Pelatihan Pembuatan Green Aromatherapy Dalam Penurunan Polusi Udara Dalam Ruangan
DOI:
https://doi.org/10.22236/ardimas.v6i2.12534Keywords:
green, aromatherapy, pollution, indoorAbstract
Abstrak
Dalam beberapa dekade terakhir, kualitas udara dalam ruangan menjadi perhatian khusus karena kontribusinya pada segi kesehatan. Diperkirakan ada sebanyak 90% orang-orang menghabiskan waktunya di dalam ruangan daripada di luar ruangan. Jika system ventilasi buruk, maka akan menghasilkan akumulasi polutan yang ada dalam ruangan. Pengabdian dilakukan dengan sasaran ibu Aisyiyah di PC ‘Aisyiyah Bukit Duri pada tanggal 06 Agustus 2023 di PC ‘Aisyiyah Bukit Duri, Jakarta Selatan dengan kegiatan ceramah dengan tema “bahaya indoor air pollution bagi kesehatan” juga dengan pelatihan pembuatan diffuser yang bertujuan untuk melatih koeterampilan peserta dalam memanfaatkan daun peppermint sebagai bahan dalam pembuatan diffuser oil Berdasarkan pre dan post test yang diberikan sebelum dan sesudah kegiatan diperoleh hasil bahwa terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat terkait topik yang dibawakan oleh narasumber yaitu dari 66% menjadi 85%. Diakhir kegiatan perwakilan dari masyarakat PC ‘Aisyiyah Bukit Duri menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini harus dilakukan secara berkelanjutan dan informasi yang diberikan sangat bermanfaat.
Kata Kunci: Polusi udara, green aromatherapy, essential oil.
Abstract
In recent decades, indoor air quality has received special attention because of its contribution to health. It is estimated that as much as 90% of people spend their time indoors than outdoors. If the ventilation system is bad, it will result in the accumulation of pollutants in the room. The service was carried out with the aim of Aisyiyah's mother at PC 'Aisyiyah Bukit Duri on August 6 2023 at PC 'Aisyiyah Bukit Duri, South Jakarta., with lecture activities with the theme "dangers of indoor air pollution to health" as well as training in making diffusers aimed at training Co-skills of participants in utilizing peppermint leaves as an ingredient in making diffuser oil. Based on the pre and post tests given before and after the activity, it was found that there was an increase in community knowledge related to the topics presented by the resource persons, from 66% to 85%. At the end of the activity, representatives from the PC Aisyiyah Bukit Duri community said that activities like this must be carried out on an ongoing basis and the information provided was very useful.
Key words:Indoor air pollution; green aromatherapy; essential oils.
Downloads
References
Amalia, V., Hadisantoso, E. P., Wahyuni, I. R., & Supriatna, A. M. (2020). Managing Infectious Medical Waste during the COVID-19 Pandemic. Lp2M, 2, 7. http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/30736
Axmalia, A., & Sinanto, R. A. (2021). Pengelolaan Limbah Infeksius Rumah Tangga pada Management of Infectious Household Waste during the COVID-19 Pandemic. 7(April), 70– 76.
Budiastuti, A., Sari, D. M., Sunarsih, E., & Windusari, Y. (2021). Jurnal Berdaya Mandiri PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 ( EDUCATION ON THE USE OF MASK AND ITS WASTE TREATMENT FOR THE PREVENTION OF COVID-19. 3(2).
Ferdyan, R., Padang, U. N., Padang, U. N., Padang, U. N., Santosa, T. A., Padang, U. N., Razak, A., & Padang, U. N. (2021). Model Pendidikan Lingkungan Hidup : Kegiatan Pembelajaran pada Siswa Sebagai Bagian dari Lingkungan di Era New Normal. 7(1), 51–61.
Ilyas, S., Srivastava, R. R., & Kim, H. (2020). Disinfection technology and strategies for COVID-19 hospital and bio-medical waste management. Science of the Total Environment, 749, 141652. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2020.141652
Khotimah, W. Q., & Mustika, S. (2021). Membuat Konten Kampanye Lingkungan Bersih Pada Masa Pandemi Covid-19 di Kalangan Siswa SMAN 28 Jakarta. 3(2), 77–86.
