Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMA dalam Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau dari Tipe Kepribadian MBTI Thinking (T) dan Feeling (F)

Yuniar Heksaria Galuh Putri, Cholis Sa'dijah

Abstract

Purpose: This study aims to describe the written mathematical communication skills of senior high school students in solving mathematical problems, analyzed through the lens of the Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) personality types, specifically the Thinking (T) and Feeling (F) dimensions. Design/methodology/approach: A descriptive qualitative approach was employed in this research. The subjects included 36 eleventh-grade students at a senior high school in Malang. From this group, four students were selected as interview subjects: two representing the Thinking type and two representing the Feeling type. Data collection techniques involved an MBTI questionnaire, a mathematical communication skills test, and in-depth interviews. Findings: The results indicate that students with the Thinking personality type tend to exhibit systematic, logical, and analytical mathematical communication skills across the use of symbols, visual representations, and written solutions. Conversely, students with the Feeling personality type emphasize practicality and emotional aspects in conveying mathematical ideas, while also demonstrating a particular sensitivity to aesthetic presentation. Practical implications: Proficiency in mathematical communication is vital for students to achieve a profound understanding of mathematical concepts. However, PISA 2022 results reveal that the mathematical literacy of Indonesian students requires enhancement, particularly regarding the ability to articulate ideas and solutions clearly and structurally. The Thinking and Feeling MBTI types are deemed highly relevant as they influence how students think, process information, and communicate their understanding during mathematical problem-solving. Originality/value: Initial findings by the researcher suggest distinct patterns in written mathematical communication among students, which are posited to be influenced by their specific personality types.


 


Purpose: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis tertulis siswa SMA dalam menyelesaikan masalah matematika ditinjau dari tipe kepribadian MBTI thinking (T) dan feeling (F). Design/methodology/approach: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 36 siswa kelas XI di salah satu sekolah menengah atas di Kota Malang. Dari subjek tersebut dipilih 4 siswa sebagai subjek wawancara, dengan dua siswa mewakili tipe kepribadian MBTI thinking dan dua siswa mewakili tipe kepribadian MBTI feeling. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa angket MBTI, tes soal kemampuan komunikasi matematis, dan wawancara. Findings: Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan tipe kepribadian MBTI thinking cenderung menunjukkan kemampuan komunikasi matematis yang sistematis, logis, dan analitis, baik dalam penggunaan simbol, representasi visual, maupun penulisan solusi. Sementara itu, siswa dengan tipe kepribadian MBTI feeling lebih menonjolkan kepraktisan dan aspek emosional dalam penyampaian ide matematika, serta menunjukkan sensitivitas terhadap tampilan estetis.Practical implications: Kemampuan komunikasi matematis penting dimiliki siswa untuk memahami konsep matematika secara mendalam. Hasil PISA 2022 menunjukkan hasil literasi matematika siswa Indonesia masih perlu ditingkatkan, terutama kemampuan siswa dalam menyampaikan ide dan solusi secara jelas dan terstruktur. Tipe thinking dan feeling dalam MBTI dinilai relevan karena berpengaruh terhadap cara siswa berpikir, memproses informasi, dan mengomunikasikan pemahaman dalam pemecahan masalah matematika. Originality/value: Temuan awal peneliti menunjukkan adanya perbedaan pola komunikasi matematis tertulis antar siswa, yang diduga dipengaruhi oleh tipe kepribadian.

Full text article

Generated from XML file

References

Anderha, R. R., & Maskar, S. (2020). Analisis kemampuan komunikasi matematika siswa pada pembelajaran daring materi eksponensial. Jurnal Ilmiah Matematika Realistik (JI-MR), 1(2), 1–7. http://jim.teknokrat.ac.id/index.php/pendidikanmatematika/index
Crossref

Aprilia, B. (2020). Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal statistika MTs kelas VIII. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 4(1), 63–71. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v4i1.276
Crossref

Astika, R. Y., Anggoro, B. S., & Andriani, S. (2020). Pengembangan video media pembelajaran matematika dengan bantuan Powtoon. Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Matematika (JP3M), 2(2), 85–96. https://doi.org/10.36765/jp3m.v2i2.29
Crossref

