Aktivitas Analgesik Ekstrak Daun Liligundi (Vitex trifolia L.) Pada Mencit

Putu Era Sandhi Kusuma Yuda, Ni Made Wiwik Setiawati, Ni Luh Kade Arman Anita Dewi, Dwi Arymbhi Sanjaya, Erna Cahyaningsih

Abstract

Penggunaan obat antiinflamasi non steroid (AINS) pada nyeri kronis dalam jangka waktu panjang dapat menimbulkan efek samping terutama gangguan pada saluran pencernaan sehingga diperlukan agen alternatif yang lebih aman terutama dari herbal. Dalam Usada Bali, salah satu tanaman yang digunakan untuk mengurangi nyeri adalah Liligundi (Vitex trifolia L.) famili Lamiaceae. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan aktivitas analgesik ekstrak daun Liligundi pada mencit. Daun Liligundi diekstraksi menggunakan pelarut alkohol 70% dilanjutkan dengan skrining fitokimia dan uji aktivitas analgesik menggunakan metode induksi panas (hot plate) suhu 55°C pada 20 ekor mencit yang terbagi menjadi empat kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif diberikan Tween 80, kelompok kontrol positif diberikan Ibuprofen 52 mg/kg BB, dan perlakuan Ekstrak Daun Liligundi (EDL) dosis 250 mg/kg BB dan 500 mg/kg BB. Waktu respon nyeri pada mencit diukur pada menit ke-30 ditandai dengan gerakan melompat ataupun menjilat kaki setelah diletakkan diatas hot plate. Data dianalisis secaraOne Way ANOVA dilanjutkan dengan uji Tukey.Dari hasil penelitian diperoleh bahwa EDL mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, tanin dan terpenoid. EDL dosis 250 mg/kgBB dan 500 mg/kgBB mampu memperpanjang respon nyeri secara bermakna dibandingkan kontrol negatif  dan menghasilkan waktu respon nyeri yang lebih panjang secara bermakna dibandingkan Ibuprofen (p<0.05).

Full text article

Generated from XML file

References

Read More

Authors

Putu Era Sandhi Kusuma Yuda
sandhikusumayuda@gmail.com (Primary Contact)
Ni Made Wiwik Setiawati
Ni Luh Kade Arman Anita Dewi
Dwi Arymbhi Sanjaya
Erna Cahyaningsih
Yuda, P. E. S. K., Setiawati, N. M. W., Dewi, N. L. K. A. A., Sanjaya, D. A. . and Cahyaningsih, E. (2020) “Aktivitas Analgesik Ekstrak Daun Liligundi (Vitex trifolia L.) Pada Mencit”, Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian, 6(2), pp. 73–78. doi: 10.22236/farmasains.v6i2.5135.
Copyright and license info is not available

Article Details