Main Article Content

Abstract

Islamic religious education is a right for all children, including children with special needs, especially disability or disorder of social disorders and deviant behavior. These conditions require a new approach in Islamic religious education, thus forming a noble. The purpose of this study was to analyze the moral education of children with physical impairment in E Prayuwana Special School (SLB) Yogyakarta. This research approach is qualitative in the form of descriptive analysis. The subjects of this study were 4 children with grades 2, 3, 4 and 5 Elementary / SLB and one Teacher of Islamic Education. Data collection techniques carried out by observation, interviews and documentation. Data analysis was performed in a descriptive and analytical way. The results showed that moral education in children with physical impairment was done by conditioning good manners, worship habits, and honest behavior.

Keywords

Islamic education, tunalaras, habituation, and honesty

Article Details

How to Cite
Yarfin, L. O., & Suyadi. (2020). PENDIDIKAN AKHLAK PADA ANAK TUNALARAS DI SEKOLAH LUAR BIASA PRAYUWANA YOGYAKARTA. Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 68-85. https://doi.org/10.22236/jpi.v11i1.5036

References

    Aini Mahabbati, “Pendidikan Inklusi untuk Anak dengan gangguan emosi dan Perilaku(tunalaras)”,Pendidikan Khusus Vol.7 no. 2, (UNY”, FIP Pendidikan Luar Biasa, 2010), 54
    Ajat Sudrajat, hubungan antara pola asuh orang tua dan ketaatan beribadah dengan perilaku sopan santun peserta didik. Pendidikan IPS volume 2,(PPS”,Univeritas Negri Yogyakarta, 2015), 192.
    Al-Qur’an (surah Abasa [80]: 1-4)
    Amin Zamroni, strategi pendidikan akhlak anak,vol. 12,( SAWWA, Universitas Islam Agung 2017), 242.
    Chusnul Muali, pendidikan akhlak perspektif Al gazali, Ilmu Tarbiyah. vol. 7, no. 2,(At- Tajdid”, Univeritas Nurul Jadid Paiton,2018 ), 197.
    Deden Saepul Hidayat. & Wawan, pendidikan anak berkebutuhan Khusus (tunalaras) Jilid I ( Luxima”, Wawan, 2013),
    Desfa Yusmaliana, S. (2019). Pengembangan Imajinasi Kreatif Berbasis Neurosains dalam Pembelajaran Keagamaan Islam. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 14(2), 267–296. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.21043/edukasia.vi4i2.4213
    Desy dwi ratnasari, Metode bimbingn akhlak terhadap perlaku anak tunalaras di SLB E Prayuwana Yogyakrta ( UIN”, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, 2014), xi
    Dwi Garnis, studi komprasi pembiasaan akhlak terpuji pada taman kanak-kanak asiyah bustanul athfal 1, studi komprasi, ( PG-PAUD”, Univeritas muhammadiyah Sukabumi, 2017), 43
    Fitriah M. Suud, kejujuran dalam prespektif psikologi Islam, psikologi Islam, vol. 4,(PSI”, Univeritas Gajah Mada, 2017).
    Hasil wawancara kepala sekolah Ernaningsih. Di SLB E Prayuwana Yogyakrta, pada tanggal 30 agustus 2019 pukul 10:00.
    Hasil wawancara Trianto, pengampuh PAI. di SLB E Prayuwana Yogyakarta, pada tanggal 25 agustus 2019 pukul 08:00.
    Ibrahim Bafadhol, pendidikan akhlak dalam perspektif Islam, Vol. 06 No.12, (PAI”, STAI Al Hidyah Bogor, 2017),57.
    Mahamudi, urgensi pendidikan akhlak Ibnu Qayyim,” Ta’dibuna, vol. 8, no. 1, (Ta’dibuna”, univeritas Islam bandung, 2019),5
    Mahmud.,Pemikiran Pendidikan Islam, (UIN”, Sekolah GD, 2011), 21.
    Muda menghafal 100 hadist/ Said Yai bin Imanul Huda, Jilid I, (Darus Sunnah”, Cet 1, 2016), 4.
    Muhammad Efendi, pengantar Psikopedagogik Anak Berkelainan, Jilid I, (Bumi Aksara, Cet, 2008, ), 24.
    Mentari Marwa, pengetahuan sikap dan keterampilan guru sebagai prevensi terhadap kekerasan seksual pada anak. An-nafs: kajian dan penelitian psikologi vol. 1, ( An_ Nafas, IAI Tribakti, 2016).
