Potensi Ekstrak Etil Asetat Daun Kelubut (Passiflora foetida L.) Sebagai Agen Antihiperglikemik

Fathiah Putri Varizza, Chaerul Fadly Mochtar, Nur Lutfiah Damis, Elva, Reni Selviana Devi, Novia Misnawati Aisyiyah, Qur’anni Akhwatun Husna, Ayu Faradillah

Abstract

Daun kelubut (Passiflora foetida L.) merupakan bahan alam yang dapat digunakan sebagai pengobatan herbal penyakit diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak etil asetat daun kelubut sebagai antihiperglikemia. Digunakan rancangan the pre-posttest control group design dengan 5 kelompok perlakuan (P1: Na-CMC 1% (kontrol negatif), P2: glibenklamid (kontrol positif), P3: ekstrak etil asetat daun kelubut 250mg/kgBB, P4: ekstrak etil asetat daun kelubut 500mg/kgBB dan P5: ekstrak etil asetat daun kelubut 750mg/kgBB). Sebelum pengujian, mencit diinduksi aloksan dengan dosis 150mg/kgBB secara intraperitoneal. Mencit dengan kadar glukosa >200 mg/dL dapat diberikan perlakuan selama 6 jam secara oral. Pengukuran kadar glukosa dilakukan pada jam ke-0, 3, 4 dan 6. Data yang didapatkan lalu dianalisis menggunakan SPSS versi 26 dengan uji ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok uji ekstrak etil asetat dengan dosis 750mg/kgBB memiliki kemampuan dalam menurunkan kadar glukosa darah terbaik karena mendekati hasil dari kontrol positif glibenklamid sebagai pembanding. Perbedaan dosis juga mempengaruhi kadar glukosa darah, semakin tinggi dosis yang diberikan, maka efektivitasnya semakin meningkat.

Full text article

Generated from XML file

References

Read More

Authors

Fathiah Putri Varizza
fathiaaaptr@gmail.com (Primary Contact)
Chaerul Fadly Mochtar
Nur Lutfiah Damis
Elva
Reni Selviana Devi
Novia Misnawati Aisyiyah
Qur’anni Akhwatun Husna
Ayu Faradillah
Varizza, F. P., Mochtar, C. F., Damis, N. L., Elva, Devi, R. S., Aisyiyah, N. M., Husna, Q. A. and Faradillah, A. (2023) “Potensi Ekstrak Etil Asetat Daun Kelubut (Passiflora foetida L.) Sebagai Agen Antihiperglikemik”, Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian, 10(2), pp. 77–84. doi: 10.22236/farmasains.v10i2.11334.

Article Details