Main Article Content

Abstract

Background: Kampung Tehyan merupakan kampung tematik yang mengangkat budaya Cina Benteng di Tangerang, Provinsi Banten. Di Kampung ini terdapat komunitas yang menjual makanan dan minuman secara konvensional. Padahal di era digital, penggunaan teknologi informasi dalam pemasaran makanan dan minuman tidak dapat lagi dielakkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman warga tentang penggunaan teknologi informasi dalam pemasaran makanan dan minuman. Metode: Mitra dalam pelatihan ini adalah warga Kampung Tehyan yang memiliki usaha makanan dan minuman dengan jumlah 30 orang. Penyampaian materi dilakukan secara langsung di kawasan Kampung Tehyan, dengan metode ceramah. Pretest dan Post-test dilakukan untuk memeriksa peningkatan pemahaman peserta perihal penggunaan teknologi informasi dalam pemasaran makanan dan minuman. Hasil: Dari pelatihan yang dilakukan oleh tim pengabdian kepada masyarakat ditemukan hasil yang sangat positif. Peningkatan pemahaman peserta mengenai teknologi informasi yang digunakan dalam pemasaran makanan dan minuman terjadi secara signifikan. Peningkatan paling tinggi terjadi pada pemahaman atas topik e-commerce dan QRIS. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil dan diharapkan warga dapat menggunakan teknologi informasi dengan lebih baik dalam pemasaran usaha makanan dan minuman.

Keywords

E-commerce Pembayaran Digital Pesan Antar Teknologi Informasi

Article Details

How to Cite
Kevin Gustian Yulius, Deandra A. Pakasi, Theodosia C. Nathalia, Yustisia Kristiana, Ivorine Ivorine, Pamela F. Nugraha, & Karen F. Fong. (2023). Pelatihan Penggunaan Teknologi Informasi dalam Pemasaran Makanan dan Minuman di Kampung Tehyan Tangerang . Jurnal SOLMA, 12(2), 516–521. https://doi.org/10.22236/solma.v12i2.11984

References

Read More