https://journal.uhamka.ac.id/index.php/ardimas/issue/feedARDIMAS: Jurnal Arsip Pengabdian Masyarakat2026-01-08T19:26:35+07:00Trimawartinah, S.KM, MKMtri_mawartinah@uhamka.ac.idOpen Journal Systems<p><strong>ARDIMAS (Jurnal Arsip Pengabdian Masyarakat)</strong> is a journal published by the Faculty of Health Sciences, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka. p-ISSN 2716-232X e-ISSN 2721-1568. Articles submitted to this journal will be reviewed by 2 reviewers with the blind method. <strong>ARDIMAS</strong> journal is issued in the frequency of two times a year in <strong>March</strong> and <strong>October</strong>.<br />The submission articles for the <strong>ARDIMAS</strong> journal adheres to the online submission system on the website. There are no binding rules regarding initial submission, as long as the article structure has been confirmed to be compliant with our guidelines. The manuscript that has already been submitted to the reviewing process will be sent back to be revised (<a href="https://journal.uhamka.ac.id/index.php/ardimas/guidelines" target="_blank" rel="noopener">see the guidelines carefully</a>).</p> <p><iframe class="ginger-extension-definitionpopup" style="left: 345.5px; top: -80px; z-index: 100001; display: none;" src="chrome-extension://kdfieneakcjfaiglcfcgkidlkmlijjnh/content/popups/definitionPopup/index.html?title=March&description=the%20act%20of%20marching%3B%20walking%20with%20regular%20steps%20(especially%20in%20a%20procession%20of%20some%20kind)"></iframe></p> <p> </p>https://journal.uhamka.ac.id/index.php/ardimas/article/view/22560Pelatihan Surveilans Berbasis Masyarakat Penyakit Hipertensi Untuk Kader Kesehatan di RW 06, Kelurahan Cipete Utara, Kecamatan Cipete, Jakarta Selatan2026-01-08T19:09:13+07:00Evindya Prita Dewiepd@uhamka.ac.idhidayati hidayatihidayati@uhamka.ac.idAlibbirwinalibbirwin@uhamka.ac.id<p>Based on the hypertension problems occurring in RW 06 of Cipete Utara Subdistrict, community empowerment efforts are needed, one of which is through elderly <em data-start="316" data-end="326" data-is-only-node="">posyandu</em> (integrated health service post) cadres. Due to the presence of hypertension cases in RW 06 of Cipete Utara Subdistrict, training was conducted for <em data-start="475" data-end="485">Posbindu</em> cadres regarding the use of blood pressure measuring devices (sphygmomanometers) and knowledge related to the prevention and management of hypertension in the community.</p>2025-10-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 ARDIMAS: Jurnal Arsip Pengabdian Masyarakathttps://journal.uhamka.ac.id/index.php/ardimas/article/view/21560Gema DBD Kelurahan Gunung Kota Jakarta Selatan Tahun 2025 2026-01-08T19:26:35+07:00Raga Sujud Robbani Koswararagasujud26@gmail.comDewi Amaliadewiamalia0406@gmail.comMisyka Rahma Awaliasycaala@gmail.comRiris Kurniawatiririskurniawati93@gmail.comSabrina Aulia Sanjayasabrinasanjaya5@gmail.comSiti Choirunnisachoirunnisasiti6@gmail.comWildanu MukholadahWildanumukholadah92@gmail.comZhafarina Adzhani Dianantazhafarinaadzhani12@gmail.comElia Nur A’yuninelianurayunin@uhamka.ac.idYuyun Umniyatunyuyun.umniyatun@uhamka.ac.id<p><em>Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan yang serius di wilayah RT 09, 10, dan 11 RW 06 Kelurahan Gunung,</em><em> Kecamatan Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan</em><em>. Oleh karena itu perlu dilaksanakan edukasi kesehatan di wilayah tersebut untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah penyebarannya. Edukasi ini dinamakan GEMA DBD. </em><em>Tujuan edukasi ini adalah </em><em>memberikan pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya 3M dan Jumantik mandiri sehingga masyarakat dapat menerapkan perilaku pencegahan untuk penyakit DBD</em><em>.</em><em> Sasarannya adalah warga setempat yang berjumlah 30 orang. Metode yang digunakan berupa metode ceramah dengan alat bantu media power point, poster motivasi, dan video edukasi SINDRA. Metode lainnya adalah demonstrasi pemberian bubuk abate yang dipraktekkan secara langsung menggunakan jentik nyamuk, alat, bahan abate. Evaluasi kegiatan dilaksanakan dalam bentuk test sebelum dan sesudah edukasi, diskusi dan permainan. Hasil test menunjukan bahwa rata-rata total skor pengetahuan meningkat dari 6,93 menjadi 8,83. Selain itu, rata-rata total skor sikap juga mengalami peningkatan, dari 3,83 menjadi 4,80. Sehingga disimpulkan terjadi peningkatan dalam pengetahuan dan sikap setelah dilaksanakan GEMA DBD.