Lingkungan dalam Pembelajaran dan Pengajaran Matematika yang Memunculkan 4c Abyility sebagai Penyiapan SDM Unggul di Era Revolusi Industri 4.0

##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Hery Sutarto

Abstrak

Lingkungan sebagai ruang kelas dan sumber belajar telah lama di dengungan, tetapi berhenti hanya pada tataran wacana. Pelaksanaanya matematika sudah mapan di ajarkan di dalam kelas-kelas yang hanya berisi sekumpulan konsep yang diajarkan oleh guru yang selanjutnya dipakai dalam menyelesaikan latihan-latihan matematika. Pekerjaan yang ada dalam kelas-kelas matematika yang sifatnya mekanistik. Hal ini juga jauh dari apa yang hendak di sasar bahwa matematika sesuai dengan tujuannnya yakni melatih siswa untuk menjadi pemecah masalah (problem solver), melatih penalaran (reasoning and proof), komunikasi (communication), koneksi (connection), dan representasi (representation). Kemampuan-kemampuan tersebut dalam era revolusi industri 4.0 yang disebut sebagai 4C ability, yakni creative and innovation thinking, critical thinking and problem solving, communication, dan collaborative. Artikel ini memaparkan bagaiman lingkungan benar-benar menjadi ruang-ruang kelas dan sumber belajar yang dapat memunculkan dan meningkatkan kemampuan 4C pada kelas-kelas matematika untuk menyiapkan SDM unggul di Era Revolusi Industri 4.0.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

##submission.howToCite##
SUTARTO, Hery. Lingkungan dalam Pembelajaran dan Pengajaran Matematika yang Memunculkan 4c Abyility sebagai Penyiapan SDM Unggul di Era Revolusi Industri 4.0. Prosiding SENAMKU, [S.l.], v. 1, p. 465-476, des. 2018. ISSN 2477-4812. Tersedia pada: <https://journal.uhamka.ac.id/index.php/senamku/article/view/2763>. Tanggal Akses: 14 des. 2019
Bagian
Articles

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

##plugins.generic.recommendByAuthor.noMetric##