Main Article Content

Abstract

The equality of the rights of men and women is not only in a career in the world of work during, but more importantly in the review of Islamic philosophy is the equal right to education both religious and general education. The purpose of this article is to examine how the resilience of women's education in the philosophy of Islamic education. This study uses a literature review approach, first the author examines how the resilience of women's education then views of some Muslim philosophers on women's education. Furthermore, it examines the role and position of women, the verses of the Koran that deal with the role of women, children's education and women's education and women's public space in the perspective of Islamic education philosophy. This article concludes that in Islam every Muslim male and female are required to know about aqeedah, halal and haram and other legal issues, so that the position of women is equal to men in obtaining teaching with the provisions that they must be able to maintain their nature as Muslim women and there are no restrictions in getting more knowledge for women than that Islam gave them the right to learn in the same opportunities as men, even the Prophet Muhammad gave permission for them to go out to prepare their future on condition that they should cover their genitals.

Keywords

Resilience, Women's Education and Islamic Education Philosophy

Article Details

How to Cite
Fadli, M., & Sabaruddin. (2020). RESILIENSI PENDIDIKAN PEREMPUAN DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM. Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 17-30. https://doi.org/10.22236/jpi.v11i1.5031

References

    Abbas. (2012). Perempuan Dalam Pandangan Agama (Studi Gender Dalam Perspektif Islam). Muwâzâh, 2(2), 189–198.
    Adinugraha, H. H. (2018). Kewenangan dan kedudukan perempuan dalam perspektif gender : suatu analisis tinjauan historis. 17(1), 42–62.
    Aminah. (2015). Pemikiran Kartini Terhadap Pendidikan Perempuan Dalam Prespektif Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 4(1).
    Arisandy, N. (2016). Pendidikan dan karir perempuan. XV(2), 125–135.
    Arriaty. (2014). Wanita Karier Dalam Pandangan Islam. Jurnal A, 7(2), 448–457. https://doi.org/10.30863/annisa.v11i2.329
    Astuti, S. (2016). Peran Perempuan dalam Perkembangan Pendidikan Islam di Aceh (Kajian Terhadap Kontribusi Wanita dalam Tinjauan Sejarah). Jurnal Al-Maiyyah, 9(2), 189–204.
    Choirunniswah. (2012). Feminisme Dalam Pendidikan. Jurnal An NIsa’a, 7(2), 19–34.
    Dahlan, S., Sari, R., & Mansor, R. (2019). Kompetensi Pedagogik: Sebuah Tinjauan tentang Internalisasi Nilai-Nilai Karakter pada Pembelajaran Matematika SD. Suska Journal of Mathematics Education, 5(1), 9. https://doi.org/10.24014/sjme.v5i1.6318
    Dhomirotul Firdaus, Z. A. (2019). Pendidikan Perempuan Perspektif Quraish Shihab Dalam Tafsir Al Misbah. Jurnal Pendidikan Islam, 53(9), 1689–1699. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004
    Djamdjuri, D. S. (n.d.). Pendidikan perempuan di tengah isu kesetaraan gender dewi suriyani djamdjuri.
    Ganiem, L. M. (2016). Pemberdayaan Perempuan Miskin Kota Melalui Pendidikan. Aspikom, 3(2), 239–255.
    Harun AR, M. Q. (2015). Rethinking Peran Perempuan Dalam Keluarga. KARSA: Jurnal Sosial Dan Budaya Keislaman, 23(1), 17. https://doi.org/10.19105/karsa.v23i1.607
    Hidayat, R. (2011). Bias Gender Dalam Prestasi Akademik Laki-laki: Studi tentang Perbandingan Prestasi Akademik Laki-laki Laki-laki dan Perempuan di SMA 12 Bekasi. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 17(4), 472. https://doi.org/10.24832/jpnk.v17i4.42
    Iai, S., Al-Ayyubi, S., & Bekasi, T. (2015). Hak Perempuan Untuk Pendidikan Dan Pengajaran Dalam Perspektif Islam. 2(1), 21–42.
    Jailani, I. A. (2012). Reorientasi Daya Tawar Peran Perempuan Dalam Ruang Publik Pada Ranah Organisasi Sosial Islam. Musdwa, 11(1), 25–46.
    Luciana, L. (2019). Pendidikan Wanita Dalam Persfektif Filsafat Pendidikan Islam. Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman, 4(1), 92. https://doi.org/10.31604/muaddib.v1i1.795
    Magdalena, R. (2017). Kedudukan Perempuan Dalam Perjalanan Sejarah (Studi Tentang Kedudukan Perempuan dalam Masyarakat Islam). Harkat An-Nisa: Jurnal Studi Gender Dan Anak, II(1), 13–36.
    Muhammad, H. (2014). Islam dan Pendidikan Perempuan. Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 231. https://doi.org/10.14421/jpi.2014.32.231-244
    Murata, S. (1999). The Tao of Islam: Kitab Rujukan tentang Relasi Gender dalam kosmologi dan Teologi Islam. Mizan.
    Nizar, S. (2008). Pendidikan Perempuan: Kajian Sejarah yang Terabaikan Oleh: Samsul Nizar ∗. Lentera Pendidikan, 11(1), 1–18.
    Pawitasari, E. (2015). Pendidikan Khusus Perempuan: Antara Kesetaraan Gender dan Islam. Tsaqafah, 11(2), 249. https://doi.org/10.21111/tsaqafah.v11i2.268
    Prantiasih, A. (2014). Reposisi peran dan fungsi perempuan. Jurnal Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 27(1), 1–6.
    Ramdan, A. Y., & Fauziah, P. Y. (2019). Peran orang tua dan guru dalam mengembangkan nilai-nilai karakter anak usia sekolah dasar. Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar Dan Pembelajaran, 9(2), 100. https://doi.org/10.25273/pe.v9i2.4501
    Sabaruddin. (2018). Parents’ Involvement In Improving Character Of Children Through Mathematics Learning. Peuradeun, 6(1), 41–50. https://doi.org/doi: 10.26811/peuradeun.v6i1.178
    Saiful, M. (2016). Importance of Girls’ Education as Right: A Legal Study From Islamic Approach. Beijing Islamic Foundation.
    Sofiani, T. (2009). Membuka ruang partisipasi perempuan dalam pembangunan. Muwâzâh, 1, 64–72.
    Suyatno, S. (2013). Sekolah Islam terpadu; Filsafat, ideologi, dan tren baru pendidikan Islam di Indonesia. Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 355. https://doi.org/10.14421/jpi.2013.22.355-377
    Syamsudin. (2010). Studi Alquran; Metode & Konsep. Elsaq Press.