AKURASI ARAH KIBLAT MASJID DI KECAMATAN BEKASI BARAT

  • Mushoddik Daulay Pendidikan Geografi FKIP UHAMKA
  • Hartono Hartono Pendidikan Geografi FKIP UHAMKA
  • sunaryo ishaq Pendidikan Geografi FKIP UHAMKA

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengkaji bagaimanakah pengurus masjid menetapkan akurasi arah kiblat dan seberapa akurat masjid mengarah kiblat di kec. Bekasi Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian lapangan (field research) dengan kategori penelitian survei. Subjek dalam penelitian ini yaitu mengumpulkan data temuan, berdasarkan histori dan kesesuaian dalam pengukuran di lapangan. Adapun objek fokus penelitian adalah masjid di kecamatan Bekasi Barat. Teknik pengumpulan data dengan wawancara dan observasi. Hasil pengukuran diukur dengan menggunakan kompas (segitiga bola). Hasil penelitian menunjukkan dalam hal siapa yang mengukur dan alat apa yang digunakan dalam pengukuran arah kiblat, hasil penelitian ternyata lebih banyak dilakukan oleh Tokoh Agama atau ulama. Alat pengukuran yang digunakan oleh para pengukur arah kiblat hampir semua memakai alat kompas. Penelitian terhadap 30 masjid yang berada di Kecamatan Bekasi Barat dari 5 (lima) kelurahan yang berbeda, ditemukan 15 mesjid atau 50 % arah kiblatnya akurat, sedangkan 15 mesjid atau 50 % arah kiblatnya ada penyimpangan (Dari 15 masjid (50%) yang kurang/kelebihan, dan diketahui ada 4 masjid yang fisik bangunan kurang pas akan tetapi shafnya telah diakuratkan). Kata Kunci: Arah, Kiblat, dan Masjid ABSTRACThis study aims to examine how the board of the mosque set the accuracy of the direction of Qiblah and how accurately the mosque leads to Qiblah in West Bekasi Distric. This research uses field research approach (field research) with survey research category. Subjects in this study only collect data of findings based on history and suitability in field measurements. The object of research focus is the mosque in the  West Bekasi District. Technique of collecting data by interview and observation. The measurement results are measured using a compass (spherical triangle). The results of the study show that (1) who measures and what tools are used in measuring the direction of the Qibla from the results of research is more done by religious figures or ulama. While the measurement tools used by gauges of qibla direction almost all use the compass tool, (2) Research on 30 mosques located in West Bekasi District of 5 (five) different villages found 15 mosques or 50% accurate qiblah direction, while 15 mosques or 50% of the direction of the Qiblah there are deviations (of the 15 mosques (50%) that are lacking / excess, there are known 4 mosques that the building is less fit but the shaf has been accurate).  Keywords: Direction, Qiblah, and Mosque

References

Al Qur’an
A. Jamil, 2009, Ilmu Falak, Jakarta: AMZAH
A. W Munawwir, 1984, Kamus Al Munawwir Arab-Indonesia, Yogyakarta : Pustaka Progresif.
Abdurrachim, 1981, Ikhtisar Ilmu Falak, Yogyakarta : Fakultas Syari’ah IAIN Sunan Kalijaga.
Abdurrahman Al-Jaziri, 1994, Al-Fiqh ala Mazahibil Arba’ah, Semarang : Asy-
Syifa.
Ade Armando, 2002, Ensiklopedi untuk Islam Pelajar, Jakarta : PT. Ichtiar Baru van Hoeve.
Adinawan Cholic. 2007. Matematika Untuk SMP Kelas VII. Jakarta: Erlangga.
Ahmad Warson Munawir, Al-Munawir Kamus Arab-Indonesia, Surabaya: Pustaka Progressif, 1997.
Amir Syarifuddin, 2003, Garis-garis Besar Fiqh, Jakarta : Kencana.
Arsyad. S, 1989, Konservasi Tanah dan Air. Bogor : Institud Pertanian Bogor.
Benyamin Lakitan, 1994, Dasar-dasar Klimatologi, Jakarta : PT. Raja Grafindo
Persada.
Departemen P & K, 1994, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta : Balai
Pustaka.
Handoko, 1995, Klimatologi Dasar, Jakarta : PT. Dunia Pustaka Jakarta.
Hudhari Bik, 1980 Tarjamah Tarikh Al-Tasyri’ Al-Islami, Semarang : Darul Ikhya.
I Made Sandi, 1986, Geografi Regional Indonesia, Universitas Terbuka Jakarta: Karunika.
Jan van den Brink & M. Meeder, 1993, Kiblat Arah Tepat Menuju Mekkah, Jakarta : Litera Antar Nusa.
Jayusman, J. (2014). Akurasi Metode Penentuan Arah Kiblat: Kajian Fiqh Al-Ikhtilaf Dan Sains.
Khairuddin Wanili, 2008, Ensiklopedi Masjid, Jakarta : Darus Sunnah.
M. Quraish Shihab, 2002, Tafsir al Misbah Pesan, Kesan, dan Keserasian Al Qur’an, Jakarta : Lentera Hati.
Marbun, M, A, 1983. Kamus Geografi, Jakarta: Penerbit Gehalia Indonesia
Maskufa, 2009, Ilmu Falak, Jakarta : Gaung Persada Press.
Moh. Pabundu Tika, 2005. Metode Penelitian Geografi. Gramedia Pustaka Utama : Jakarta.
Monografi Kecamatan Bekasi Barat Tahun 2008
Nana Rukmana, 2002, Masjid dan Dakwah, Jakarta : Al Mawardi Prima.
Said Rusli, 1982, Ilmu Kependudukan, Jakarta :LP3ES.
Sarwono Harjowigeno, 1995, Ilmu Tanah, Jakarta : CV. Akademika Persindo.
Sayyid Quthb, 2000, Tafsir Fi-zhlalil Qur’an , Jakarta : Robbani Press.
Sayyid Sabiq, 1990, Fikih Sunnah, Bandung : PT. Al Ma’arif.
Seyhan Esrin, 1993, Aplication of Statistical Methods to Hidrology, Amsterdam : Institute of yeart Sciences Free University.
Slamet Hambali, "makalah Arah Kiblat Dalam Perspektif Nahdlatul Ulama," disampaikan pada seminar nasional Menggugat Fatwa MUI Nomor 3 Tahun 2010 Tentang Arah Kiblat, Semarang, 27 Mei 201
Susiknan Azhari, Ensiklopedia Hisab Rukyat,Yogyakarta: Pusataka Pelajar,2008.
Sunyoto Usman, 1998, Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat, Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
W.S.J. Poerwadarminta, 2006, Kamus Umum Bahasa Indonesia, Jakarta : Balai Pustaka.
Wisnubroto. S & Siti Laela, 1986, Asas-asas Meteorologi Pertanian, Jakarta : Ghalia Indonesia.
http://www.bimasislam.depag.go.id/index/ pemberdayaan-masjid
Published
2017-07-01
How to Cite
DAULAY, Mushoddik; HARTONO, Hartono; ISHAQ, sunaryo. AKURASI ARAH KIBLAT MASJID DI KECAMATAN BEKASI BARAT. Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 7-18, july 2017. ISSN 2579 - 8510. Available at: <http://journal.uhamka.ac.id/index.php/jgel/article/view/452>. Date accessed: 15 dec. 2017.