Kouchi Bun dalam Drama Buzzer Beat: Kajian Analisis Wacana

  • Shabrina Rahmalia STBA JIA
Keywords: Analisis wacana, kouchi bun, urutan kata

Abstract

Jurnal ini membahas mengenai kouchi bun. Kouchi bun adalah kalimat yang meletakkan kata atau frasa setelah predikat di akhir kalimat. Jurnal ini menggunakan kajian analisis wacana yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk, fungsi, serta faktor penyebab kouchi bun dalam wacana lisan. Data diambil dari drama bahasa Jepang yang berjudul Buzzer Beat (2009). Teori yang digunakan penulis dalam penelitian ini yaitu Ono dan Suzuki (1992), Iori (2000), dan Nitta et al. (2003, 2009). Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini ialah metode deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa kouchi bun dengan posisi subjek dan objek di akhir kalimat memiliki fungsi repair atau perbaikan, discoursal linking atau pengaitan tuturan, emphasis atau penekanan, dan emotive atau emotif. Kouchi bun dengan posisi keterangan di akhir kalimat memiliki fungsi repair, further spesification atau perincian info lebih lanjut, discoursal linking, dan emphasis. Kouchi bun dengan posisi modifikator di akhir kalimat hanya memiliki fungsi emphasis. Faktor penyebab kouchi bun adalah faktor kognitif yang ada pada fungsi repair, further spesification, discoursal linking, dan emphasis, dan faktor emotif yang hanya ada pada fungsi emotive.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-01-31
How to Cite
Shabrina Rahmalia. (2019). Kouchi Bun dalam Drama Buzzer Beat: Kajian Analisis Wacana. Jurnal Bahasa Jepang Taiyou, 2(1), 106-131. https://doi.org/10.22236/taiyou.v2i1.4839
Section
Articles