Main Article Content

Abstract

Kecanduan gadget pada anak usia sekolah dasar merupakan  tantangan multidimensional di era digital, berdampak pada kesehatan fisik dan mental, prestasi akademik, serta kehidupan sosial dan spiritual mereka. Di Desa Dawuan, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, fenomena ini muncul akibat penggunaan gadget yang berlebihan, sehingga diperlukan intervensi strategis berbasis keluarga. Tujuan Program pengabdian kepada masyarakat ini adalah mengurangi kecanduan gadget melalui peningkatan peran orang tua dalam pendampingan dan edukasi anak. Metode yang digunakan meliputi tiga pendekatan utama: (1) penyuluhan literasi digital guna meningkatkan pemahaman teknologi yang bijak, (2) kegiatan detoksifikasi keluarga (family detox) yang mempererat hubungan emosional melalui aktivitas non-gadget; dan (3) pelatihan pemanfaatan gadget secara produktif dengan penggunaan aplikasi edukatif dan pengembangan keterampilan digital anak. Program ini melibatkan 32 orang tua siswa dari semua sekolah dasar di desa Dawuan selama empat minggu, dengan desain partisipatif dan evaluasi berbasis pretesr-posttest serta observasi terstruktur. Hasil menunjukkan bahwa 80% peserta mengalami peningkatan pemahaman dalam mengelola waktu layar (screen time) anak, yang diukur melalui kuesioner literasi digital dan jurnal harian keluarga. Selain itu, terjadi peningkatan frekuensi interaksi keluarga dan penurunan durasi penggunaan gadget yang tidak produktif. Implikasi program ini berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam aspek pendidikan berkualitas, pengurangan ketimpangan, serta kesehatan dan kesejahteraan. Temuan ini menegaskan pentingnya peran strategis orang tua dalam menumbuhkan literasi digital yang sehat dan menciptakan keseimbangan aktivitas anak di era digital.

Keywords

Gadget addiction Digital literacy Family detox Gadget-free Students Kecanduan gadget Literasi digital Family detox Gadget-free Anak sekolah

Article Details

How to Cite
Misri, M. A., & Hartati. (2025). Pendampingan dan Edukasi Anak Pecandu Gadget: Peran Orang Tua Menuju Literasi Digital Sehat dan Keseimbangan Aktivitas. Jurnal SOLMA, 14(3). https://doi.org/10.22236/solma.v14i3.19086

References

  1. Abdi, H. (2024, April 15). 10 dampak negatif terlalu lama main HP bagi anak, pengaruhi kesehatan fisik dan mental. Liputan6. https://www.liputan6.com/hot/read/5563552/10-dampak-negatif-terlalu-lama-main-hp-bagi-anak-pengaruhi-kesehatan-fisik-dan-mental
  2. Alodokter. (2023, Mei 4). 6 cara mengatasi anak kecanduan gadget. https://www.alodokter.com/ini-cara-mengatasi-anak-yang-kecanduan-gadget
  3. Altman, I., & Taylor, D. (1973). Social penetration: The development of interpersonal relationships. Holt, Rinehart & Winston.
  4. Anderson, T., & Garrison, D. R. (1995). Teori pembelajaran berbasis teknologi.
  5. Anandpara, G., et al. (2023). Digital detox: Its potential in reducing smartphone and social media addiction. Journal of Behavioral Health, 12(1), 45–52.
  6. Anisya, N. (2022, Mei 25). 5 cara mempersiapkan masa depan cerah untuk anak. PopMama. https://www.popmama.com/kid/4-5-years-old/ninda/cara-mempersiapkan-masa-depan-cerah-untuk-anak
  7. Ayuningtyas, F., Permadhy, Y. T., & Riyantini, R. (2022). Pendampingan “Cerdas dalam Penggunaan Gadget” bagi anak-anak. Charity: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 90–99.
  8. Elfa Mustika. (2022). Inovasi media literasi digital dan penguatan budaya baca. Jurnal Literasi Digital, 5(1), 22–34.
  9. Estlein, R. (2022). Gaya pengasuhan dan komunikasi dalam keluarga menurut Baumrind dan Maccoby & Martin. Journal of Family Studies, 10(1), 14–27.
  10. Gilster, P. (1997). Digital literacy. Wiley.
  11. Griffin, E. A. (2008). A first look at communication theory (7th ed.). McGraw-Hill.
  12. Haickal Attallah Naufal. (2021). Literasi digital siswa dalam perspektif konstruktivisme dan konektivisme. Jurnal Ilmu Pendidikan, 9(2), 195–204.
  13. Hello Sehat. (2022, Februari 23). Kiat ampuh menghentikan anak yang kecanduan gadget. https://hellosehat.com/parenting/anak-6-sampai-9-tahun/perkembangan-anak/mengatasi-anak-kecanduan-gadget/
  14. Herdiani, R. S. (2023). Upaya pendampingan orang tua dalam penggunaan gadget pada anak usia dini. UPI Press.
  15. Jakimowicz, S., et al. (2021). Family systems theory in practice: Implications for digital parenting. Family Journal, 29(3), 287–296.
  16. Jalal, N. M., et al. (2022). Psikoedukasi mengatasi kecanduan gadget pada anak. PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(3), 420–426.
  17. Koutroubas, V., & Galanakis, M. (2023). Social learning theory and its implications for digital behavior. Psychology & Society, 6(1), 45–60.
  18. Low, J. W., et al. (2022). The evolution of technological determinism in the digital age. Journal of Communication Studies, 14(2), 123–138.
  19. Miroshnichenko, A. (2023). Media ecology and discourse in the digital era. Media and Communication, 11(1), 74–85.
  20. Moore, M. G. (1989). Teori pembelajaran berbasis teknologi. National Center for Distance Education.
  21. Muela, I., et al. (2023). Behavioral addiction: From choice to compulsion. Journal of Behavioral Psychology, 5(4), 233–247.
  22. Nurlinda, E. (2022). Penerapan konektivisme dalam pembelajaran matematika. Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1), 31–45. https://jurnal.stain-madina.ac.id/index.php/matematika/article/view/1047
  23. Purbowati, D. (2023, Mei). Menyiapkan masa depan yang cerah bagi anak dapat dilakukan mulai sekarang. Aku Pintar. https://akupintar.id/info-pintar/-/blogs/ingin-memahami-masa-depan-anak-begini-caranya
  24. Putri, A. R. (2023, Maret 10). Anak kecanduan gadget: Ciri, dampak, penyebab, dan cara mengatasinya. Orami. https://www.orami.co.id/magazine/anak-kecanduan-gadget
  25. Putri, F. A. (2024). Penelitian: Rahasia anak sukses di masa depan, ada di tangan orang tua. The Asian Parent. https://id.theasianparent.com/orang-tua-yang-baik
  26. Sidiq, M. (2021). Peran pusat kesejahteraan sosial dalam meningkatkan layanan bagi keluarga miskin di Desa Dawuan, Kec. Tengah Tani, Kab. Cirebon. Tesis Magister, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
  27. Simanjuntak, J., & Wulandari, I. S. (2022). Gangguan emosi dan perilaku remaja akibat kecanduan gadget. Malahayati Nursing Journal, 4(2), 2655–2728.
  28. van der Horst, F. C. P., et al. (2024). Bowlby’s theory of attachment and the impact of separation on child development. Journal of Child Psychology, 8(1), 12–24.
  29. Wardana, M. A. (2023). Kreativitas desain inovasi. Deepublish.
  30. Werble, D. M. (2023). Breaking it down: Concepts and theories of child development. Cambridge Scholars Publishing.