Perilaku Pencegahan Covid Subvarian Omicron Xbb Pada Guru, Staf Dan Petugas Pelaksana SMK Muhammadiyah 02 Kota Tangerang

-

Authors

  • Ira Wahyuni Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
  • Erlina Pudyastuti Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
  • Dian Apriliana Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
  • Brithania Zelvira Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
  • Putri Iftinan Azhar Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

DOI:

https://doi.org/10.22236/ardimas.v6i2.11362

Keywords:

COVID-19, Schools, Transmission prevention, Knowledge.

Abstract

ABSTRAK

Latar belakang: Subvarian Omicron XBB merupakan salah satu varian Omicron Covid-19 dengan penularan yang cepat. Peningkatan kasus yang disebabkan oleh varian ini dikhawatirkan akan berdampak pada sistem pendidikan dengan diberlakukannya SKB (Surat Keputusan Bersama) 4 Menteri dimana akan dilakukan penutupan sistem pembelajaran tatap muka jika dalam satuan pendidikan tersebut terjadi klaster penularan dan angka positivity rate mencapai 5% atau lebih. Sistem pembelajaran melalui daring atau online bagi sebagian sekolah memiliki banyak kendala salah satunya adalah interaksi yang kurang antara guru dan murid sehingga capaian penilaiannya menjadi tidak optimal. Metode : Menganalisa situasi, menentukan prioritas masalah, membuat serta mengembangkan instrumen, survei, mempersiapakan bahan materi dan banner, dilakukan penilaian pre-test dan post test melalui google form. Solusi dan Hasil : Intervensi edukasi dan sosialisasi dilakukan secara langsung Faktor yang paling utama adalah pengetahuan dan sikap para staff maupun karyawan yang mulai berubah setelah adanya pencabutan PPKM terhadap COVID-19. Simpulan: Berdasarkan hasil pre-test dan post test kepada 30 responden setelah kegiatan intervensi, diperoleh peningkatan rata-rata pengetahuan staff dan karyawan SMK Muhammadiyah 02 Kota Tangerang

Kata Kunci : COVID-19, Sekolah, Pencegahan penularan, Pengetahuan

ABSTRACT

Background: The Omicron XBB subvariant is one of the Omicron Covid-19 variants with fast transmission. The increase in cases caused by this variant is feared to have an impact on the education system with the enactment of the SKB (Joint Decree) 4 Ministers whereby the face-to-face learning system will be closed if there is a cluster of transmission in the education unit and the positivity rate reaches 5% or more. The online learning system for some schools has many obstacles, one of which is the lack of interaction between teachers and students so that the assessment results are not optimal.Method: Analyzing the situation, determining problem priorities, creating and developing instruments, surveys, preparing materials and banners, conducting pre-test and post-test assessments through the Google form. Solutions and results of activities : Educational interventions and outreach are carried out directly. The most important factor is the knowledge and attitudes of staff and employees who have started to change after the repeal of the PPKM regarding COVID-19.

Keyword : COVID-19, Schools, Transmission prevention, Knowledge

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aji, R. H. (2020). Dampak Covid-19 pada Pendidikan di Indonesia: Sekolah, Keterampilan, dan Proses Pembelajaran. Jurnal UIN Jakarta, 2. Retrieved from https://journal.uinjkt.ac.id/index.php/salam/article/view/15314/0. [diakses 10 Desember 2022

Cahyadi, Rusli. (2020). Riset Sosial Budaya dalam Pengendalian Covid-19. Jakarta : Pustaka Obor Indonesia

Donsu, J.D.T. (2017). Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Baru Press

Kemenkes. (2022, 12 03). Data Kasus Covid. Retrieved from Data Covid: https://data.covid19.go.id/public/index.html [diakses 1 Desember 2022

Kementerian Pendidikan, K. R. (2021). Buku Saku Panduan Penyelanggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Jakarta: Kemendikbud.

Mona, Nailul. (2020). Konsep Isolasi Dalam Jaringan Sosial Untuk Meminimalisasi Efek Contagious (Kasus Penyebaran Virus Corona Di Indonesia). Jurnal Sosial Humaniora Terapan, 2(2), 117-125. doi:https://doi.org/10.7454/jsht.v2i2.86

Novita, N. W., Yuliastuti, C., & Narsih, S. (2014). Tingkat Pengetahuan Tentang TB Paru Mempengaruhi Penggunaan Masker Di Ruang Paru Rumkital Dr. Ramelan Surabaya. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 7(12), 46-61. doi: https://doi.org/10.33086/jhs.v7i1.486

PT Narada Katiga Indonesia. (2021, April 21). Pelatihan Ahli K3 Umum. Retrieved from Pelatihan K3: https://www.pelatihank3.co.id/informasi/penerapan-k3-perusahaan-di-masa-pandemi-covid-19.html [diakses 7 Desember 2022

Sari, A., Rahman, F., Wulandari, A., Pujianti, N., Laily, N., Anhar, V., Anggraini, L., Azmiyannoor, M., Ridwan, A., & Muddin, F. (2020). Perilaku Pencegahan Covid-19 Ditinjau dari Karakteristik Individu dan Sikap Masyarakat. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia, 1(1). Availablet at: https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jppkmi/article/view/41428 [diakses 2 Desember 2022

Siahaan, M. (2020). Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Dunia Pendidikan. Jurnal Kajian Ilmiah (JKI), 7.

Wiku. (2022, 11 20). Waspadai Sub Varian XBB COVID-19, Ketahui Karakteristik dan Kunci Aman dalam Beraktivitas. Retrieved from Covid-19: https://covid19.go.id/id/p/berita/waspadai-sub-varian-xbb-covid-19-ketahui-karakteristik-dan-kunci-aman-dalam-beraktivitas [diakses 3 Desember 2022

Downloads

Published

2025-10-01

How to Cite

Ira Wahyuni, Erlina Pudyastuti, Dian Apriliana, Brithania Zelvira, & Putri Iftinan Azhar. (2025). Perilaku Pencegahan Covid Subvarian Omicron Xbb Pada Guru, Staf Dan Petugas Pelaksana SMK Muhammadiyah 02 Kota Tangerang: -. ARDIMAS: Jurnal Arsip Pengabdian Masyarakat, 6(2), 562–570. https://doi.org/10.22236/ardimas.v6i2.11362

Issue

Section

Articles