    Maria M Minarsih, pengaruh sikap mandiri, lingkungan keluarga dan motivasi terhadap minat berwirausaha para remaja, of mangement, volume 2,(MFK”, Universitas Pandanaran Semarang, 2016), 34.
    Najmi Hayati, hubungan penggunaan media pembelajaran audio visual dengan minat peserta didik pada pembelajaran pendidikan agama Islam di SMAN 1 bangkinang Kota, Vol. 14, No. 2,(Al-Hakam“, 2017), 162.
    Nur Ainiyah, Pembentukan Karakter melalui Pendidikan Agama Islam, Al-Ulmu volume. 13 Nr 1,(Al- Ulum”, Universitas Negeri Semarang, 2013 ),29
    Nur Ainiyah, Pembentukan Karakter melaluiPendidikan Agama Islam, Al-Ulmu volume. 13 Nr 1,(Al- Ulum”, Universitas Negeri Semarang, 2013), 36
    Rahman Ritonga, Akhlak Merakit Hubungan Denga Sesama, Jilid I, (Surabaya: Amelia Surabaya, 2005) 13-19.
    Somantri T. Sutjihati, Psikologi Anak, Jilid II, ( GMD : Refika Aditama ,Cet 1, 2016), 140.
    Saifullah, konsep pembentukan karakter siddiq dan amanah pada anak melalui pembiasaan puasa sunat, mudarrisuna volume 7, Nomor 1,(UIN”, Ar- Raniry Bnda Aceh, 2017), 91-92.
    Suyadi. (2013). Strategi Pembelajaran Pendidikan Karakter. Rosdakarya. https://www.tokobukurahma.com/strategi-pembelajaran-pendidikan-karakter-suyadi/#.WshAtdRubIU
    ____, (2016). Teori Pembelajaran Anak usia Dini Dalam Kajian Neurosains. Remaja Rosdakarya. http://www.bukukita.com/Orang-Tua-dan-Keluarga/Psikologi-&-Pendidikan-Anak/129444-Teori-Pembelajaran-Anak-usia-Dini-Dalam-Kajian-Neurosains.html
    ____, (2017). Pendidikan Islam Inklusi Humanis Dan Religius. Tajdidukasi, 7(2), 15–27. https://doi.org/10.31332/am.v9i1.773
    ____, (2018a). Pendidikan Islam Anak Usia Dini Dalam Perspektif Neurosains: Robotik Akademik Dan Saintifik. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 13(2), 231–262. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.21043/edukasia.v13i2.3255
    ____, (2018b). Rekonstruksi Filsafat Tarbiyah: Telaah Atas Pemikiran Abbas Mahjub. Tajdidukasi: Jurnal Penelitian Dan Kajian Pendidikan, 8(2).
    Suyadi dan Maulidya Ulfa. (2013). Konsep Dasar PAUD. Remaja Rosdakarya.
    Suyadi, K. Z. P. &. (2016). Bimbingan dan Konseling PAUD. Rosda Karya.
    Suyadi, S. (2019). Immunology Pedagogical Psychology of Pesantren Kindergarten: Multicase Study at Pesantren Kindergarten in Yogyakarta. Addin, 13(1), 57. https://doi.org/10.21043/addin.v13i1.3510
    ____, Saifurrahman &. (2019). Desain Pembelajaran Keagamaan Islam Berbasis Neurosains. Al-Murabbi: Jurnal Studi Kependidikan Dan KeIslaman, 6(1), 55–73. http://dx.doi.org/10.1186/s12909-017-0855-x%0Ahttp://dx.doi.org/10.1080/2331186X.2016.1264173
    ____, (2018). The Synergy of Arts, Science, and Islam in Early Childhood Learning in Yogyakarta. Tarbiya: Journal of Education in Muslim Society, 5(1), 30–42. https://doi.org/10.15408/tjems.v5i1.7934
    St Daroja, Metode penanaman Akhlak dalam Pembentukan PerilakuSiswa MTs N Ngawen Gunungkidul, Pendidikan Madrasah, Volume 1, Nomor 2, (GMMSY”, Pendidikan Madrash, 2006), 238
    Syaepul Manan, pembinaan akhlak mulia melalui ketaladanan dan pembiasaan, Vol. 15 no.No 1,(Ta’lim:, Pendidikan Agama Islam, 2017), 54.
    Tiara Rahyu, perilaku anak tunalaras di SLB E ditinjau dari aspek sosial budaya yogakarta, jassi_anakku volume 18 nomor2,(JASSI, Universitas pendidikan indonesia, 2017), 71.
    Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional, Jilid I, (Bandung: Fokus Media, 2009), 2.
    Yanti, Syukri, Hilda, peningkatan kemampuan membedakan perilaku bauk dan buruk PAUD ADINDA MELAWI, ( SPG”, Pendidikan Anak Usia Dini, 2016), 2
    Wulandari, A., & Suyadi, S. (2019). Pengembangan Emosi Positif Dalam Pendikan Islam Perspektif Neurosains. Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(1), 51–67. https://doi.org/10.19109/tadrib.v5i1.3016