Analisis Persebaran Luapan Air Pasang Dengan Permodelan Hidrotopografi Di Desa Losari Lor Kecamatan Losari Kabupaten Brebes

Rendy Prayogi, Suwarno, Sakinah Fathrunnadi Shalihati

Abstract

ABSTRAK


Banjir akibat air laut pasang terjadi pada lahan pertanian dan merusak saluran-saluran pembawa air di Desa Losari Lor Kabupaten Brebes. Tujuan artikel ini untuk menganalisis tipe dan waku pasang surut, menganalisis kedudukan elevasi muka air laut, dan menganalisis persebaran luapan air pasang pada lokasi tersebut dengan permodelan hidrotopografi. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data meliputi observasi, interpetasi citra dan analisis dokumen kejadian pasang surut. Data diolah dengan software Matlab 2008a compailer 8.0 dan ArcGIS 10.4. Analisis hidrotopografi dilakukan melalui perbandingan nilai muka air saat terjadi pasang dengan DEM ketinggian tempat, kemudian di overlay dengan peta penggunaan lahan untuk mengidentifikasi lokasi persebaran luapan. Hasil penelitian menunjukan bahwa tipe pasang surut di Desa Losari Lor termasuk kedalam tipe Mixed tide prevailing semidiurnal. Pasang tertinggi HHWL terjadi di bulan Februari dengan nilai 0,470 m dan pasang terrendah LLWL terjadi pada bulan April dengan nilai -0,440 m. Kondisi topografi di lokasi penelitian berada pada ketinggian 0-2,5 m pada titik terendah dan tertinggi >2,5 m atau mencapai 10,8 mdpl. Analisis permodelan hidrotopografi juga menunjukkan area luapan air pasang tersebar di 124,18 Ha, meliputi penggunaan lahan berupa tambak, sawah irigasi, area terbuka atau tanah kosong, kebun campuran, pemukiman, sarana pendidikan dan olahraga serta bangunaan perdagangan dan jasa.

Full text article

Generated from XML file

References

Read More

Authors

Rendy Prayogi
rendyprayogi350@gmail.com (Primary Contact)
Suwarno
Sakinah Fathrunnadi Shalihati
Prayogi, R. ., Suwarno, & Sakinah Fathrunnadi Shalihati. (2021). Analisis Persebaran Luapan Air Pasang Dengan Permodelan Hidrotopografi Di Desa Losari Lor Kecamatan Losari Kabupaten Brebes. Jurnal Geografi, Edukasi Dan Lingkungan (JGEL), 5(2), 61–72. https://doi.org/10.22236/jgel.v5i2.6729
Copyright and license info is not available

Article Details