Choiruzzain, D., & Hartoyo, A. (2024). Deskripsi kemampuan pemecahan masalah pada soal cerita materi Pythagoras ditinjau dari tipe kepribadian Myers Briggs Type Indicator (MBTI). Jurnal AlphaEuclidEdu, 5(1).
Crossref

Faizah, H., & Sugandi, E. (2022). Analisis kemampuan komunikasi matematis tulis siswa SMP pada soal cerita bentuk aljabar dalam pembelajaran daring. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 11(1), 291–302. https://doi.org/10.24127/ajpm.v11i1.4429
Crossref

Faizah, K., Sudiana, R., & Fakhrudin, F. (2024). Kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal matematika ditinjau dari tipe kepribadian Myer Brigss Type Indicator (MBTI). Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika, 4(1), 565–575. https://doi.org/10.51574/kognitif.v4i1.1686
Crossref

Fitri, R., Khariani, & Nuraini. (2024). Analisis kemampuan literasi statistik siswa MTs ditinjau dari gaya belajar. Ar-Riyadhiyyat: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(1), 31–44. https://doi.org/10.47766/arriyadhiyyat.v5i1.2652
Crossref

Fitriyanti, F., Laras, I. S., Khasanah, K., Anita, I. D., & Rahmawati, F. (2021). Implementasi metode collaborative learning dalam pembelajaran statistika untuk meningkatkan keterampilan 4C pada siswa kelas XI. Edunesia: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 2(1), 249–259. https://doi.org/10.51276/edu.v2i1.115
Crossref

Gombo, M. (2025). The use of inquiry-based learning models to develop students’ critical thinking skills in solving contextual mathematics problems. Afore: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1), 42–55. https://doi.org/10.57094/afore.v4i1.2562
Crossref

Hafidhoh, A. Z., Wibowo, T., & Purwoko, R. Y. (2023). Analisis kemampuan numerasi berdasarkan asesmen diagnostik tipe kepribadian siswa. JLEB: Journal of Law, Education and Business, 1(2), 782–786. https://doi.org/10.57235/jleb.v1i2.1158
Crossref

Haghighat, H., Shiri, M., Esmaeili Abdar, M., Taher Harikandee, S. S., & Tayebi, Z. (2023). The effect of micro-learning on trauma care knowledge and learning satisfaction in nursing students. BMC Medical Education, 23(1), 1–7. https://doi.org/10.1186/s12909-023-04609-2
Crossref

Hikmawati, N. N., Nurcahyono, N. A., Pujia, D., & Balkist, S. (2019). Kemampuan komunikasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal geometri kubus dan balok. PRISMA, 68(1). https://jurnal.unsur.ac.id/prisma
Crossref

Jung, C. G. (1923). Psychological types: Or the psychology of individuation (H. G. Baynes, Trans.). Kegan Paul, Trench, Trübner & Co. Ltd. (Original work published 1921)
Crossref

Kemendikbudristek. (2023). Literasi membaca, peringkat Indonesia di PISA 2022. Laporan PISA Kemendikbudristek. https://balaibahasariau.kemdikbud.go.id/wp-content/uploads/2023/12/LAPORAN-PISA-KEMENDIKBUDRISTEK.pdf
Crossref

Khatimah, K., Sa’dijah, C., & Susanto, H. (2017). Pemberian scaffolding untuk mengatasi hambatan berpikir siswa dalam memecahkan masalah aljabar. Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika, 1(1), 10–21. http://journal2.um.ac.id/index.php/jkpm
Crossref

Maimunah, M., Purwanto, P., Sa’dijah, C., & Sisworo, S. (2016). Penerapan model pembelajaran matematika melalui pemecahan masalah untuk meningkatkan penalaran matematis siswa kelas X-A SMA Al-Muslimun. JRPM (Jurnal Review Pembelajaran Matematika), 1(1), 17–30. https://doi.org/10.15642/jrpm.2016.1.1.17-30
Crossref

Melya, L., & Supriadi, N. (2018). Analisis kemampuan komunikasi matematis ditinjau dari tipe kepribadian guardian dan idealist. Desimal: Jurnal Matematika, 1(3), 337–345. http://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/desimal/index
Crossref

