Penentuan Aktivitas Antibakteri Kitosan Cilamaya Terhadap Staphylococcus aureus

Patihul Husni, Junaedi Junaedi, Dolih Gozali

Abstract

Plak gigi merupakan suatu lapisan biofilm yang tersusun atas sel-sel dari koloni mikroorganisme pada permukaan gigi yang berperan sangat dominan dalam pembentukan karies gigi. Salah satu penyebab timbulnya plak adalah bakteri Staphylococcus aureus. Kitosan dari cangkang rajungan (Portunus pelagicus) diketahui memiliki aktivitas antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah menguji potensi kitosan dari cangkang rajungan yang diperoleh dari pantai Pasir Putih, Cilamaya, Karawang sebagai zat antibakteri. Uji aktivitas antibakteri kitosan dilakukan terhadap bakteri S. aureus dengan nilai konsentrasi hambat tumbuh minimum (KHTM) pada konsentrasi 0,05–0,1% dan konsentrasi bunuh minimum (KBM) pada konsentrasi 0,1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas antibakteri terhadap S. aureus terjadi pada konsentrasi 0,4% dan 0,8% berdasarkan zona hambat. Kesimpulan studi ini adalah kitosan dari cangkang rajungan menunjukkan potensinya sebagai agen antibakteri.

Full text article

Generated from XML file

References

Read More

Authors

Patihul Husni
patihul.husni@unpad.ac.id (Primary Contact)
Junaedi Junaedi
Dolih Gozali
Husni, P., Junaedi, J. and Gozali, D. (2024) “Penentuan Aktivitas Antibakteri Kitosan Cilamaya Terhadap Staphylococcus aureus”, Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian, 11(1), pp. 36–47. doi: 10.22236/farmasains.v11i1.14588.

Article Details