STUDI HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR-AKTIVITAS, MOLECULAR DOCKING DAN EVALUASI IN VITRO BEBERAPA FLAVONOID TANAMAN SEBAGAI COX-2 INHIBITOR

  • Dadan Suryasaputra Fakultas Farmasi, Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Rina Anugrah Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Jenderal Achmad Yani,Cimahi.
  • Algi Ikhsan Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Jenderal Achmad Yani,Cimahi
  • Rismaya Rismaya Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Jenderal Achmad Yani,Cimahi
Keywords: HKSA, Molecular docking, COX-2 inhibitor, Flavonoid, in vitro

Abstract

Flavonoid merupakan senyawa turunan polifenol, yang memiliki aktivitas antiinflamasi dan dianggap sebagai kelompok baru antinflamasi dengan menghambat enzim COX-2, contohnya hesperidin, diosmin, dan ginkgetin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi beberapa flavonoid (luteolin, kaemferol, apigenin, kuersetin, kuersitrin, katekin, baikalein, rutin, dan mirisetin) sebagai inhibitor selektif COX-2 secara hubungan kuantitatif struktur aktivitas (HKSA), molecular docking dan potensinya terhadap enzim COX-2 secara in vitro. Flavonoid yang diprediksikan menggunakan HKSA memiliki aktivitas adalah rutin, quersitrin, mirisetin dan quersetin dengan nilai aktivitas log(1/IC50prediksi) berturut-turut 7.52 μM; 6.25 μM; 5.48 μM; dan 5.46 μM. Dari hasil uji molecular docking terhadap enzim COX-2 diperoleh 4 flavonoid potensial yaitu; mirisetin, kuersetin, catechin, and apigenin, dengan RMSD 0,2301 ± 0,0185 dan nilai ΔG-nya berturut-turut: -8.57; -8.34; -8.68; and -8.54 (kcal/mol). Ligan yang memiliki potensi terhadap reseptor target dilakukan pengujian aktivitas inhibisi COX-2 secara in vitro dilakukan dengan teknik ELISA yaitu rutin, quersetin dan mirisetin, dengan persen inhibisi 42,9%; 40,26%; 53,53% dan celecoxib sebagai pembanding dengan 57,32% inhibisi. Ketiga flavonoid ini berpotensi dikembangkan sebagai inhibitor COX-2.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agista, Dany D, Purnomo H, Tegar M, Nugroho AG. Interaksi senyawa aktif dari Aeglemarmelos correa. sebagai anti-inflamasi dengan reseptor COX-1 dan COX-2. Trad. Med. J. 2013;18(2): 80.

Botting RM. 2006. Cyclooxygenase: Past, present and future. J. Therm. Bio. 2004;1017(31): 208.

Brahmachari G, Jash SK, Mandal LC, Mondal A dan Roy R. Cyclooxygenase (COX) – inhibitory flavonoid from Limnophila heterophylla. Rasāyan journal of chemistry. 2008;1(2):288-291.

Damon M, Flandre O dan Fichel F. Effect of chronic treatment with a purified flavonoid fraction on inflammatory granuloma in the rat: Study of prostaglandin E2 and F2 and thromboxane B2 release and histological changes. Arzneimittel-Forschung. 1987;37(10):1149-1153.

Kim H.K, Son KH, Chang HW, Kang SS dan Kim HP. Inhibition of rat adjuvant-induced arthritis by ginkgetin and biflavone. Planta Med. 1999;65:465-467.

Kitchen DB, Decornez H, Furr JR dan Bajorath J. Docking and scoring in virtual screening for drug discovery: Methods and applications. Nature review, Drug Discovery. 2004;3:935-949.

Leval XD, Delarge J, Somers F, Tullio PD, Henrotin Y, Pirotte B dan Dogné JM. 2000. Recent advances in inducible cyclooxygenase (COX-2) inhibition. Current Medicinal Chemistry. 2000;7:1041-1062.

Madeswaran A, Umamaheswari M, Asokkumar K, Thirumalaisamy, Sivashanmugam, Subhadradevi V dan Jagannath P. In silico docking studies of cyclooxygenase inhibitory activity of commercially available flavonoids. Asian Journal of Pharmacy and Life Science. 2012;2 (2):174-181.

Morris GM dan Lim-Wilby M. Molecular docking, methods in molecular biology, dalam Kukol, A, Molecular modeling of proteins. Humana Press, Totowa, New Jersey. 2008: 365-382.

Pradelles P, Grassi J, and Maclouf J A. Enzyme immunoassays of eicosanoids using acetylcholinesterase as label: An alternative to radioimmunoassay. Anal. Chem. 1985;57:1170-1173.

Rathee P, Chaudhary H, Rathee S, Rathee D, Kumar V dan Kohli K. Mechanism of action of flavonoids as anti-inflammatory agents: A Review. Inflammation & Allergy - Drug Targets. 2009;8:229-235.

Siswandono, Soekardjo B. Kimia Medisinal. Jilid 1. Surabaya: Airlangga University Press; 2011. Hal. 255-276.

Strzelecka M, Bzowska M, Kozie£ K, Szuba B, Dubiel O, nunez DR, Heinrich M, dan Beretaanti J. Inflammatory effects of extracts from some traditional mediterranean diet plants. Journal of physiology and pharmacology. 2005;56(1):139.156.

Tahir I, Wijaya K, dan Widianingsih D. Hubungan Kuantitatif Struktur-Aktivitas Antiradikal Senyawa Turunan Flavon/Flavonol Berdasarkan Pendekatan Free Wilson. Semarang: Universitas diponegoro; 2003.

Taylor RD, Jewsbury PJ dan Essex JW. A review of protein-small molecule docking methods. Journal of Computer-Aided Molecular Design. 2002;16: 151–166.
Published
2019-10-21
How to Cite
Suryasaputra, D., Anugrah, R., Ikhsan, A., & Rismaya, R. (2019). STUDI HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR-AKTIVITAS, MOLECULAR DOCKING DAN EVALUASI IN VITRO BEBERAPA FLAVONOID TANAMAN SEBAGAI COX-2 INHIBITOR. Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian, 6(1), 27-33. https://doi.org/10.22236/farmasains.v6i1.2562
Section
Articles