</em></p>2025-10-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 ARDIMAS: Jurnal Arsip Pengabdian Masyarakathttps://journal.uhamka.ac.id/index.php/ardimas/article/view/21969Peningkatan Pemahaman TBC Melalui Ceramah Interaktif Pada Mahasiswa Baru dan Pengurus Organisasi Kampus 2025-12-11T09:10:40+07:00Trimawartinahtri_mawartinah@uhamka.ac.idDian Kholika Hamaldian_kholikahamal@uhamka.ac.idAnna Fitrianiannafitriani@uhamka.ac.id<p style="text-align: justify; text-justify: inter-ideograph; margin: 0cm 0cm 6.0pt 0cm;"><span style="font-size: 9.0pt;">Tuberkulosis (TBC) masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia dengan angka kejadian dan kematian yang tinggi. Rendahnya literasi kesehatan di kalangan mahasiswa, khususnya pada jenjang awal pendidikan, menjadi hambatan dalam upaya promotif dan preventif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai penularan dan pencegahan TBC melalui intervensi edukatif berupa penyuluhan dan diskusi interaktif. Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap, melibatkan mahasiswa semester awal dan pengurus organisasi kemahasiswaan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, serta observasi partisipatif untuk menilai antusiasme dan keterlibatan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada skor pengetahuan, dari 0 menjadi 80 pada mahasiswa semester awal dan dari 30 menjadi 100 pada pengurus organisasi. Lebih dari 90% peserta mampu menjawab pertanyaan secara benar dalam diskusi, menunjukkan pemahaman yang kuat terhadap materi yang diberikan. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan ceramah interaktif efektif dalam membangun literasi kesehatan mahasiswa. Selain itu, mahasiswa yang aktif dalam organisasi menunjukkan potensi besar sebagai agen perubahan dalam promosi kesehatan TBC di lingkungan kampus. Diperlukan pengintegrasian program serupa ke dalam orientasi mahasiswa baru dan pengembangan kapasitas kemahasiswaan secara berkelanjutan untuk mendukung upaya eliminasi TBC nasional.</span></p>2025-10-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 ARDIMAS: Jurnal Arsip Pengabdian Masyarakathttps://journal.uhamka.ac.id/index.php/ardimas/article/view/20465Edukasi Health Literacy Pada Siswa Sekolah Menengah Atas di Kecamatan Curug Tangerang2025-12-04T19:09:25+07:00Indah Kusumaningrumindahkusumaningrum93@gmail.comRina Khairunnisa Fadlirina_khairunnisa@uhamka.ac.idElia Nur A'yuninelianurayunin@uhamka.ac.idLutfiana Nurkusuma Ningtyasluthfiananur@uhamka.ac.id<p>Literasi merupakan kemampuan mengakses, memahami melalui berbagai aktivitas seperti membaca, melihat, menyimak, menyampaikan dan mempraktekkan. Usia sekolah menengah atas merupakan bagian dari usia remaja. Pada fase ini remaja mengalami peningkatan otoritas dalam dirinya. Hal tersebut dapat berpengaruh dalam pengambilan keputusan dan pembentukan perilaku pada remaja, termasuk juga pada perilaku kesehatan. Program kemitraan dilaksanakan di SMAN 3 Kabupaten Tangerang. Kegitan program kemitraan dilakukan pada bulan Maret-April 2025 Target dari program kemitraan ini adalah siswa SMAN 3 Kabupaten Tangerang, jumlah peserta 34 siswa. Hasil penganbdian masyarakat menunnjukkan terdapat peningkatan pengetahuan literasi kesehatan pada siswa.</p> <p> </p>2025-10-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 ARDIMAS: Jurnal Arsip Pengabdian Masyarakathttps://journal.uhamka.ac.id/index.php/ardimas/article/view/11362Perilaku Pencegahan Covid Subvarian Omicron Xbb Pada Guru, Staf Dan Petugas Pelaksana SMK Muhammadiyah 02 Kota Tangerang2023-04-04T04:43:11+07:00Ira Wahyuniira_wahyuni@uhamka.ac.idErlina Pudyastutidr.poedy@uhamka.ac.idDian AprilianaDianaapriliana@uhamka.ac.idBrithania Zelvirabrithaniazelvira@gmail.comPutri Iftinan Azhardr.poedy@uhamka.ac.id<p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p><strong>Latar belakang</strong>: Subvarian Omicron XBB merupakan salah satu varian Omicron Covid-19 dengan penularan yang cepat. Peningkatan kasus yang disebabkan oleh varian ini dikhawatirkan akan berdampak pada sistem pendidikan dengan diberlakukannya SKB (Surat Keputusan Bersama) 4 Menteri dimana akan dilakukan penutupan sistem pembelajaran tatap muka jika dalam satuan pendidikan tersebut terjadi klaster penularan dan angka positivity rate mencapai 5% atau lebih. Sistem pembelajaran melalui daring atau online bagi sebagian sekolah memiliki banyak kendala salah satunya adalah interaksi yang kurang antara guru dan murid sehingga capaian penilaiannya menjadi tidak optimal. <strong>Metode</strong> : Menganalisa situasi, menentukan prioritas masalah, membuat serta mengembangkan instrumen, survei, mempersiapakan bahan materi dan banner, dilakukan penilaian pre-test dan post test melalui google form. <strong>Solusi dan Hasil</strong> : Intervensi edukasi dan sosialisasi dilakukan secara langsung Faktor yang paling utama adalah pengetahuan dan sikap para staff maupun karyawan yang mulai berubah setelah adanya pencabutan