Main Article Content

Abstract

Untuk mempermudah dalam menghitung kegiatan perawatan mesin terutama
perawatan preventif, dicoba memperkenalkan konsep “Komplesitas Perbaikan”.
Kompleksitas Perbaikan merupakan suatu indeks (angka) yang mengukur tingkat
kerumitan sebuah peralatan/mesin. Dengan indeks ini bisa ditentukan berbagai hal yang
diantaranya adalah menentukan kebutuhan jam-orang (man-hour) suatu pekerjaan
perawatan dan lama maksimum mesin berhenti beroperasi selama pekerjaan perawatan.
Jam-orang suatu pekerjaan adalah merupakan angka kebutuhan tenaga kerja untuk
pekerjaan tersebut. Jam-orang merupakan perkalian antara jam yang diperlukan untuk
menyelesaikan pekerjaan dengan jumlah orang yang mengerjakan pekerjaan tersebut.
Waktu berhenti beroperasinya mesin dalam pekerjaan perawatan juga merupakan faktor
penting dalam menentukan berapa lama mesin tersebut tidak bisa memberikan pelayanan
(service) atau berapa lama waktu produksi yang hilang karena mesin tersebut tidak
beroperasi. Dengan indeks kompleksitas perbaikan, kedua hal diatas dapat dengan mudah
dihitung. Dapat disimpulkan bahwa dengan metode kompleksitas perbaikan, penataan
pekerjaan perawatan akan lebih mudah.

Keywords

perawatan preventif kompleksitas perbaikan preventive maintenance repair complexity

Article Details

How to Cite
Daryus, A. (2011). Manajemen Perawatan Preventif Menggunakan Metode Kompleksitas Perbaikan. Rekayasa Teknologi, 1(1). Retrieved from https://journal.uhamka.ac.id/index.php/rektek/article/view/103