HUBUNGAN ANTARA BUDAYA ORGANISASI DENGAN KEPUASAN KERJA PADA ASN GEN Z DI INDONESIA
Abstrak
Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan penggerak utama dalam mewujudkan pembangunan nasional, yang mana performa kerjanya penting untuk diperhatikan. Performa para ASN tidak lepas dari adanya pengaruh kepuasan kerja, di mana hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor meliputi beban kerja, gaji, promosi, pengawasan, rekan kerja, serta kondisi kerja. Komposisi ASN di Indonesia terdiri dari beberapa lapis generasi, yaitu generasi muda (Gen Z) dan generasi tua (Gen X dan Y). Berbeda dengan Gen X dan Y, Gen Z saat ini cenderung lebih memperhatikan faktor-faktor kepuasan kerja. Menurut Gen Z, kinerja yang mereka tuangkan dalam bekerja harus berbanding lurus dengan hasil kepuasan kerja yang akan mereka dapatkan. Oleh karena itu penting untuk mengukur kepuasan kerja pada ASN Gen Z. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat signifikansi antara kepuasan kerja ASN Gen Z dan budaya organisasi dalam sistem birokrasi yang ada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan penelitian survey yang menggunakan alat ukur Minnesota Satisfaction Questionnaire bentuk pendek dengan 20 indikator pernyataan tentang berbagai aspek pekerjaan. Pengukuran tingkat kepuasan kerja menggunakan skala likert dan skoring, serta dianalisis melalui uji korelasi tata jenjang. Data responden didapatkan melalui penyebaran kuesioner secara online kepada ASN Gen Z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara tingkat kepuasan kerja ASN Gen Z dan budaya organisasi. Dalam kata lain, kondisi budaya organisasi berhubungan positif dengan tingkat kepuasan kerja. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan tingkat kepuasan kerja terhadap budaya organisasi pemerintahan sehingga disimpulkan bahwa saat ini tidak semua organisasi pemerintahan menjunjung budaya organisasi yang baik sesuai dengan aturan. Dengan adanya hasil tersebut, diharapkan budaya organisasi yang baik dalam sistem birokrasi dapat terimplementasikan secara menyeluruh dan kepuasan kerja yang tinggi dapat dicapai oleh seluruh ASN.