PPKM terhadap COVID-19. <strong>Simpulan</strong>: Berdasarkan hasil pre-test dan post test kepada 30 responden setelah kegiatan intervensi, diperoleh peningkatan rata-rata pengetahuan staff dan karyawan SMK Muhammadiyah 02 Kota Tangerang</p> <p>Kata Kunci : COVID-19, Sekolah, Pencegahan penularan, Pengetahuan</p> <p><strong>ABSTRACT</strong></p> <p><strong>Background: </strong>The Omicron XBB subvariant is one of the Omicron Covid-19 variants with fast transmission. The increase in cases caused by this variant is feared to have an impact on the education system with the enactment of the SKB (Joint Decree) 4 Ministers whereby the face-to-face learning system will be closed if there is a cluster of transmission in the education unit and the positivity rate reaches 5% or more. The online learning system for some schools has many obstacles, one of which is the lack of interaction between teachers and students so that the assessment results are not optimal<strong>.</strong> <strong>Method: </strong>Analyzing the situation, determining problem priorities, creating and developing instruments, surveys, preparing materials and banners, conducting pre-test and post-test assessments through the Google form. <strong>Solutions and results of activities : </strong>Educational interventions and outreach are carried out directly. The most important factor is the knowledge and attitudes of staff and employees who have started to change after the repeal of the PPKM regarding COVID-19.</p> <p>Keyword : COVID-19, Schools, Transmission prevention, Knowledge</p>2025-10-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 ARDIMAS: Jurnal Arsip Pengabdian Masyarakathttps://journal.uhamka.ac.id/index.php/ardimas/article/view/12534Pelatihan Pembuatan Green Aromatherapy Dalam Penurunan Polusi Udara Dalam Ruangan 2025-12-11T12:27:57+07:00Awaluddin Hidayat Ramli Inakuawalhidayat@uhamka.ac.idElia Nur A'yuninelianurayunin@uhamka.ac.idRinditarindita@uhamka.ac.id<p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Dalam beberapa dekade terakhir, kualitas udara dalam ruangan menjadi perhatian khusus karena kontribusinya pada segi kesehatan. Diperkirakan ada sebanyak 90% orang-orang menghabiskan waktunya di dalam ruangan daripada di luar ruangan. Jika system ventilasi buruk, maka akan menghasilkan akumulasi polutan yang ada dalam ruangan. Pengabdian dilakukan dengan sasaran ibu Aisyiyah di PC ‘Aisyiyah Bukit Duri pada tanggal 06 Agustus 2023 di PC ‘Aisyiyah Bukit Duri, Jakarta Selatan dengan kegiatan ceramah dengan tema “bahaya indoor air pollution bagi kesehatan” juga dengan pelatihan pembuatan diffuser yang bertujuan untuk melatih koeterampilan peserta dalam memanfaatkan daun peppermint sebagai bahan dalam pembuatan diffuser oil Berdasarkan pre dan post test yang diberikan sebelum dan sesudah kegiatan diperoleh hasil bahwa terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat terkait topik yang dibawakan oleh narasumber yaitu dari 66% menjadi 85%. Diakhir kegiatan perwakilan dari masyarakat PC ‘Aisyiyah Bukit Duri menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini harus dilakukan secara berkelanjutan dan informasi yang diberikan sangat bermanfaat<em>.</em></p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> Polusi udara, green aromatherapy, essential oil.</p> <p><em> </em></p> <p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p><em>In recent decades, indoor air quality has received special attention because of its contribution to health. It is estimated that as much as 90% of people spend their time indoors than outdoors. If the ventilation system is bad, it will result in the accumulation of pollutants in the room. The service was carried out with the aim of Aisyiyah's mother at PC 'Aisyiyah Bukit Duri on August 6 2023 at PC 'Aisyiyah Bukit Duri, South Jakarta., with lecture activities with the theme "dangers of indoor air pollution to health" as well as training in making diffusers aimed at training Co-skills of participants in utilizing peppermint leaves as an ingredient in making diffuser oil. Based on the pre and post tests given before and after the activity, it was found that there was an increase in community knowledge related to the topics presented by the resource persons, from 66% to 85%. At the end of the activity, representatives from the PC Aisyiyah Bukit Duri community said that activities like this must be carried out on an ongoing basis and the information provided was very useful.</em></p> <p><em>K<strong>ey words:</strong> </em>Indoor air pollution; green aromatherapy; essential oils.</p> <p><em><br /></em></p>2026-02-16T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 ARDIMAS: Jurnal Arsip Pengabdian Masyarakat