitas bermain sangat efektif untuk meningkatkan pemahaman dan daya ingat mereka terhadap kosakata baru. Metode: Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif yang melibatkan siswa secara langsung dalam kegiatan pembelajaran yang berorientasi pada permainan puzzle berupa “Find the Word”, “Match the Picture”, dan “Guess the Word”. Kegiatan ini dilakukan di salah satu sekolah dasar di kota Baubau, tepatnya di SDN Wangkanapi, dengan melibatkan 31 murid dari kelas IV (Empat) B sebagai peserta dalam kegiatan pengabdian ini. Hasil: Kegiatan ini menunjukkan bahwa penggunaan media puzzle interaktif memiliki potensi untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, memperkuat retensi kosakata, serta menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dan menyenangkan. Kesimpulan: Aktivitas ini diharapkan dapat menjadi salah satu strategi pembelajaran bahasa Inggris yang inovatif serta menjadi alternatif metode pengajaran yang efektif yang sesuai dengan sifat anak-anak di usia sekolah dasar. Selain itu, kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap kosakata dasar serta menciptakan suasana belajar yang positif dan bermakna. Dengan demikian, pembelajaran bahasa Inggris di tingkat dasar dapat lebih menarik dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak, sekaligus mendorong inovasi dalam penggunaan media pembelajaran yang kontekstual dan kreatif.

Keywords

Kosakata bahasa Inggris Murid Sekolah Dasar Permainan Puzzle Pembelajaran Interaktif Kosakata bahasa Inggris Murid Sekolah Dasar Permainan Puzzle Pembelajaran Interaktif

Article Details

How to Cite
Yanti, D., Jannah, N., Muusa, B. A., & Ramadhani, U. (2025). Pengenalan Kosakata Bahasa Inggris Melalui Permainan Puzzle Interaktif untuk Anak Usia Sekolah Dasar. Jurnal SOLMA, 14(3), 5372–5381. https://doi.org/10.22236/solma.v14i3.20072

References

  1. Apriansyah, M. R. (2020). Pengembangan media pembelajaran video berbasis animasi mata kuliah ilmu bahan bangunan di Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta. Jurnal Pensil: Pendidikan Teknik Sipil, 9(1), 9–18.
  2. Arumsari, A., Budi, B., & Cahyono, C. (2017). Pembelajaran bahasa Inggris pada anak usia dini di Kecamatan Sukolilo - Surabaya. Jurnal PG-PAUD Trunojoyo, 4(2), 133–142.
  3. Damayanti, D. (2021). Tingkat pengetahuan siswa terhadap pemanfaatan apotek hidup di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat, 3(1), 67–74.
  4. Febrita, Y., & Ulfah, M. (2019). Peranan media pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Diskusi Panel Nasional Pendidikan Matematika, 5(1).
  5. Filisyamala, J. (2018). Pengaruh media televisi untuk mengembangkan kosakata anak. Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual, 3(2), 253–259. https://doi.org/10.28926/briliant.v3i2.180
  6. Fitriyani, R., & Mustika, D. (2022). Improving vocabulary mastery through educational games for elementary students. Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, 12(1), 44–52.
  7. Gardner, H. (2011). Frames of mind: The theory of multiple intelligences (30th anniversary ed.). Basic Books.
  8. Hotimah, E. (2017). Penggunaan media flashcard dalam meningkatkan kemampuan siswa pada pembelajaran kosakata bahasa Inggris kelas II MI Ar-Rochman Samarang Garut. Jurnal Pendidikan UNIGA, 4(1), 10–18.
  9. Irwan, I., Luthfi, Z. F., & Waldi, A. (2019). Efektivitas penggunaan Kahoot! untuk meningkatkan hasil belajar siswa. PEDAGOGIA: Jurnal Pendidikan, 8(1), 95–104.
  10. Jauhari, M. I. (2018). Peran media pembelajaran dalam pendidikan Islam. Piwulang: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(1), 54–67.
  11. Lindawati, N. P. (2018). Keefektifan pengajaran kosakata bahasa Inggris pada anak sekolah dasar dengan menggunakan flash card. Jurnal Manajemen Pelayanan Hotel, 2(2), 59–65.
  12. Marhalim, M. (2017). Penerapan model pembelajaran langsung dengan media komik untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia di kelas III SD Negeri 006 Pangkalan Indarung Kecamatan Singingi. GERAM, 5(2), 28–35.
  13. Nurjannah, N. (2016). Peningkatan kemampuan penguasaan kosakata melalui kartu huruf bergambar siswa kelas II SDN 5 Soni. Jurnal Kreatif Tadulako, 4(8), 119–169.
  14. Nurseto, T. (2011). Membuat media pembelajaran yang menarik. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, 8(1).
  15. Pratiwi, E. D., Latifah, S., & Mustari, M. (2019). Pengembangan media pembelajaran fisika menggunakan Sparkol Videoscribe. Indonesian Journal of Science and Mathematics Education, 2(3), 303–309.
  16. Puspitarini, Y. D., & Hanif, M. (2019). Using learning media to increase learning motivation in elementary school. Anatolian Journal of Education, 4(2), 53–60.
  17. Rahayu, N. (2021). English vocabulary acquisition problems among elementary students. Journal of English Language Teaching and Linguistics, 6(2), 221–234.
  18. Richards, J. C., & Renandya, W. A. (2002). Methodology in language teaching: An anthology of current practice. Cambridge University Press.
  19. Said, S. (2023). Peran teknologi digital sebagai media pembelajaran di era abad 21. Jurnal PenKoMi: Kajian Pendidikan dan Ekonomi, 6(2), 194–202.
  20. Sari, D. K., & Lestari, A. (2020). Developing interactive media to improve students’ vocabulary mastery in elementary school. Indonesian Journal of Educational Research and Technology, 1(1), 18–25.
  21. Schmitt, N., & Schmitt, D. (2020). Vocabulary in language teaching (2nd ed.). Cambridge University Press.
  22. Serani, G., & Heni, L. (2020). Peningkatan penguasaan kosakata Bahasa Indonesia menggunakan media gambar pada siswa kelas 1 Sekolah Dasar Negeri 43 Tapang Aceh tahun ajaran 2019/2020. Jurnal Kansasi, 5(1), 71–80.
  23. Supardi, A. (2014). Penggunaan multimedia interaktif sebagai bahan ajar suplemen dalam peningkatan minat belajar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 1(2), 161–167.
  24. Syahrudin, D. (2010). Peranan media gambar dalam pembelajaran menulis. EduHumaniora: Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru, 2(1).
  25. Wiyanti, E. (2015). Peran minat membaca dan penguasaan kosakata terhadap keterampilan berbicara bahasa Indonesia. Deiksis, 6(2), 89–100.
  26. Yulianti, F. (2002). Teaching English vocabulary school-aged children through a modified hop-scotch game named Portek (Portabel Engklek). English Education Journal, 2(2), 195–205.
  27. Zaini, H., & Dewi, K. (2017). Pentingnya media pembelajaran untuk anak usia dini. Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 81–96.
  28. Zamzani, Z. (2014). Eksistensi bahasa Indonesia dalam pendidikan berbasis keragaman budaya. Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(2), 225–244.