Peningkatan Keterampilan Naratif (Narrative Skills) dalam Berkomunikasi bagi Guru Madrasah Muhammadiyah Kota Bandar Lampung

  • Farida Hariyati Universitas Muhammadiyah Prof DR HAMKA
  • Ratih Novita Sari Universitas Muhammadiyah Prof DR HAMKA

Abstract

Kemampuan naratif merupakan ketrampilan yang berkaitan dengan bahasa ekspresi (expressive
language), termasuk bagaimana menggambarkan atau menceritakan berbagai hal, dan termasuk
menceritakan kembali (retelling) kisah atau cerita yang sudah didengarkan (storytelling).
Dalam kegiatan pembelajaran di Madrasah Muhammadiyah Bandar Lampung, guru menjadi
komunikator yang harus memiliki kemampuan ini. Pesan-pesan yang disampaikan baik berupa
pengetahuan, nilai-nilai, dan nasehat akan mampu diterima dan dipahami dengan baik oleh siswa
apabila ditunjang ketrampilan ini. Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian meliputi
observasi partisipatoris, dimana tim melakukan pengamatan terhadap kegiatan-kegiatan yang
dilakukan oleh mitra, selanjutnya dilakukan diskusi dan wawancara dengan kepala madrasah dan
guru, dilanjutkan dengan pemaparan materi, feedback, diskusi, sharing pengalaman diikuti dengan
praktek, dan terakhir membahas rencana tindak lanjut. Hasil dari kegiatan dapat diidentifikasi
bahwa menurut para peserta, penguatan guru melalui kegiatan ini dapat dilakukan secara periodik
dan berkelanjutan, selain itu guru menjadi termotivasi untuk meningkatkan ketrampilan naratif,
termasuk disini adalah peningkatan kemampuan berkomunikasi secara lebih efektif, tepat
sasaran, dan berbobot, baik dengan mitra sejawat, orang tua siswa, dan siswa. Selanjutnya para
guru terdorong untuk meningkatkan kemampuannya melalui berbagai perangkat yang dapat
mereka akses, misal dengan mengakses internet melalui berbagai media social dan media lain
yang terjangkau oleh mereka.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-10-30
Section
Articles