ISOLASI DAN UJI SIFAT FISIKOKIMIA PATI DARI BIJI KARET (Hevea brasiliensis)

  • jelly permatasari sekolah tinggi ilmu kesehatan harapan ibu jambi
  • Uce Lestari 2Program Studi Farmasi, Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Jambi, Jambi
  • Resti Widyastuti Program Studi Farmasi, STIKES Harapan Ibu Jambi, Jambi

Abstract

Pati biji karet (Hevea Brasiliensis) merupakan salah satu pati yang berpotensi sebagai bahan tambahan dalam industri farmasi. Penelitian ini bertujuan mengisolasi dan untuk mengetahui sifat fisikokimia pati dari biji karet. Pati biji karet diisolasi dengan cara melakukan penghalusan sampel dengan blender, penyaringan, pengendapan, pengeringan pada suhu 50oC selama lima hari dan pencucian dengan heksan. Diperoleh randemen sebesar 0.974%, susut pengeringan 4.30%, kadar abu 0.5%, daya pengembangan 4.510 g, % kelarutan 83.5%, bobot jenis benar 1.270 g/cm3, bobot jenis nyata 0.347 g/cm3, bbot jenis mampat 0.55 g/cm3, faktor Hausner 1.5, % kompresibilitas 36.9%, porositas 51% dan diameter ukuran partikel sebesar 27.9 𝜇𝑚. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa isolasi pati dari biji karet dapat dilakukan dan diperoleh pati yang baik dan memenuhi persyaratan resmi dari farmakope Indonesia dan Handbook of Pharmaceutical Excipients  edisi enam untuk hasil uji organoleptis, mikroskopis, susut pengeringan, kadar abu, daya pengembangan dan % kelarutan, bobot jenis benar, bobot jenis nyata, bobot jenis mampat dan distribusi ukuran partikel. Sedangkan data organoleptis, faktor Hausner, kompresibilitas, dan porositas termasuk kategori tidak baik.

References

Eka, H. D., Tajul Aris, Y., & Wan Nadiah, W. A. (2010). Potential use of Malaysian rubber (Hevea brasiliensis) seed as food, feed and biofuel. International Food Research Journal, 17(3), 527–534.
Depkes RI. 1995. Farmakope Indonesia Edisi Empat, Jakarta: Departmen Kesehatan Republik Indonesia. 107-108.
Depkes RI. 1979. Farmakope Indonesia Edisi Ketiga, Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 93-94.
Direktorat Jenderal Perkebunan. (2015). Statistik Perkebunan Indonesia 2014-2016. 10-11
Fatimah, Susanti, S., Rahmah, A & Ariyani. (2014). Potensi Biji Karet (Havea Brasiliensis) Sebagai Bahan Pembuatan Sabun Cuci Tangan Penghilang Bau Karet. Jurnal Teknologi & Industri, 3(1), 43-46.
Fidyaningsih, R., Pravitasari, R. D., Aprilia, L., & Purwati, H. (2015). Pembuatan Serbuk Tembaga Berukuran Di Bawah 1 Mikron Dengan Metode Elektolisis. SNF2015-VII-127SNF2015-VII-128, IV, 127–132.
Gilang, R., Affandi, D. R., & Ishartani, D. (2013). Karakteristik Fisik danKimia Tepung Koro Padang (Canavalia Ensiformis) Dengan Variasi Perlakuan Pendahuluan Jurusan Teknologi Hasil Pertanian UniversitasSebelas Maret, 2(3), 34-42.
Haley, S., 2009, Methylparaben, In : Rowe, R. C., Sheckey, P. J., & Quinn, M. E.(eds.), Handbook of
Pharmaceutical Excipients, Sixth Edition, 441-444, London, Pharmaceutical Press and American Pharmacists Association.
Jufri, M., Dewi, R., Ridwan, A., & Firli. (2006). Studi Kemampuan Pati Biji Durian Tablet Ketoprofen Secara Granulasi Basah. Majalah Ilmu Kefarmasian, III(2), 78–86.
Mintaria, S. 11 Mei 2016. Dinas Perkebunan Pemerintah Provinsi Jambi, Diakses 16 november2016darihttp://disbun.jambiprov.go.id/berita-237-sekilas-jambi.html.
Ratnaningtyas, D. A., & Putri, W. D. R. (2014). Karakterisasi Sifat Fisikokimia Pati Ubi Jalar Oranye Hasil Modifikasi Perlakuan STPP ( Lama Perendaman dan Konsentrasi ). Jurnal Pangan dan Agroindustri, 2(4), 68-77.
Rivai, R. R., Damayanti, F., & Handayani, M. (2015). Pengembangan Potensi Biji Karet (Hevea brasiliensis) Sebagai Bahan Pangan Alternatif Di Bengkulu Utara. Pros Sem Nas Masy Biodiv Indon, 1(2), 343-346.
Rohmah, M. 2012. Karakterisasi Fisikokimia Tepung Dan Pati Pisang Kapas (Musa comiculata). Jurnal Teknologi Pertanian, 8(1), 20-24.
Soemargono.,& Mulyadi, E. (2011). Proses Produksi Biodiesel Berbasis Biji Karet. Jurnal Rekayasa Proses, 5(2), 40-44.
Suhery, W. N., Anggraini, D., & Endri, N. (2015). Pembuatan Dan Evaluasi PatiTales (Colocasia Esculenta Schoot) Termodifikasi Dengan Bakteri Asam Laktat (Lactobacillus sp). Sains Farmasi & Klinis, 1(2), 207-214.
Syamsunarno, M. B., & Sunarno, M. T. D. (2014). Kajian Biji Karet (Hevea Brasiliensis) Sebagai Kandidat Bahan Baku Pakan Ikan. Jurnal Ilmu Pertanian Dan Perikanan, 3(2), 136-142
Syofyan., Yanuarto, T., & Octavia, M. D. (2015). Pengaruh Kombinasi Magnesium Stearat dan Talkum Sebagai Lubrikan Terhadap Profil Disolusi Tablet Ibuprofen. Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 1(2), 195-205.
Published
2019-08-22
How to Cite
PERMATASARI, jelly; LESTARI, Uce; WIDYASTUTI, Resti. ISOLASI DAN UJI SIFAT FISIKOKIMIA PATI DARI BIJI KARET (Hevea brasiliensis). Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian, [S.l.], v. 5, n. 1, p. 9-14, aug. 2019. ISSN 2621-9816. Available at: <https://journal.uhamka.ac.id/index.php/farmasains/article/view/1184>. Date accessed: 15 sep. 2019. doi: https://doi.org/10.22236/farmasains.v5i1.1184.
Section
Articles