Sistem Penghantaran Obat Ko-Amorf: Preparasi dan Pemilihan Koformer

Muhammad Lukman Nur Hakim, Taofik Rusdiana

Abstract

Saat ini berbagai macam metode dan teknik untuk memperbaiki sifat fisik seperti kelarutan dan disolusi dari obat-obat golongan BCS (Biopharmaceutical Classification System) kelas II dan IV telah banyak dikaji, diantaranya sistem penghantaran obat ko-amorf. Sistem penghantaran obat ko-amorf (co-amorphous drug delivery system) adalah sistem penghantaran obat dengan kombinasi dari dua atau lebih komponen dengan bobot molekul yang rendah dan membentuk sistem fase tunggal homogen. Sistem ko-amorf memiliki keunggulan kelarutan dan kestabilan yang tinggi dibandingkan sistem lain seperti kokristal karena interaksi antarmolekul yang spesifik. Tujuan review ini adalah untuk mengkaji aspek preparasi dan pemilihan co-former dalam menghasilkan sistem ko-amorf yang baik. Metode pada review ini yaitu studi literatur dengan hasil berupa teknik preparasi, pemilihan zat aktif, kombinasi dengan eksipien, sampai dengan metode serta mekanisme yang diperoleh harus diperhatikan dalam formulasi. Parameter yang berpengaruh dalam pemilihan co-former yang baik adalah sifat fisikokimia zat aktif serta eksipien dan tendensi kristalisasi materi.

Full text article

Generated from XML file

References

Read More

Authors

Taofik Rusdiana
taofikr@gmail.com (Primary Contact)
Hakim, M. L. N. and Rusdiana, T. (2022) “Sistem Penghantaran Obat Ko-Amorf: Preparasi dan Pemilihan Koformer”, Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian, 9(2), pp. 77–86. doi: 10.22236/farmasains.v9i2.7121.

Article Details