Hubungan Karakteristik dengan Gejala Penyakit Jantung Koroner

  • Fitri Cahyanti
  • Sarah Handayani
  • Retno Mardhiati

Abstract

Penyakit kardiovaskular menjadi penyebab nomor satu kematian di dunia daripada penyakit lainnya, diperkirakan sekitar 17,5 juta orang meninggal karena kardiovaskular pada 2012, mewakili 31% dari seluruh kematian di dunia (WHO, 2015). Tujuan penelitan ini adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik dan konsumsi makanan lemak tinggi dengan gejala penyakit jantung koroner pada warga kecamatan kebayoran lama jakarta selatan tahun 2016. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional menggunakan uji Chi Square. Besar Sampel dipilih menggunakan metode Cluster Sampling dengan 233 orang sampel yang akan diteliti. Instrume yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu kuesioner. 

Hasil univariat pada penelitian ini adalah berisiko terkena gejala penyakit jantung koroner sebesar 44%, berusia produktif sebesar 94%, berjenis kelamin perempuan sebesar 51%, tamat sekolah menengah atas sebesar 61%, tidak bekerja ibu rumah tangga, dan pensiunan sebesar 39,4%, memiliki pendapatan rendah sebesar 60%. Variabel yang berhubungan yaitu pekerjaan dengan gejala penyakit jantung koroner (nilai p = 0,034), dan konsumsi makanan lemak tinggi dengan gejala penyakit jantung koroner (nilai p<0,0001).

Kata Kunci : Jantung, Koroner, Lemak

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-10-25
How to Cite
Cahyanti, F., Handayani, S., & Mardhiati, R. (2018). Hubungan Karakteristik dengan Gejala Penyakit Jantung Koroner. ARKAVI [Arsip Kardiovaskular Indonesia), 2(1), 133-142. Retrieved from https://journal.uhamka.ac.id/index.php/arkavi/article/view/2437