Peran Audit Internal Dalam Good Corporate Governance Bank Syariah Di Indonesia

Main Article Content

Rito Rito
Fathimah Azzahra

Abstract

This paper aims to discover the implementation of GCG in Islamic banks’, structural analysis of Islamic banks’ internal audit, and the role of internal audit in the GCG implementation of Indonesia’s Islamic banks. This type of study is qualitative descriptive method by using literature studies. The result shows that banks, which are the top banks in term of asset; BSM, BMI, BNIS and BRIS, have implemented GCG really well. The structure of internal audit in the banks is effective by placing internal audit under the main director/commisaris/others. Generally, the role of internal audit in the banks are; investigating work unit, monitoring the audit findings, evaluating the audit finding, reporting any non-sharia compliance activities, and doing internal control either by whistleblowing system or SPI in each banks according to their needs.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Rito, R., & Azzahra, F. (2018). Peran Audit Internal Dalam Good Corporate Governance Bank Syariah Di Indonesia. Agregat: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 2(1), 79-99. Retrieved from https://journal.uhamka.ac.id/index.php/agregat/article/view/1297
Section
Articles

References

AAOIFI. (2015). Accounting, Auditing And Governance Standards. Manama: The Accounting and Auditing Organization for Islamic Financial Institutions.
Akbar, I. (2013). Penerapan GCG pada Bank Syariah Mandiri.Karya Ilmiah Februari 2014. Akmal, D. A. (2006). Pemeriksaan Intern (Internal Audit). Jakarta: PT Indeks Kelompok Gramedia.
Astuti, D. (2010). Peran Internal Audit dan Komite Audit Dalam Mewujudkan Good Corporate Governance. Jurnal Akuntansi dan Sistem TeknologiInformasi Vol. 8, No. 1April 2010.
Bank BNISyariah. (2016). Laporan GCG Tahun 2016. Dipetik pada Desember 2016
Bank Muamalat Indonesia. (2016).Laporan Tahunan Pelaksanaan GCG. Dipetik pada Desember 2016, dari http://www.bankmuamalat.co.id/uploads/hubungan_investor/GCG_BMI_2016.pdf.
Bank Syariah Mandiri. (2016). Laporan Pelaksanaan GCG.Dipetik pada Desember 2016, dari http://www.syariahmandiri.co.id/wp-content/uploads/2016/05/LAPORAN-PELAKSANAAN-GCG-2016.pdf. BI. (2009).Peraturan Bank Indonesia No. 11/33/PBI tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance Bagi Bank Umum dan Unit Usaha Syariah. BI. (2017). Laporan Keuangan Publikasi Bulanan BI Per 30September 2017. Dipetik pada September 2017, dari http://www.bi.go.id/id/publikasi/laporan-keuangan/bank/umum-syariah/Default.aspx.
BRI Syariah. (2016). Laporan Pelaksanaan GCG.Dipetik pada Desember 2016, darihttp://www.brisyariah.co.id/sites/default/files/Laporan%20GCG%20BRIS%202015.pdf.
Husaini (2009). Komite Audit & Audit Internal:Integritas PengawasanKorporasi. UNPAD PRESS: ISBN: 978-979-3985-60-9. KNKG. (2006). Pedoman Umum Good Corporate Governance Indonesia. Dipetik pada November 2016, dari http://www.ecgi.org/codes/documents/indonesia_cg_2006_id.pdf. Maradita, A. (2014). Karakteristik GCG pada Bank Syariah dan BankKonvensional. Jurnal Ilmiah Yuridika : Volume 29 No 2, Mei-Agustus 2014. Susilawati, C. D., & Soetjipta, F. H. (2013). Peranan Audit Intern Dalam Penerapan Good Coporate Governance Yang Efektif (Studi Kasus PT. XYZ, Bandung). Jurnal Ilmiah Akuntansi ISSN:2086-4159 No. 10 Tahun ke-3 Bulan Mei-Agustus . Sugiyono. (2005). Memahami Penelitian Kualitatif.Bandung : Alfabeta.
Syukron, A. (2013). Good CoorporateGovernance Di Bank Syariah. Jurnal Ekonomi dan Hukum Islam, Vol. 3, No. 1ISSN: 2088-6365.
Wardoyo, T.,S.& Lena. (2010). Peranan Auditor Internal dalam MenunjangPelaksanaan Good Corporate Governance(Studi Kasus Pada PT Dirgantara Indonesia). Jurnal Ilmiah Akuntansi No. 3 Tahun ke-1.
Wulan, M. (2010). Peran Divisi Audit Internal Dalam Penerapan Good Coorporate Governance (Studi Kasus Pada PT. Syarikat Takaful Indonesia). Tesis Fakultas Ekonomi Program Studi Akuntansi Universitas Indonesia.