Listiningrum, P., Firdaus, R. S., Annamalia, Q., & Mayarana, A. (2021). Optimasi Regulasi , Fasilitas
, dan Public Awareness Penanganan Limbah Infeksius di Masa Pandemi Covid-19. 1, 202– 219.
Nugraha, C. (2020). Corona Virus Disease 2019 ( Covid-19 ). 4(2), 216–229.
Nursofwa, R. F., Sukur, M. H., Kurniadi, B. K., & . H. (2020). Penanganan Pelayanan Kesehatan Di Masa Pandemi Covid-19 Dalam Perspektif Hukum Kesehatan. Inicio Legis, 1(1), 1–17. https://doi.org/10.21107/il.v1i1.8822
Pratama, A. T. (2015). Sistem Pengolahan Sampah Ramah Lingkungan Di Sekolah Kota Medan.
Biosel: Biology Science and Education, 4(1), 1. https://doi.org/10.33477/bs.v4i1.524
Putra, A. I., & Puteri, A. D. (2021). MASKER TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA DI SDN 005 BINUANG PADA MASA PANDEMI COVID-19. 2, 78–88.
Putra, T. I., Setyowati, N., & Apriyanto, E. (2019). Identifikasi Jenis Dan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun Rumah Tangga: Studi Kasus Kelurahan Pasar Tais Kecamatan Seluma Kabupaten Seluma. Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumber Daya Alam Dan Lingkungan, 8(2), 49–61. https://doi.org/10.31186/naturalis.8.2.9209
Sharma, H. B., Raja Vanapalli, K., Cheela, S., Ranjan, V. P., Kumar Jaglan, A., Dubey, B., Goel, S., & Bhattacharya, J. (2020). Challenges, opportunities, and innovations for effective solid waste management during and post COVID-19 pandemic. https://doi.org/10.1016/j.resconrec.2020.105052
Sunarti, L. S. (2017). Pengaruh Implementasi Program Adiwiyata Terhadap Perilaku Warga Sekolah Pada SekolahAdiwiyata Mandiri Di Kota Pekanbaru. 4, 139–147.
Wardhana, A., Ramadhanti, D. P., Aryani, F. D., & Paputungan, M. (2021). Membuang Masker
Medis Sekali Pakai Di Rumah Qur ’ an Generasi Muslim.
WHO. (2020). Anjuran mengenai penggunaan masker untuk anak-anak di tengah masyarakat dalam konteks COVID-19. 21–25.
Widiyaningrum, P., & Purwantoyo, E. (2015). Evaluasi Partisipasi Siswa Dalam Pengelolaan Sampah Untuk Mendukung Program Sekolah Adiwiyata. Indonesian Journal of Conservation, 4(1).
Wu, Y. C., Chen, C. S., & Chan, Y. J. (2020). The outbreak of COVID-19: An overview. Journal of the Chinese Medical Association, 83(3), 217–220. https://doi.org/10.1097/JCMA.0000000000000270
Yolarita, E. (2011). Pengelolaan sampah dengan prinsip 3R di kota solok.
Putra, R. A. (2021) ‘Limbah Medis Meningkat Selama Pandemi, LIPI Tawarkan Metode Rekristalisasi’, DW Indonesia, 18 Februari [Online]. Available at: https://www.dw.com/id/metode-rekristalisasi-untuk-solusi-penanganan-limbah- medis/a-56606464 (Accessed: 28 Desember 2021).
Saptoyo, R. D. A., (2021). Tiap Semenit Terdapat 2,8 Juta Limbah Masker Sekali Pakai di Bumi. Kompas.com. Diakses pada https://www.kompas.com/tren/read/2021/05/11/120500265/tiap-semenitterdapat-2- 8-juta-limbah-masker-sekali-pakai-di-bumi?page=all, diakses 05/1/22, 09:23.






