Non Performing Financing, Capital Adequacy Ratio, Pendapatan Bagi Hasil Dan Inflasi Terhadap Pembiayaan Bagi Hasil Pada Bank Umum Syariah

  • Riry Heryati Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Abstract

This study aims to find out how the influence non-performing financing (NPF), capital adequacy ratio (CAR), revenue sharing and inflation on profit sharing financing at Indonesia Islamic Banks. The population in this study is Indonesia Islamic Banks in 2013-2017 and 8 selected banks were selected. The analytical method used to test the hypothesis is analysis of multiple linear regression. The results of this study are partially non-performing financing has a negative and significant effect on the profit sharing financing, capital adequacy ratio and inflation have no effect and are not significant for profit sharing financing, revenue sharing income has a positive and significant effect on profit sharing financing. The simultaneous (F test) shows that non-performing financing, capital adequacy ratio, revenue sharing, and inflation simultaneously influence the profit sharing financing.

References

Ali, H. dan Mifathurrohman. (2016). Determinan yang Mempengaruhi Pembiayaan Murabahah pada Perbankan Syariah di Indonesia. “Esensi: Jurnal Bisnis dan Manajemen”. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan Universitas Trisaksi, Jakarta. Vol. 6, No. 1, Hal. 31-44 P-ISSN: 2087-2038; E-ISSN:2461-1182. April 2016.

Bank Indonesia. “Kamus Bank Indonesia”. Dipetik May 5, 2018, dari Bank Indonesia: http://www.bi.go.id.

______¬¬¬¬_______. (2007, Oktober 30). “Surat Edaran Bank Indonesia No. 9/24/DPbS Sistem Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum Berdasarkan Prinsip Syariah”. Dipetik May 5, 2018, dari Bank Indonesia: http://www.bi.go.id.

_____________. (2013, May 31). “Peraturan Bank Indonesia No.10/15/PBI/2008 Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum”. Dipetik May 5, 2018, dari Bank Indonesia: http://www.bi.go.id.

Darmawi, H. (2012). Manajemen Perbankan. Edisi Kedua. Padang: Bumi Akasara.

Fajar, D. M. (2016). Pengaruh Pendapatan Bagi Hasil dan Margin Murabahah terhadap Profitabilitas Bank Syariah. “Inklusif”. Cirebon: Institut Agama Islam (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon Jawa Barat. Vol. 1 No. 2. Hal. 43-52. Desember 2016.

Felani, H. dan Setiawiani, I. G. (2017). Pengaruh Pendapatan Mudharabah, Musyarakah, dan Murabahah terhadap Profitabilitas pada Bank Umum Syariah Periode 2013-2015. “Seminar Nasional dan The 4th Call for Syariah Paper”. Purwokerto: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Hal. 1-17. ISSN 2460-0784.

Ihsan, D. N. (2013). Analisis Laporan Keuangan Perbankn Syariah. Jakarta: UIN Press.

Kasmir. (2013). Dasar-Dasar Perbankan. Jakarta: Rajawali Pers.

Maisur, Arfan, M., dan Shabri, M. (2015). Pengaruh Prinsip Bagi Hasil, Tingkat Pendapatan, Religiusitas, dan Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Menabung Nasabah pada Bank Syariah di Banda Aceh. “Jurnal Magister AkuntansiPascasarjana Universitas Syiah Kuala”. Banda Aceh: Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Vol. 4 No. 2, Hal. 1-8. ISSN 2302-0164. Mei 2015.

Nurbiaty, Novia. (2017). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penyaluran Pembiayaan Berbasis Bagi Hasil pada Bank Syariah Mandiri Indonesia Periode 2003-2015. “JOM Fekon”. Pekanbaru: Fakultas Ekonomi Universitas Riau. Vol. 4 No. 1, Hal. 783-797. Februari 2017.

Purnomo, H. W. dan Santoso, A. L. (2015). Analisis Fakto-Faktor yang Mempengaruhi Pembiayaan Berbasis Margin pada Bank Umum Syariah di Indonesia. ”Prosiding Seminar Nasional & Call For Paper (SCA 8)”. Surakarta: Universitas Sebelas Maret Surakarta. Vol 5, No. . 2015.

Purwidianti, W. dan Hidayah, A. (2014). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Alokasi Pembiayaan Perbankan Syariah Untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Indonesia. ”Prosiding Seminar Hasil Penelitian LPPM UMP”. Purwokerto: Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Hal. 75-80. ISBN 978-602-14930-2-1. 6 September 2014.

Rachman, Y. T. dan Apandi, A. (2015). Pengaruh Financing to Deposit Ratio (FDR), Non Performing Financing (NPF), Return On Assets (ROA), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap Pembiayaan Mudharabah (Survey pada Bank Syariah yang Listing di Bursa Efek Indonesia pada Tahun 2009-2013). “Proceedings ICIEF’15”. Bandung: Prodi Akuntansi Universitas Widyatama. Hal. 1504-1521, Mataram, 25-27 of August 2015.

Skousen, J. D. et al. (2009). Akuntansi Keuangan (Edisi Keenambelas). Jakarta : Salemba Empat.

Sudaryono, dkk.. (2017). Keuangan di era otonomi daerah. Yogyakarta: Penerbit ANDI.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Umam, Khotibul. (2016). Perbankan Syariah. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Zaenudin. (2014). Pengaruh Pendapatan Bagi Hasil Mudharabah, Musyarakah dan Murabahah terhadap Bagi Hasil Tabungan. “Jurnal Etikonomi”. Jakarta: STIE Muhammadiyah Jakarta. Vol. 13 No. 1, Hal. 69-88. April 2014.

Zakaria, J. (2009). Pengantar Teori Ekonomi Makro. Jakarta : GP Press.
Published
2019-01-05
How to Cite
HERYATI, Riry. Non Performing Financing, Capital Adequacy Ratio, Pendapatan Bagi Hasil Dan Inflasi Terhadap Pembiayaan Bagi Hasil Pada Bank Umum Syariah. Al-Urban: Jurnal Ekonomi Syariah dan Filantropi Islam, [S.l.], v. 2, n. 2, p. 116-124, jan. 2019. ISSN 2581-2874. Available at: <https://journal.uhamka.ac.id/index.php/al-urban/article/view/2567>. Date accessed: 25 june 2019.
Section
Articles