Pengaruh Metode Pengeringan terhadap Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Physalis angulata L.

Sri Luliana, Hafrizal Riza, Ilham Iswahyudi

Abstract

Proses pengeringan diperlukan untuk mempertahankan mutu suatu simplisia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pengeringan terhadap aktivitas antioksidan daun ciplukan (Physalis angulata L.). Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan terhadap metode pengeringan dengan menggunakan angin, matahari tidak langsung dan oven, serta sampel segar tanpa pengeringan. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode 2,2-difenil-1-pikrilhidrazil (DPPH). Nilai IC50 sampel pengeringan angin, matahari tidak langsung, oven dan segar berturut-turut adalah 46,42 ± 3,37; 34,33 ± 2,24; 77,91 ± 3,44 and 57,63 ± 4,33 μg/ml. Berdasarkan data hasil penelitian, kami menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan (p<0,05) pada nilai aktivitas antioksidan tiap sampel yang dikeringkan dengan metode yang berbeda.

Full text article

Generated from XML file

References

Read More

Authors

Sri Luliana
Hafrizal Riza
Ilham Iswahyudi
ilhamngabang@gmail.com (Primary Contact)
Luliana, S., Riza, H. and Iswahyudi, I. (2019) “Pengaruh Metode Pengeringan terhadap Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Physalis angulata L”., Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian, 5(1), pp. 15–19. doi: 10.22236/farmasains.v5i1.1231.
Copyright and license info is not available

Article Details