PENINGKATKAN KEDISIPLINAN GURU DALAM KEHADIRAN MENGAJAR DI KELAS MELALUI PENERAPAN REWARD AND PUNISHMENT DI SMAN 2 BANJARSARI KABUPATEN CIAMIS

  • Mochamad Solehudin SMAN 2 Banjarsari

Abstract

Peningkatan mutu pembelajaran di sekolah dipengaruhi oleh banyak aspek. Penerapan budaya peningkatan mutu di sekolah merupakan aspek yang sangat penting. Segenap warga sekolah secara sukarela  wajib mempertahankan kebiasaan-kebiasaan yang positif. Perilaku disiplin adalah budaya sekolah yang wajib dipertahankan, meliputi kedisiplinan para guru dalam kehadiran di kelas saat proses belajar mengajar. Guna meningkatkan kedisiplinan para guru bisa dilakukan upaya dengan beragam metode. Dalam School Action Research (PTS) ini, dilakukan pemberian tindakan berbentuk pemberian Reward and Punishment kepada para guru di SMAN 2 Banjarsari, Kabupaten Ciamis. PTS ini menerapkan Tindakan dalam dua siklus. Berdasarkan penjaringan data diperoleh gambaran meningkatnay disiplin guru guru yang tinggi dalam kehadiran mengajar di kelas pada proses belajar mengajar. Keterlambatan kurang dari 10 menit pada siklus I sebesar 21,74 %, dan pada siklus 2 sebesar 78,26 %. Ini berarti melampaui batas indikator pencapaian keberhasilan sebagai patokan periset yaitu 75%. Analisis data yang diperoleh menguatkan kesimpulkan bahwa Reward and Punishment  berkontribusi positif untuk meningkatkan kedisiplinan guru dalam kehadiran mengajar di kelas saat pembelajaran.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-01-13
Section
Articles