Mulyo, M. R. G. T., Sari, A. F., & Syarifuddin, A. (2019). Proses berpikir siswa bergaya kognitif visualizer dalam menyelesaikan masalah TIMSS non geometri. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 8(1), 167–178. https://doi.org/10.31980/mosharafa.v8i1.544
Crossref

Nahon Crystal, E., Segev, Y., & Hayak, M. (2024). Integrative learning of literature and science promotes 21st-century skills. Cogent Education, 11(1). https://doi.org/10.1080/2331186X.2024.2439625
Crossref

National Council of Teachers of Mathematics (NCTM). (2000). Principles and standards for school mathematics. NCTM.
Crossref

Nengsih, L. W., Susiswo, S., & Sa’dijah, C. (2019). Kemampuan pemecahan masalah matematika siswa sekolah dasar dengan gaya kognitif field dependent. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 4(2), 143–148. https://doi.org/10.17977/jptpp.v4i2.11927
Crossref

Nurjannah, N., Kaswar, A. B., & Kasim, E. W. (2021). Efektifitas gamifikasi dalam pembelajaran matematika. Jurnal MathEdu (Mathematic Education Journal), 4(2), 189–193. https://doi.org/10.37081/mathedu.v4i2.2492
Crossref

Rahmawati, D., Hudiono, B., & Nursangaji, A. (2015). Representasi visual matematika siswa dalam menyelesaikan masalah verbal SPLDV kelas IX SMP. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 4(5), 1–10. http://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpdpb/article/view/10274
Crossref

Ramalisa, Y. (2013). Proses berpikir kritis siswa SMA tipe kepribadian thinking dalam memecahkan masalah matematika. Edumatika: Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 3(1), 42–47. https://doi.org/10.22237/edumatica.v3i01.1407
Crossref

Rambe, A. Y. F., & Afri, L. D. (2020). Analisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dalam menyelesaikan soal materi barisan dan deret. AXIOM: Jurnal Pendidikan dan Matematika, 9(2), 175–187. https://doi.org/10.30821/axiom.v9i2.8069
Crossref

Roos, H., & Bagger, A. (2024). Ethical dilemmas and professional judgment as a pathway to inclusion and equity in mathematics teaching. ZDM - Mathematics Education, 56(3), 435–446. https://doi.org/10.1007/s11858-023-01540-0
Crossref

Sumaji, Sa’dijah, C., Susiswo, & Sisworo. (2019). Students’ problem in communicating mathematical problem solving of geometry. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 243(1), Article 012128. https://doi.org/10.1088/1755-1315/243/1/012128
Crossref

Sumaji, Sa’dijah, C., Susiswo, & Sisworo. (2020). Mathematical communication process of junior high school students in solving problems based on APOS theory. Journal for the Education of Gifted Young Scientists, 8(1), 197–221. https://doi.org/10.17478/jegys.652055
Crossref

Umami, A. N., Kurniati, D., Murtikusuma, R. P., Setiawan, T. B., & Jatmiko, D. D. H. (2023). Berpikir kritis siswa berkepribadian sensing, intuition, thinking dan feeling dalam menyelesaikan masalah dengan informasi kontradiksi. Jurnal Edukasi dan Sains Matematika (JES-MAT), 9(1), 1–14. https://doi.org/10.25134/jes-mat.v9i1.7341
Crossref

Widayati, S. W., & Ananda, Y. R. (2017). Mengembangkan tes Myer Briggs Type Indicator (MBTI) sebagai identifikasi awal untuk layanan konseling karir di SMK Negeri 1 Demak. Proceedings International Conference, 217–225. http://ibks.abkin.org
Crossref

Authors

Yuniar Heksaria Galuh Putri
Cholis Sa'dijah
cholis.sadijah.fmipa@um.ac.id (Primary Contact)
Galuh Putri, Y. H., & Sa’dijah, C. (2025). Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMA dalam Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau dari Tipe Kepribadian MBTI Thinking (T) dan Feeling (F). International Journal of Progressive Mathematics Education, 5(1), 238–255. https://doi.org/10.22236/ijopme.v5i1.19104

Article Details